Aman! Bumil Makan Cumi, Simak Manfaat dan Cara Ini

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Vitamin dan Suplemen Kehamilan
- Manfaat Cumi untuk Pertumbuhan Janin
- Tips Memasak Cumi yang Aman untuk Bumil
- Studi Terkait Konsumsi Seafood saat Hamil
- FAQ
Menjalani masa kehamilan sering kali membuat kamu menjadi lebih ekstra hati-hati dalam memilih makanan. Salah satu pertanyaan yang sering muncul di benak para ibu adalah: bolehkah ibu hamil makan cumi? Kekhawatiran ini biasanya berakar dari isu kandungan merkuri yang tinggi pada makanan laut (seafood) serta risiko infeksi bakteri yang bisa membahayakan janin.
Faktanya, cumi-cumi termasuk dalam kategori makanan laut yang aman dikonsumsi selama kehamilan, asalkan diolah dengan cara yang benar. Cumi memiliki profil nutrisi yang sangat baik, seperti protein tinggi, rendah lemak jenuh, serta mengandung mineral penting seperti seng dan tembaga. Namun, kunci utamanya adalah moderasi dan kebersihan dalam pengolahan.
Memastikan asupan gizi yang optimal sangat penting untuk mendukung perkembangan organ vital bayi, terutama otak dan sistem saraf. Jika kamu masih ragu mengenai porsi atau cara mengonsumsinya, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan panduan gizi yang sesuai dengan kondisi kehamilanmu.
Nah, mau tahu apa saja pilihan vitamin pendukung dan informasi lengkap mengenai konsumsi cumi saat hamil? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Vitamin dan Suplemen Kehamilan yang Ampuh
Selain mengandalkan nutrisi dari makanan alami seperti cumi, ibu hamil juga memerlukan dukungan suplemen untuk memastikan kebutuhan mikronutrien harian terpenuhi. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk kesehatan berkualitas yang bisa kamu temukan di Toko Kesehatan Halodoc:
1. Folavit 400 mcg 10 Tablet
Folavit mengandung asam folat (Vitamin B9) yang merupakan nutrisi paling krusial pada trimester pertama kehamilan. Asam folat bekerja dengan cara membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah terjadinya Neural Tube Defects (NTD) atau cacat tabung saraf pada janin.
Manfaat utamanya adalah mendukung pembentukan DNA dan perkembangan sistem saraf pusat bayi. Bagi ibu, asam folat juga membantu mencegah anemia selama kehamilan.
Dosis dan aturan pakai:
- Umumnya 1 tablet per hari atau sesuai anjuran dokter.
- Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan atau konsultasikan dengan dokter untuk penggunaan jangka panjang.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Folavit 400 mcg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold 60 Kapsul
Produk ini adalah suplemen komprehensif yang mengandung 17 nutrisi esensial, termasuk asam folat, zat besi, kalsium, dan minyak ikan (DHA). Kandungan minyak ikannya sangat relevan bagi kamu yang mungkin jarang mengonsumsi seafood seperti cumi.
Suplemen ini bekerja untuk mendukung perkembangan penglihatan dan otak janin melalui kandungan DHA, serta menjaga kesehatan tulang ibu dengan kalsium dan vitamin D3.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 2 kapsul setiap hari setelah makan atau sesuai petunjuk dokter.
Pastikan untuk tidak melebihi dosis yang dianjurkan. Jika kamu memiliki riwayat alergi makanan laut, konsultasikan terlebih dahulu karena produk ini mengandung minyak ikan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold di Toko Kesehatan Halodoc
Pentingnya Kematangan Makanan Laut
- Cumi harus dimasak hingga suhu internal mencapai 63 derajat Celcius.
- Hindari mengonsumsi cumi mentah (sashimi) karena risiko bakteri Listeria.
- Pastikan tekstur cumi sudah kenyal dan berwarna putih susu saat matang.
3. CDR 10 Tablet Effervescent
Calsium-D-Redoxon (CDR) mengandung kombinasi kalsium, Vitamin C, Vitamin D, dan Vitamin B6. Kalsium sangat dibutuhkan karena selama kehamilan, bayi akan mengambil kalsium dari simpanan tubuh ibu untuk pembentukan tulangnya.
Vitamin D dalam CDR membantu penyerapan kalsium lebih optimal, sementara Vitamin C berperan dalam menjaga daya tahan tubuh ibu hamil agar tidak mudah sakit.
Dosis dan aturan pakai:
- 1 tablet effervescent per hari, dilarutkan dalam segelas air.
Obat ini termasuk golongan suplemen. Simpan di tempat yang sejuk dan tertutup rapat setelah digunakan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan CDR 10 Tablet Effervescent di Toko Kesehatan Halodoc
4. Osfit DHA 30 Kapsul Lunak
Osfit DHA diformulasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan DHA pada masa kehamilan dan menyusui. DHA adalah asam lemak omega-3 yang sangat penting untuk kecerdasan bayi kelak.
Manfaat utamanya adalah mendukung perkembangan kognitif dan kesehatan retina mata bayi sejak di dalam kandungan.
Dosis dan aturan pakai:
- 1-2 kapsul lunak per hari setelah makan.
Suplemen ini sangat disarankan bagi ibu yang ingin mengoptimalkan potensi kecerdasan janin secara aman.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Osfit DHA di Toko Kesehatan Halodoc
Manfaat Cumi untuk Pertumbuhan Janin
Cumi bukan sekadar hidangan lezat, tetapi juga menyimpan segudang manfaat medis yang sering terabaikan. Berikut adalah alasan mengapa cumi baik untuk dikonsumsi saat hamil:
1. Kaya akan Zat Besi
Ibu hamil sangat rentan terkena anemia defisiensi zat besi. Cumi mengandung zat besi yang membantu produksi hemoglobin, sehingga suplai oksigen ke janin melalui plasenta tetap terjaga dengan baik.
2. Sumber Protein Berkualitas Tinggi
Protein diperlukan untuk membangun jaringan tubuh janin, mulai dari otot hingga organ dalam. Cumi menyediakan asam amino esensial yang mudah diserap oleh tubuh ibu dan diteruskan ke bayi.
3. Kandungan Tembaga yang Melimpah
Tembaga berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan menjaga kesehatan pembuluh darah serta sistem saraf. Satu porsi cumi sudah bisa memenuhi sebagian besar kebutuhan tembaga harianmu.
Tips Memasak Cumi yang Aman untuk Bumil
Meskipun jawabannya adalah “boleh” untuk pertanyaan bolehkah ibu hamil makan cumi, cara pengolahan menjadi faktor penentu keamanan. Ikuti langkah-langkah berikut:
- Bersihkan dengan Teliti: Buang tinta, tulang rawan, dan kulit ari cumi. Cuci di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran.
- Hindari Menggoreng Terlalu Kering: Menggoreng cumi dengan tepung (calamari) memang enak, namun suhu tinggi yang terlalu lama bisa merusak nutrisi dan menambah asupan lemak jenuh. Lebih baik ditumis, dikukus, atau dijadikan sup.
- Perhatikan Kesegaran: Pilih cumi yang matanya masih jernih, dagingnya kenyal, dan tidak berbau amis yang menyengat (bau busuk).
Studi Mengenai Konsumsi Seafood saat Hamil
U.S. Food and Drug Administration (FDA) menerbitkan studi dan pedoman di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa cumi-cumi (squid) termasuk dalam daftar “Best Choices” untuk wanita hamil. Hal ini dikarenakan kandungan merkurinya yang sangat rendah dibandingkan ikan besar seperti hiu atau king mackerel.
Studi tersebut menekankan bahwa mengonsumsi 2 hingga 3 porsi seafood yang aman per minggu dapat meningkatkan IQ anak dan mendukung kesehatan jantung ibu. Oleh karena itu, kamu tidak perlu takut mengonsumsi cumi selama porsinya wajar.
Jika kamu merasakan gejala alergi setelah makan cumi, seperti gatal-gatal, bengkak, atau sesak napas, segera hentikan konsumsi dan hubungi dokter. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk kebutuhan obat-obatan darurat atau suplemen harianmu.
Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat.
Bingung Atur Nutrisi Selama Kehamilan? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan atau bingung soal asupan gizi selama mengandung? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!
[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
FDA. Diakses pada 2026. Advice about Eating Fish for Those Who Might Become Pregnant.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Pregnancy nutrition: Healthy-eating basics.
Healthline. Diakses pada 2026. Is It Safe to Eat Squid While Pregnant?
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang Ibu Hamil.
FAQ
1. Bolehkah ibu hamil makan cumi dalam jumlah banyak?
Meskipun aman, sebaiknya batasi konsumsi seafood (termasuk cumi) sekitar 2-3 porsi atau 300 gram per minggu untuk menghindari penumpukan zat tertentu di tubuh.
2. Apakah tinta cumi aman dikonsumsi bumil?
Tinta cumi umumnya aman dan bahkan mengandung zat besi, namun pastikan dimasak hingga benar-benar matang bersama daging cuminya.
3. Apa risiko makan cumi mentah saat hamil?
Makan cumi mentah berisiko tinggi terkontaminasi bakteri Salmonella atau parasit Vibrio yang bisa menyebabkan keracunan makanan berat pada ibu hamil.
4. Bagaimana tanda cumi sudah matang sempurna?
Cumi yang matang akan berubah warna dari transparan menjadi putih pekat dan teksturnya menjadi lebih padat atau kenyal namun tidak keras.



