Buah yang Tak Boleh Dimakan Saat Demam, Ingat Ini!

DAFTAR ISI
Demam sebenarnya bukanlah sebuah penyakit, melainkan sinyal bahwa tubuh kamu sedang berjuang melawan infeksi, baik itu bakteri, virus, maupun parasit. Saat suhu tubuh meningkat, metabolisme basal kamu juga ikut naik, yang berarti tubuh membakar energi lebih cepat dan membutuhkan hidrasi yang lebih banyak. Dalam kondisi ini, sistem pencernaan cenderung bekerja lebih lambat karena energi tubuh difokuskan untuk mendukung sistem imun.
Banyak orang beranggapan bahwa semua buah baik dikonsumsi saat sakit karena kandungan vitaminnya yang tinggi. Namun, sebagai seorang apoteker, saya sering mengingatkan pasien bahwa tidak semua buah cocok dikonsumsi saat suhu tubuh sedang tinggi. Beberapa buah justru mengandung senyawa yang dapat memperberat kerja lambung, meningkatkan suhu tubuh secara internal, atau menyebabkan penumpukan gas yang membuat badan terasa semakin tidak nyaman.
Memilih asupan yang tepat sangat krusial untuk mempercepat proses pemulihan. Salah langkah dalam memilih makanan, termasuk buah-buahan tertentu, bisa membuat gejala demam disertai mual atau sakit perut menjadi lebih parah. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui jenis buah apa saja yang sebaiknya dibatasi atau dihindari sementara waktu agar sistem imun dapat bekerja optimal tanpa beban tambahan pada saluran pencernaan.
Nah, mau tahu apa saja pilihan buah yang tidak boleh dimakan ketika demam? Berikut ulasannya!
Buah yang Sebaiknya Dihindari Saat Demam
Berikut adalah beberapa jenis buah yang secara medis sebaiknya dihindari atau dikurangi konsumsinya saat kamu sedang mengalami demam, terutama jika disertai dengan gejala gangguan pencernaan atau radang tenggorokan.
1. Durian
Durian dikenal sebagai “raja buah”, namun sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi saat demam. Buah ini mengandung kadar glukosa yang sangat tinggi dan zat yang bersifat termogenik. Secara metabolisme, durian dapat meningkatkan suhu internal tubuh (efek panas) karena kandungan sulfur dan alkohol alaminya. Saat kamu demam, tubuh sudah berupaya menurunkan suhu; mengonsumsi durian justru akan menghambat proses pendinginan alami tersebut.
2. Nanas
Meskipun kaya akan vitamin C, nanas mengandung enzim bromelain dan asam organik yang cukup kuat. Pada kondisi tubuh yang sedang tidak fit, asam pada nanas dapat memicu iritasi pada lapisan lambung (gastritis) yang seringkali sudah sensitif saat demam. Selain itu, nanas yang terlalu matang memiliki kadar gula yang tinggi yang dapat memicu inflamasi jika dikonsumsi berlebihan.
3. Nangka
Nangka memiliki tekstur serat yang kompleks dan mengandung senyawa yang memicu pembentukan gas di dalam usus (flatulensi). Saat demam, mobilitas usus cenderung menurun. Jika kamu mengonsumsi nangka, gas akan tertahan di perut, memicu kembung, begah, bahkan mual yang hebat. Hal ini tentu akan membuat proses istirahat kamu menjadi terganggu.
Tips Pemulihan Demam di Rumah
- Pastikan asupan cairan minimal 2 liter per hari untuk mencegah dehidrasi akibat penguapan suhu tubuh.
- Gunakan pakaian tipis yang menyerap keringat agar panas tubuh dapat keluar dengan mudah.
- Pilih buah yang tinggi kadar air seperti semangka atau melon sebagai alternatif yang aman.
Mengapa Diet Penting Saat Demam?
Ketika kamu mengalami demam, tubuh berada dalam kondisi stres fisiologis. Berikut adalah alasan mengapa pengaturan makanan, termasuk menghindari buah tertentu, sangat penting:
1. Beban Kerja Pencernaan
Saat suhu tubuh naik, aliran darah lebih banyak diarahkan ke kulit (untuk membuang panas) dan ke organ sistem imun. Aliran darah ke sistem pencernaan berkurang, sehingga kemampuan lambung memproses makanan berat, termasuk buah berserat tinggi atau bergas, menjadi sangat terbatas.
2. Risiko Dehidrasi
Beberapa buah memiliki efek diuretik atau justru memicu diare jika lambung tidak kuat (seperti buah yang terlalu asam). Kehilangan cairan melalui saluran pencernaan saat tubuh sudah kehilangan cairan melalui keringat akibat demam akan sangat berbahaya bagi keseimbangan elektrolit kamu.
Jika demam yang kamu alami tidak kunjung turun setelah 3 hari atau suhu mencapai lebih dari 39 derajat Celcius, sebaiknya kamu segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Penanganan yang cepat dapat mencegah risiko komplikasi yang lebih serius.
Selain memperhatikan asupan makanan, kamu mungkin memerlukan bantuan farmakologis untuk menurunkan suhu tubuh. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan praktis tanpa harus keluar rumah saat kondisi badan sedang lemah.
Studi Mengenai Diet dan Sistem Imun
The American Journal of Clinical Nutrition menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa asupan gula sederhana yang terlalu tinggi (seperti yang ditemukan pada buah durian atau nangka yang sangat matang) dapat menekan aktivitas sel darah putih (neutrofil) dalam memfagositosis bakteri selama beberapa jam setelah dikonsumsi.
Studi ini menekankan bahwa selama masa infeksi akut, menjaga stabilitas gula darah sangat penting. Lonjakan glukosa dari buah-buahan tertentu dapat memperpanjang masa peradangan dalam tubuh, sehingga suhu tubuh menjadi lebih sulit untuk stabil kembali ke angka normal.
FAQ
1. Apakah jeruk boleh dimakan saat demam?
Secara umum boleh karena kaya vitamin C, namun jika kamu mengalami radang tenggorokan atau sakit lambung saat demam, pilihlah jeruk yang manis dan hindari yang terlalu asam karena dapat memicu iritasi.
2. Buah apa yang paling direkomendasikan saat demam?
Buah dengan kadar air tinggi dan tekstur lembut seperti semangka, melon, pir, dan air kelapa muda sangat baik untuk membantu hidrasi dan memberikan energi tanpa memperberat pencernaan.
3. Mengapa tidak boleh makan buah bergas saat demam?
Karena saat demam sistem pencernaan melambat. Gas yang dihasilkan buah (seperti nangka atau durian) akan terperangkap dan menyebabkan rasa tidak nyaman di ulu hati dan perut kembung.
4. Bisakah makan pisang saat sedang demam?
Pisang umumnya aman dan baik karena mengandung kalium yang dibutuhkan saat tubuh lemas. Namun, pada beberapa orang dengan batuk berdahak, pisang kadang dianggap memicu lendir lebih kental, meski ini bervariasi pada tiap individu.
Demikian informasi mengenai buah-buahan yang sebaiknya dihindari saat demam. Selalu utamakan istirahat yang cukup dan hidrasi yang adekuat. Jika gejala menetap, jangan ragu untuk menghubungi tenaga medis profesional.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Fever treatment: Quick guide to checking a fever.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. What to Eat When You Have a Fever.
Healthline. Diakses pada 2026. The 15 Best Foods to Eat When You’re Sick.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Management of Fever in Children.
## Punya Keluhan Demam yang Tak Kunjung Turun? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu merasa suhu tubuh naik dan bingung harus mengonsumsi apa atau minum obat apa? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!
[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.



