Ad Placeholder Image

Brachytherapy Adalah Terapi Radiasi Kanker Presisi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 April 2026

Brachytherapy: Terapi Kanker Internal yang Presisi

Brachytherapy Adalah Terapi Radiasi Kanker PresisiBrachytherapy Adalah Terapi Radiasi Kanker Presisi

Brakiterapi adalah jenis radioterapi internal, sebuah metode pengobatan kanker yang menempatkan sumber radiasi secara langsung pada atau dekat dengan tumor. Pendekatan ini memungkinkan pengiriman dosis radiasi yang sangat tinggi dan terfokus ke sel kanker, sekaligus meminimalkan paparan radiasi pada jaringan sehat di sekitarnya. Ini menjadikan brakiterapi pilihan efektif untuk berbagai jenis kanker yang terlokalisasi.

Apa Itu Brakiterapi?

Brakiterapi adalah suatu bentuk radioterapi di mana bahan radioaktif ditempatkan secara internal dalam tubuh pasien. Penempatan ini bisa dilakukan di dalam tumor itu sendiri atau di area yang sangat dekat dengan lokasi tumor. Tujuan utamanya adalah menghancurkan sel kanker dengan radiasi tinggi.

Radiasi yang digunakan bersifat ionisasi, yang merusak DNA sel kanker sehingga mereka tidak dapat tumbuh dan berkembang biak. Keunikan brakiterapi terletak pada kemampuannya untuk memberikan dosis radiasi yang sangat presisi. Hal ini mengurangi risiko kerusakan pada organ vital dan jaringan sehat di sekitar area yang terkena kanker.

Bagaimana Brakiterapi Bekerja?

Prosedur brakiterapi melibatkan penggunaan implan kecil yang mengandung bahan radioaktif. Implan ini dapat berbentuk biji, kawat, atau batang. Implan tersebut dimasukkan ke dalam tubuh pasien melalui prosedur bedah minimal invasif atau dengan menggunakan aplikator khusus. Penempatan implan dilakukan dengan panduan pencitraan seperti ultrasound, CT scan, atau MRI untuk memastikan akurasi.

Setelah implan berada di posisi yang tepat, radiasi mulai dilepaskan secara langsung ke area tumor. Karena sumber radiasi berada sangat dekat dengan target, dosis radiasi yang efektif dapat diberikan dalam waktu singkat. Jaringan sehat yang jauh dari implan akan menerima dosis radiasi yang jauh lebih rendah, mengurangi efek samping.

Jenis-jenis Brakiterapi

Brakiterapi dibagi menjadi dua jenis utama, tergantung pada durasi penempatan implan radioaktif di dalam tubuh:

  • **Brakiterapi Temporer (Sementara):** Pada jenis ini, implan radioaktif dimasukkan ke dalam tubuh untuk jangka waktu terbatas. Durasi penempatannya bisa bervariasi dari beberapa menit hingga beberapa hari, tergantung pada jenis kanker dan rencana perawatan. Setelah dosis radiasi yang diinginkan telah diberikan, implan akan diangkat dari tubuh. Prosedur ini sering dilakukan dalam beberapa sesi.
  • **Brakiterapi Permanen:** Dalam brakiterapi permanen, implan radioaktif dibiarkan di dalam tubuh secara permanen. Implan ini biasanya berukuran sangat kecil, sering disebut sebagai “biji” radioaktif. Seiring waktu, bahan radioaktif dalam implan akan meluruh dan kehilangan energi radiasinya secara bertahap. Efek radiasi akan hilang sepenuhnya dalam beberapa bulan, dan implan yang tidak aktif akan tetap berada di dalam tubuh tanpa membahayakan.

Kanker Apa Saja yang Dapat Diobati dengan Brakiterapi?

Brakiterapi sangat efektif untuk kanker yang terlokalisasi, artinya kanker yang belum menyebar luas ke bagian tubuh lain. Ini karena kemampuannya untuk memberikan radiasi dosis tinggi secara presisi pada area target. Beberapa jenis kanker yang umum diobati dengan brakiterapi meliputi:

  • Kanker serviks
  • Kanker prostat
  • Kanker payudara
  • Kanker mata
  • Kanker kepala dan leher (misalnya kanker lidah, kanker tenggorokan)

Selain itu, brakiterapi juga dapat digunakan untuk mengobati beberapa jenis kanker kulit, kanker paru-paru, dan sarkoma jaringan lunak.

Keunggulan Brakiterapi dalam Pengobatan Kanker

Brakiterapi menawarkan beberapa keunggulan signifikan dibandingkan jenis radioterapi lainnya:

  • **Dosis Radiasi Lebih Tinggi dan Presisi:** Radiasi diberikan langsung ke tumor, memungkinkan penggunaan dosis yang lebih tinggi tanpa membahayakan jaringan di sekitarnya.
  • **Minimal Kerusakan Jaringan Sehat:** Karena sumber radiasi sangat dekat dengan tumor, paparan pada jaringan sehat di dekatnya dapat diminimalkan.
  • **Waktu Pengobatan Lebih Singkat:** Dosis radiasi yang tinggi dapat diberikan dalam waktu yang relatif singkat, seringkali mengurangi jumlah sesi perawatan yang diperlukan.
  • **Prosedur Rawat Jalan:** Banyak kasus brakiterapi temporer atau pemasangan implan permanen dapat dilakukan sebagai prosedur rawat jalan, atau hanya memerlukan rawat inap singkat.
  • **Risiko Efek Samping Lebih Rendah:** Dengan radiasi yang lebih terfokus, risiko efek samping sistemik atau jangka panjang pada organ di sekitar tumor cenderung lebih rendah.
  • **Dapat Dikombinasikan:** Brakiterapi sering dikombinasikan dengan metode pengobatan kanker lain seperti pembedahan, kemoterapi, atau radiasi eksternal (radioterapi eksternal) untuk hasil yang optimal.

Proses Pelaksanaan Brakiterapi

Sebelum menjalani brakiterapi, pasien akan melalui serangkaian pemeriksaan dan perencanaan. Tim medis, termasuk ahli onkologi radiasi, akan menentukan dosis radiasi dan lokasi penempatan implan. Proses ini melibatkan pencitraan detail untuk memetakan tumor secara akurat.

Penempatan implan dilakukan di ruang operasi atau fasilitas khusus. Pasien mungkin diberikan anestesi lokal atau umum, tergantung pada jenis prosedur dan lokasi tumor. Setelah implan ditempatkan, baik sementara maupun permanen, pasien akan dipantau untuk memastikan tidak ada komplikasi. Bagi brakiterapi temporer, implan akan diangkat setelah periode yang ditentukan. Untuk brakiterapi permanen, pasien akan diberi instruksi mengenai perawatan setelah prosedur dan pemantauan radiasi.

Pertanyaan Umum Seputar Brakiterapi

  • **Apakah brakiterapi menyebabkan rasa sakit?**
    Pasien umumnya tidak merasakan sakit selama pemberian radiasi dari implan. Rasa tidak nyaman mungkin timbul selama penempatan implan, namun ini akan ditangani dengan anestesi dan pereda nyeri. Setelah prosedur, mungkin ada sedikit nyeri atau memar di area penempatan, yang biasanya dapat dikelola dengan obat pereda nyeri.
  • **Berapa lama efek radiasi dari implan permanen hilang?**
    Radiasi dari implan permanen akan meluruh secara bertahap. Mayoritas radiasi akan hilang dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan setelah penempatan. Setelah periode ini, implan akan menjadi tidak aktif dan tidak lagi memancarkan radiasi yang signifikan.
  • **Apakah brakiterapi bisa dikombinasikan dengan pengobatan lain?**
    Ya, brakiterapi sering kali merupakan bagian dari rencana perawatan multidisiplin. Ini dapat dikombinasikan dengan operasi pengangkatan tumor, kemoterapi, atau radioterapi eksternal. Kombinasi ini bertujuan untuk memaksimalkan efektivitas pengobatan dan mengurangi risiko kekambuhan kanker.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Brakiterapi adalah pilihan terapi radiasi internal yang efektif dan presisi untuk pengobatan kanker yang terlokalisasi, dengan keunggulan berupa dosis tinggi yang terfokus dan minimalnya kerusakan pada jaringan sehat. Pemilihan jenis brakiterapi (temporer atau permanen) serta kombinasinya dengan modalitas pengobatan lain akan sangat bergantung pada jenis kanker, stadium, dan kondisi kesehatan individu pasien.

Jika ada kekhawatiran terkait diagnosis kanker atau untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai opsi pengobatan seperti brakiterapi, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis. Melalui aplikasi Halodoc, pasien dapat dengan mudah terhubung dengan dokter ahli, membuat janji temu, dan mendapatkan rekomendasi medis yang personal dan akurat.