Ad Placeholder Image

Buah yang Aman untuk Penderita Diabetes, Pasti Enak!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Juni 2026

Buah Dianjurkan Penderita Diabetes: Enak dan Aman!

Buah yang Aman untuk Penderita Diabetes, Pasti Enak!Buah yang Aman untuk Penderita Diabetes, Pasti Enak!

DAFTAR ISI


Menjaga kadar gula darah tetap stabil adalah tantangan utama bagi pengidap diabetes. Salah satu cara yang paling efektif adalah melalui pengaturan pola makan, termasuk dalam memilih jenis buah-buahan. Banyak orang beranggapan bahwa buah harus dihindari karena kandungan gulanya, padahal buah merupakan sumber serat, vitamin, dan antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh.

Kunci utama bagi penderita diabetes adalah memilih buah dengan Indeks Glikemik (GI) rendah hingga sedang. Indeks Glikemik adalah ukuran seberapa cepat makanan meningkatkan kadar glukosa dalam darah. Dengan memilih buah yang tepat, kamu tetap bisa menikmati rasa manis alami tanpa perlu khawatir terjadi lonjakan gula darah yang drastis.

Penting juga untuk memperhatikan porsi dan bentuk buah yang dikonsumsi. Para ahli sangat menyarankan untuk mengonsumsi buah utuh dibandingkan jus buah, karena serat alami dalam buah utuh dapat memperlambat penyerapan gula. Selain menjaga pola makan, kamu juga bisa melengkapi kebutuhan nutrisi harian dengan beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk mendapatkan suplemen yang tepat.

Nah, mau tahu apa saja pilihan 25 buah untuk diabetes yang disarankan para ahli? Berikut ulasannya!

25 Buah untuk Diabetes yang Disarankan Para Ahli

Berikut adalah daftar buah-buahan yang dinilai aman dan bermanfaat untuk membantu mengelola kadar gula darah:

1. Apel

Apel mengandung serat larut bernama pektin yang membantu mengontrol gula darah dan kolesterol. Memiliki GI rendah, apel sangat baik dikonsumsi dengan kulitnya untuk mendapatkan asupan serat maksimal.

2. Pir

Pir adalah sumber serat yang luar biasa. Kandungan seratnya membantu memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga gula darah lebih stabil setelah makan.

3. Stroberi

Stroberi memiliki kandungan antosianin (antioksidan) tinggi yang telah terbukti meningkatkan sensitivitas insulin. Selain itu, kalorinya sangat rendah.

4. Blueberry

Sama seperti stroberi, blueberry kaya akan serat dan antioksidan. Buah ini membantu metabolisme glukosa lebih efisien di dalam tubuh.

5. Jeruk

Jeruk kaya akan vitamin C dan folat. Meskipun manis, serat sitrus di dalamnya membantu menjaga respons glikemik tetap rendah.

6. Alpukat

Alpukat hampir tidak mengandung gula dan kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang sehat. Buah ini dapat meningkatkan sensitivitas insulin pada pengidap diabetes tipe 2.

7. Ceri

Ceri memiliki skor GI yang sangat rendah (sekitar 22). Ceri mengandung antosianin yang membantu melindungi sel-sel penghasil insulin di pankreas.

8. Persik (Peach)

Buah persik mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, dan serat yang ramah bagi penderita gula darah tinggi.

9. Plum

Plum segar membantu mencegah lonjakan insulin dan merupakan sumber energi yang baik tanpa membebani kadar glukosa darah.

10. Jambu Biji

Jambu biji sangat tinggi serat dan vitamin C. Seratnya membantu mengurangi penyerapan gula dalam usus kecil.

11. Kiwi

Kiwi mengandung inositol yang dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Buah ini juga kaya akan kalium yang baik untuk jantung.

12. Anggur Merah

Anggur mengandung resveratrol, fitonutrien yang membantu tubuh merespons insulin dengan lebih baik. Namun, batasi porsinya karena kandungan gulanya lebih tinggi dari beri.

13. Jeruk Bali (Grapefruit)

Grapefruit mengandung naringenin yang dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin dan membantu menjaga berat badan ideal.

14. Pepaya

Pepaya kaya akan antioksidan alami dan serat. Meskipun terasa sangat manis, beban glikemiknya tergolong rendah jika dikonsumsi dalam porsi sedang.

15. Melon Jingga (Cantaloupe)

Melon ini mengandung banyak air dan nutrisi seperti beta-karoten yang baik untuk kesehatan mata, yang seringkali menjadi kekhawatiran bagi penderita diabetes.

16. Belimbing

Belimbing memiliki kandungan serat yang sangat tinggi dan kalori yang sangat rendah, menjadikannya camilan ideal untuk mengontrol berat badan dan gula darah.

17. Buah Naga

Buah naga mengandung prebiotik yang baik untuk pencernaan serta membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

18. Pisang (Sedikit Mentah)

Pilih pisang yang masih agak hijau karena mengandung pati resisten yang lebih tinggi, yang bertindak seperti serat dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah secepat pisang matang.

19. Aprikot

Aprikot segar menyediakan nutrisi penting dengan GI yang rendah. Hindari versi keringnya yang seringkali ditambahkan gula tambahan.

20. Delima

Delima mengandung senyawa polifenol unik yang dapat membantu melawan peradangan kronis yang sering menyertai kondisi diabetes.

21. Nanas

Nanas mengandung enzim bromelain yang bersifat anti-inflamasi. Meskipun GI-nya sedang, nanas tetap aman dikonsumsi dalam porsi kecil (sekitar 1-2 potong).

22. Rasberi

Rasberi memiliki rasio serat terhadap gula yang sangat tinggi, menjadikannya salah satu buah terbaik untuk menjaga kestabilan glukosa.

23. Blewah

Blewah kaya akan vitamin A dan potasium. Kandungan airnya yang tinggi membantu tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

24. Kedondong

Kedondong mengandung serat dan vitamin C yang cukup tinggi serta rendah gula, sehingga aman untuk dikonsumsi sebagai rujak (tanpa bumbu gula berlebih).

25. Tomat

Secara botani tomat adalah buah. Tomat mengandung likopen yang dapat membantu mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular pada penderita diabetes.

Tips Memilih Buah yang Tepat
  1. Utamakan buah utuh yang segar daripada buah kalengan atau jus buah.
  2. Perhatikan porsi, maksimal 2-3 porsi buah per hari yang disebar di waktu berbeda.
  3. Konsumsi buah bersama protein atau lemak sehat (seperti kacang) untuk memperlambat kenaikan gula darah.

Tips Aman Mengonsumsi Buah bagi Diabetesi

1. Jangan Mengupas Kulitnya

Banyak serat pada apel, pir, dan plum terletak di kulitnya. Serat inilah yang membantu mengontrol laju masuknya gula ke dalam aliran darah.

2. Hindari Jus Buah Manis

Jus buah seringkali kehilangan serat alaminya dan memiliki konsentrasi gula yang lebih tinggi. Jika ingin jus, pastikan tanpa tambahan gula dan tetap batasi jumlahnya.

3. Perhatikan Jam Makan

Sebaiknya konsumsi buah di sela waktu makan besar sebagai camilan, bukan sebagai penutup makan (dessert) yang berat, untuk mencegah tumpukan karbohidrat.

Studi Mengenai Konsumsi Buah dan Gula Darah

The British Medical Journal (BMJ) menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa konsumsi buah-buahan tertentu dalam bentuk utuh, terutama blueberry, apel, dan anggur, dikaitkan secara signifikan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah.

Penelitian ini menunjukkan bahwa asupan buah cair (jus) justru dapat meningkatkan risiko, sementara buah utuh memberikan perlindungan berkat serat dan fitonutrien. Hal ini menegaskan pentingnya pemilihan bentuk makanan dalam diet diabetes.

Jika kamu merasa gejala diabetes yang dialami semakin sulit dikontrol meskipun sudah menjaga pola makan, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Kamu juga bisa mendapatkan berbagai kebutuhan kesehatan pendukung di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, tetaplah rutin melakukan pemeriksaan gula darah mandiri di rumah.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Diabetes diet: Create your healthy-eating plan.
WebMD. Diakses pada 2026. Best Fruits for People With Diabetes.
Medical News Today. Diakses pada 2026. Which fruits should you eat and avoid if you have diabetes?
Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2026. Fruits and Diabetes.

FAQ

1. Apakah penderita diabetes boleh makan buah yang manis?

Boleh, asalkan memilih buah dengan indeks glikemik rendah dan memperhatikan porsinya. Manis alami dari buah berbeda dengan gula tambahan pada makanan olahan.

2. Buah apa yang paling cepat menaikkan gula darah?

Buah dengan GI tinggi seperti semangka dan kurma cenderung menaikkan gula darah lebih cepat, sehingga harus dikonsumsi dengan porsi yang sangat terbatas.

3. Berapa banyak buah yang boleh dikonsumsi dalam sehari?

Para ahli umumnya menyarankan 2 hingga 3 porsi buah per hari, di mana satu porsi setara dengan satu buah apel ukuran sedang atau satu mangkuk kecil beri.

4. Apakah buah kering aman untuk diabetes?

Buah kering seperti kismis atau aprikot kering memiliki konsentrasi gula yang lebih tinggi. Sebaiknya dihindari atau dikonsumsi dalam jumlah sangat kecil.


## Masih Ragu Memilih Buah yang Tepat untuk Gula Darahmu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan atau bingung mengatur pola makan diabetes, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA ([Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.