Ad Placeholder Image

Cara Agar Angin di Perut Keluar Cepat dan Lega

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Angin Perut Minggat! Ikuti Cara Mudah Ini Langsung Plong

Cara Agar Angin di Perut Keluar Cepat dan LegaCara Agar Angin di Perut Keluar Cepat dan Lega

DAFTAR ISI


Perut kembung atau rasa begah akibat angin yang terperangkap di saluran cerna adalah keluhan yang sangat umum dialami masyarakat Indonesia. Kondisi ini biasanya terjadi akibat penumpukan gas di lambung atau usus, yang bisa memicu rasa tidak nyaman, nyeri tumpul, hingga sendawa yang terus-menerus. Meski sering dianggap sepele atau sekadar “masuk angin”, rasa begah yang hebat tentu bisa mengganggu aktivitas harian kamu.

Penyebabnya pun beragam, mulai dari kebiasaan makan yang terlalu cepat, konsumsi makanan yang memicu gas seperti kubis atau kacang-kacangan, hingga gangguan pencernaan yang lebih serius. Mengerti cara agar angin di perut keluar dengan cepat menjadi kunci utama untuk mengembalikan kenyamanan tubuh tanpa harus merasa tersiksa lebih lama.

Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai metode praktis, mulai dari gerakan fisik sederhana hingga penanganan medis yang tepat. Dengan penanganan yang benar, gas yang terperangkap dapat segera dikeluarkan sehingga perut terasa lebih lega dan ringan.

Nah, mau tahu apa saja pilihan cara agar angin di perut keluar? Berikut ulasannya!

Cara Alami Agar Angin di Perut Keluar

Sebelum beralih ke pengobatan medis, ada beberapa langkah alami yang bisa kamu lakukan di rumah untuk membantu mendorong gas keluar dari sistem pencernaan.

1. Melakukan Gerakan Fisik Ringan

Berjalan santai setelah makan dapat membantu merangsang pergerakan usus (peristaltik), yang mempermudah gas bergerak menuju lubang pembuangan. Selain berjalan, posisi tertentu seperti memeluk lutut ke dada saat berbaring juga efektif membantu melepaskan gas yang terjepit di usus besar.

2. Mengonsumsi Teh Herbal

Beberapa jenis teh herbal seperti teh jahe, peppermint, atau teh chamomile memiliki sifat karminatif. Artinya, bahan alami ini dapat membantu merelaksasi otot saluran cerna sehingga gas lebih mudah keluar. Jahe, khususnya, mengandung gingerol yang mempercepat pengosongan lambung.

3. Menggunakan Kompres Hangat

Meletakkan botol berisi air hangat atau heating pad di atas perut dapat membantu melemaskan otot-otot perut yang tegang akibat gas. Rasa hangat ini tidak hanya mengurangi nyeri, tetapi juga melancarkan sirkulasi di area pencernaan.

Tips Mengurangi Penumpukan Gas
  1. Kunyah makanan secara perlahan untuk meminimalkan udara yang tertelan.
  2. Hindari penggunaan sedotan saat minum.
  3. Batasi konsumsi minuman berkarbonasi atau soda.

Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Gas

Jika kamu sering mengalami masalah angin di perut, mungkin ada pola hidup yang perlu diperbaiki. Seringkali, cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mencegahnya sebelum terjadi.

Jika keluhan perut kembung terasa sangat mengganggu dan memerlukan bantuan obat-obatan untuk meredakan gelembung gas di perut, kamu bisa dengan mudah beli obat online di Halodoc yang tersedia 24 jam dengan produk 100% asli dan diantar langsung ke rumah.

1. Identifikasi Makanan Pemicu

Setiap orang memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap makanan tertentu. Beberapa makanan seperti brokoli, bawang, kacang merah, dan produk olahan susu sering menjadi tersangka utama pembentukan gas berlebih di usus.

2. Hindari Pemanis Buatan

Beberapa jenis pemanis buatan seperti sorbitol dan xylitol yang sering ditemukan dalam permen karet bebas gula cenderung sulit dicerna oleh usus. Sisa-sisa pemanis ini kemudian difermentasi oleh bakteri usus dan menghasilkan gas yang banyak.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun sebagian besar kasus angin di perut bisa ditangani secara mandiri, ada kondisi di mana kamu perlu waspada. Jika perut kembung disertai dengan nyeri perut hebat, demam, penurunan berat badan yang tidak disengaja, atau adanya darah pada feses, ini bisa menjadi indikasi adanya masalah medis yang lebih serius seperti IBS (Irritable Bowel Syndrome) atau infeksi pencernaan.

Jangan menunda jika gejala tidak kunjung membaik setelah melakukan penanganan mandiri. Kamu disarankan untuk segera melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis serta penanganan medis yang lebih tepat.

Studi Mengenai Kesehatan Pencernaan

PubMed Central menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa aktivitas fisik intensitas rendah secara signifikan meningkatkan transit gas usus dan membantu membersihkan retensi gas pada pasien dengan kembung fungsional.

Penelitian ini menunjukkan bahwa bergerak aktif bukan hanya sekadar saran gaya hidup, melainkan terapi mekanis yang efektif untuk mendorong angin keluar dari perut tanpa bantuan zat kimia.

Demikianlah beberapa cara agar angin di perut keluar yang bisa kamu terapkan secara mandiri. Selalu perhatikan pola makan dan dengarkan sinyal dari tubuh kamu.

Selain tips di atas, kamu juga bisa mendapatkan obat-obatan pendukung kesehatan pencernaan dengan praktis di Toko Kesehatan Halodoc. Ingat, kenyamanan perut adalah kunci kenyamanan beraktivitas seharian!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Gas and Gas Pain.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Belching, gas and bloating: Tips for reducing them.
Medical News Today. Diakses pada 2026. How to get rid of trapped gas.
Healthline. Diakses pada 2026. 11 Proven Ways to Reduce or Eliminate Bloating.

FAQ

1. Apakah posisi sujud bisa membantu angin di perut keluar?

Ya, posisi sujud atau child’s pose membantu menekan area perut secara lembut dan memosisikan usus sedemikian rupa sehingga gas lebih mudah terdorong menuju rektum untuk dikeluarkan sebagai kentut.

2. Mengapa jahe sering disarankan untuk perut kembung?

Jahe mengandung enzim pencernaan alami yang disebut zingibain, yang membantu memecah protein dan memperlancar jalannya makanan serta gas melalui saluran pencernaan.

3. Apakah minum air hangat bisa meredakan perut begah?

Air hangat membantu merangsang kontraksi usus (gerakan peristaltik) yang dapat membantu menggerakkan makanan dan gas yang terperangkap di saluran pencernaan agar segera keluar.

4. Kenapa angin sering terperangkap di perut saat stres?

Saat stres, tubuh cenderung mengambil napas pendek dan cepat (aerofagia), yang menyebabkan lebih banyak udara tertelan masuk ke perut. Selain itu, stres memengaruhi pergerakan usus menjadi lebih lambat.


Punya Masalah Perut Begah dan Kembung? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu merasa perut begah karena angin yang sulit keluar dan mulai merasa tidak nyaman? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.