Bukan Asal Tumbuh, Inilah 3 Manfaat Bulu Hidung

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   15 Juli 2022

“Bulu hidung berfungsi sebagai penghalang yang mencegah debu, serbuk sari, dan alergen yang berisiko memasuki paru-paru. Bulu hidung juga dapat menjaga kelembaban udara saat masuk ke saluran hidung.”

Bukan Asal Tumbuh, Inilah 3 Manfaat Bulu HidungBukan Asal Tumbuh, Inilah 3 Manfaat Bulu Hidung

Halodoc, Jakarta –  Jangan kira jika bulu hidung asal tumbuh begitu saja dan tidak memiliki manfaat sama sekali. Perlu diketahui, manfaat bulu hidung yaitu mencegah alergen potensial dan benda asing lainnya memasuki lubang hidung. 

Bulu hidung juga bermanfaat untuk menjaga kelembaban udara saat masuk ke saluran hidung. Jadi sebaiknya hindari mencukur bulu hidung sampai habis, karena nyatanya ia memiliki fungsi yang cukup penting bagi tubuh.

Manfaat Bulu Hidung yang Jarang Diketahui

Bulu hidung berfungsi sebagai penghalang yang mencegah debu, serbuk sari, dan alergen memasuki paru-paru. Ketika partikel memasuki hidung, mereka terjebak pada lapisan lendir yang melapisi bulu hidung. Akhirnya, partikel-partikel itu keluar melalui bersin atau justru tertelan.

Lubang hidung juga ditumbuhi rambut mikroskopis disebut silia. Rambut silia ini membantu mendorong lendir dan kotoran lainnya menjauh dari paru-paru. Nah, berikut ini beberapa alasan mengapa sebaiknya kamu perlu mempertahankan bulu hidung:

1. Menjaga Kesehatan Tubuh

Kamu mungkin meragukan bahwa bulu-bulu halus di rongga hidung bisa menjaga kesehatan tubuh. Faktanya secara medis bulu hidung berguna untuk menyaring udara yang melewati saluran pernapasan. Hal ini tentunya sangat bermanfaat,  apalagi bila kamu banyak beraktivitas di tengah udara berpolusi.

Berkat bulu hidung sejumlah patogen di udara tak pernah berhasil mencapai saluran pernapasan karena terhalau. Bersama cairan dalam hidung, bulu-bulu ini bekerja dan “menjebak” partikel atau kuman. Dengan demikian, kesehatan tubuh, terutama kesehatan rongga pernapasan akan lebih terjaga.

2. Melindungi Tubuh

Selain menjaga kesehatan tubuh, bulu hidung juga berperan untuk melindungi tubuh. Bulu hidung berperan sebagai pintu depan yang mencegah masuknya sejumlah partikel penyebab penyakit. Dia menciptakan perisai antara organ dalam tubuh dari polutan luar. Sebab saat bernapas, kamu mungkin menghirup partikel kecil yang bisa mengganggu kestabilan tubuh. Bulu hidung akan menyaring partikel tersebut agar tidak masuk ke dalam tubuh, lalu memproduksinya sebagian kotoran hidung alias upil.

3. Melindungi Pengidap Asma

Bulu hidung pantas untuk  mendapat predikat “si penyelamat” pada pengidap penyakit asma. Pasalnya bulu-bulu halus ini akan membantu dan memudahkan pengidapnya dalam bernapas.

Sebuah studi menemukan bahwa bulu hidung yang lebat dapat meningkatkan kemampuan pengidap asma dalam bernapas. Semakin lebat bulu hidung, maka pernapasan akan semakin lancar dan lega. Bulu hidung yang banyak akan berfungsi lebih baik menyaring partikel kotor yang bisa memicu kambuhnya asma. 

Namun perlu diingat, penting untuk menjaga kebersihan rongga bulu hidung, ya. Sehingga bulu-bulu tersebut akan bekerja secara maksimal dan tidak menjadi sarang bakteri penyebab penyakit.

Pentingnya Merawat Bulu Hidung

Sering kali orang tergoda mencabuti bulu hidung yang mulai panjang, apalagi jika mulai tampak keluar. Sebaiknya hindari kebiasaan ini, karena mencabut bulu hidung secara paksa dapat meningkatkan potensi luka di rongga hidung. Hal tersebut juga dapat menyebabkan masalah di hidung, salah satunya sinusitis.

Cara aman untuk merawat atau mencukur bulu hidung yaitu dengan cara dipangkas. Memangkas bulu hidung adalah cara paling aman dan mudah untuk merawat bulu hidung. Banyak perlengkapan yang dapat digunakan, misalnya gunting yang dirancang khusus untuk mencukur bulu hidung. Ada juga pisau cukur listrik yang dilengkapi pemangkas bulu hidung. 

Perlu diketahui juga, bahwa bulu hidung ternyata juga bisa beruban. Uban adalah proses perubahan warna asli bulu menjadi warna putih atau abu-abu. Sebuah studi juga menunjukkan bahwa bulu hidung adalah rambut pertama yang akan berubah menjadi uban, dibandingkan dengan rambut lain yang ada di seluruh tubuh.

Hal yang perlu ditegaskan, alih-alih bermanfaat, bulu hidung yang tidak diperhatikan kebersihannya malah bisa berubah menjadi tempat bersarangnya kuman dan virus penyebab penyakit. Termasuk virus penyebab flu.

Jika kamu memiliki pertanyaan lain yang berhubungan dengan bulu hidung dan masalah kesehatan yang terkait, tanyakan pada dokter di aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Is It Dangerous to Pull Out or Pluck Your Nose Hair?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Why Nose Hairs Grow So Long
Medical News Today. Diakses pada 2022. What are the best ways to remove nose hair?

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan