• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Cara Hindari Malas saat Work From Home

6 Cara Hindari Malas saat Work From Home

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Sebelum virus corona melanda, bekerja dari rumah atau work from home mungkin pernah dilakukan beberapa kali dalam sebulan. Namun, beberapa minggu belakangan banyak dari kamu yang menjalankan work from home secara serentak atau masal. Di awal-awal pengumuman himbauan untuk work from home mungkin kamu merasa senang karena tidak perlu ke kantor. Namun, lama-lama mulai agak jenuh dan malas juga, ya?

Wajar jika kamu merasa jenuh dan muncul rasa malas, mengingat kamu di rumah tetap harus bekerja, sementara suasana rumah juga sangat “mendukung” untuk bermalas-malasan. Ingat, physical distancing dan work from home bukan berarti liburan, lho. Kamu tetap harus produktif menjalankan kewajiban kantor. Untuk mengatasi rasa malas yang kian mengganggu, coba lakukan hal berikut ini!

Baca juga: 5 Kegiatan agar Physical Distancing Tetap Menyenangkan

1. Bangun Lebih Pagi

Bangun pagi mungkin berat dilakukan, mengingat kamu tidak perlu menuju kantor dan tidak akan bertemu dengan bos. Namun, tidak ada salahnya untuk melalui melatih diri untuk bangun lebih awal atau tepat waktu. Suasana pagi hari dengan udara yang masih segar dapat mendorong kamu lebih semangat dan produktif.

Di pagi hari biasanya otak manusia lebih tajam, sehingga kamu akan termotivasi untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Kalau pekerjaan kamu lebih cepat selesai, makan kamu bisa menyisakan waktu untuk bersantai-santai setelahnya.

2. Kenakan Pakaian yang Rapi

Memang akan sangat menggoda saat bekerja dari rumah untuk mengenakan pakaian yang paling nyaman. Lagi pula, tanpa bertemu rekan kerja, maka berdandan tidak ada gunanya. 

Namun, perlu kamu ingat bahwa pakaian yang kamu kenakan juga dapat mempengaruhi mood dalam bekerja. Ketika kamu mengenakan pakaian yang lazim, maka semangat dan wibawa untuk bekerja juga akan muncul. Sebab, pakaian memiliki makna simbolis terhadap mood seseorang. Dengan kata lain, jika kamu mengenakan pakain malas sepanjang hari saat bekerja di rumah, mungkin kamu lebih cenderung bertindak malas.

Baca juga: Ingatkan 5 Hal Ini pada Orang yang Enggan Social Distancing

3. Jangan Bekerja Di Tempat Tidur

Jika mengenakan piyama membuat kamu lebih malas saat bekerja, bekerja di tempat tidur tiga kali lipat membuat kamu lebih malas. Bukan hanya itu, kamu akan menjadi stres karena melakukan semua pekerjaan di tempat kamu juga menggunakannya untuk bersantai dan tidur di malam hari. 

Bekerja di atas tempat tidur akan membuat kamu lebih malas, karena godaan dan sugesti untuk rebahan jadi lebih besar dibanding fokus pada pekerjaan di layar laptop. Carilah tempat yang nyaman selain tempat tidur, jika memungkinkan, bekerjalah di dekat jendela agar kamu bisa merasakan cahaya matahari dan lebih semangat. 

4. Buat Agenda

Ketika kamu mencoba untuk membuat jadwal atau agenda, sebaiknya jangan sekalipun kamu melanggarnya. Namun, jika kamu berhasil menjalankan jadwal yang sudah kamu susun, kemungkinan kamu akan mendapatkan lebih banyak waktu luang nanti yang bisa kamu isi dengan kegiatan senang-senang. Upayakan agar kamu memulai kerja, makan siang, dan menyelesaikan pekerjaan di waktu yang sama setiap hari. 

5. Komunikasikan dengan Keluarga Di Rumah

Jelaskan pada keluarga di rumah bahwa kamu tidak ingin diganggu. Jelaskan bahwa meski di rumah, kamu memiliki tanggung jawab pekerjaan yang harus diselesaikan dan memiliki jadwal layaknya bekerja di kantor. Dengan begitu keluarga di rumah akan paham dan tidak akan mengganggu kamu di luar pekerjaan yang kamu jalani. 

Baca juga: Stres Akibat Corona Bisa Diredam dengan Berbagi

6. Tetap Segar

Meski bekerja di rumah, kamu harus tetap mandi, bersih, bahkan mungkin wangi. Semprotkan parfum dan deodoran yang biasa kamu pakai saat pergi ke kantor, itu akan meningkatkan mood dan fokus bekerja.

Selain membuat diri kamu sendiri nyaman dan semangat, buat juga area bekerja kamu senyaman mungkin, sehingga meningkatkan produktivitas dan fokus kamu dalam menyelesaikan pekerjaan. Jika kamu mengalami masalah kesehatan mental terkait kemalasan atau work from home, kamu dapat membicarakannya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. 

Referensi:
Forbes. Diakses pada 2020. Ways to stay motivated working from home. 
Psychology Today. Diakses pada 2020. The Psychology of Laziness.