Ad Placeholder Image

Cara Konsumsi Buah Zuriat: Resep Sederhana Demi Promil

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Cara Mengkonsumsi Buah Zuriat dengan Tepat dan Mudah

Cara Konsumsi Buah Zuriat: Resep Sederhana Demi PromilCara Konsumsi Buah Zuriat: Resep Sederhana Demi Promil

DAFTAR ISI


Buah zuriat, atau yang secara botani dikenal sebagai Hyphaene thebaica, telah lama menjadi primadona dalam pengobatan tradisional, khususnya di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara. Di Indonesia, buah ini sangat populer di kalangan pasangan yang sedang menjalani program hamil (promil). Buah yang juga dijuluki sebagai “buah keturunan” ini diyakini memiliki kandungan nutrisi yang mampu meningkatkan kesuburan baik pada pria maupun wanita.

Penting bagi kamu untuk memahami bahwa meskipun buah zuriat kaya akan antioksidan seperti flavonoid dan saponin, pengolahannya harus dilakukan dengan benar agar kandungan aktifnya tidak rusak. Tekstur buah yang sangat keras seperti kayu seringkali membuat orang bingung bagaimana cara mengonsumsinya. Cara yang paling umum dan efektif adalah dengan merebusnya hingga sari-sarinya keluar ke dalam air rebusan.

Selain mengandalkan bahan alami, keberhasilan program kehamilan juga sangat bergantung pada kecukupan mikronutrisi harian seperti asam folat dan vitamin E. Jika kamu mengalami kesulitan dalam merencanakan kehamilan, sebaiknya konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh mengenai kondisi sistem reproduksi kamu dan pasangan.

Nah, mau tahu apa saja pilihan suplemen pendukung dan bagaimana cara mengolah buah zuriat yang tepat? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Suplemen Pendukung Promil yang Ampuh

Mengonsumsi air rebusan buah zuriat bisa menjadi ikhtiar alami, namun secara medis, tubuh memerlukan asupan vitamin yang terukur untuk mempersiapkan sel telur dan kualitas sperma. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk kesehatan yang aman dan tersedia di apotek tanpa resep dokter (OTC) untuk mendukung promil kamu:

1. Folavit 400 mcg 10 Tablet

Folavit mengandung bahan aktif asam folat (Vitamin B9). Asam folat bekerja dengan cara membantu proses pembentukan sel darah merah dan mendukung sintesis DNA. Dalam konteks kesuburan, asam folat sangat krusial untuk memastikan kualitas sel telur dan mencegah terjadinya cacat tabung saraf pada janin (spina bifida) sejak masa awal konsepsi.

Manfaat spesifik produk ini adalah memenuhi kebutuhan asam folat harian bagi wanita yang merencanakan kehamilan serta mendukung kesehatan reproduksi secara umum.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet (400 mcg) sekali sehari atau sesuai anjuran tenaga medis.
  • Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan atau konsultasikan dengan apoteker.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Folavit 400 mcg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Ever-E 250 mg 6 Kapsul

Ever-E mengandung Vitamin E alami (d-alpha-tocopherol) sebanyak 250 IU. Vitamin E bekerja sebagai antioksidan kuat yang melindungi sel-sel tubuh, termasuk sel telur dan sel sperma, dari kerusakan akibat radikal bebas. Pada pria, vitamin E dapat membantu meningkatkan motilitas (pergerakan) sperma.

Manfaat spesifiknya adalah menjaga kesehatan kulit, serta berperan sebagai suplemen pendukung kesuburan dengan memperbaiki lingkungan seluler di organ reproduksi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kapsul lunak sehari.
  • Disarankan diminum sesudah makan untuk penyerapan lemak yang optimal.

Produk ini termasuk kategori vitamin dan suplemen yang aman dikonsumsi mandiri. Hindari penggunaan melebihi dosis yang dianjurkan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ever-E 250 mg 6 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Memaksimalkan Manfaat Buah Zuriat
  1. Pilih buah yang masih utuh, tidak berlubang, dan terasa berat saat digenggam.
  2. Pastikan air yang digunakan untuk merebus adalah air bersih/air mineral.
  3. Konsumsi air rebusan dalam keadaan hangat dan konsisten setiap hari selama masa promil.

Cara Merebus Buah Zuriat yang Benar

Merebus buah zuriat membutuhkan kesabaran karena kulit dan daging buahnya yang menyerupai kayu. Berikut adalah langkah-langkah detail yang bisa kamu ikuti di rumah:

1. Persiapan dan Membelah Buah

Karena sangat keras, gunakan golok atau pisau besar yang tajam. Letakkan buah zuriat di atas talenan yang kokoh, lalu belah menjadi dua atau empat bagian. Hati-hati saat melakukan ini agar tangan tidak terluka. Beberapa orang memilih untuk menghancurkan cangkangnya hingga biji di dalamnya terlihat.

2. Proses Perebusan

Siapkan sekitar 3-4 gelas air (sekitar 600-800 ml) dalam panci. Masukkan potongan buah zuriat tersebut. Rebuslah dengan api sedang. Kunci utama keberhasilan perebusan adalah durasi. Kamu perlu merebusnya hingga air menyusut hingga tersisa sekitar 2 gelas dan warna air berubah menjadi kecokelatan seperti warna teh pekat.

3. Penyajian

Saring air rebusan ke dalam gelas. Air ini memiliki rasa yang cenderung tawar atau sedikit hambar dengan aroma khas kayu. Kamu boleh menambahkan satu sendok makan madu murni untuk menambah cita rasa dan meningkatkan khasiatnya sebagai energi tambahan. Minumlah secara rutin pagi dan malam hari bersama pasangan.

Studi Mengenai Khasiat Buah Zuriat (Hyphaene thebaica)

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan berbagai literatur yang menjelaskan bahwa ekstrak buah zuriat kaya akan polifenol, flavonoid, dan steroid yang memiliki aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan yang signifikan.

Penelitian menunjukkan bahwa kandungan antioksidan dalam buah zuriat mampu menurunkan stres oksidatif pada organ reproduksi. Penurunan stres oksidatif ini berkorelasi positif dengan peningkatan kualitas parameter sperma dan kesehatan ovarium, yang menjadikannya opsi komplementer yang menarik dalam mendukung fertilitas.

Jika kamu sedang dalam program kehamilan, jangan hanya mengandalkan satu metode saja. Perbaikan gaya hidup, asupan nutrisi yang tepat, dan manajemen stres adalah kunci utama. Untuk menunjang asupan nutrisi selama masa persiapan kehamilan, kamu bisa beli obat online di Halodoc yang menjamin produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Selain itu, pastikan untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran medis yang lebih personal.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan atau pertanyaan seputar kesuburan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
NCBI. Diakses pada 2026. Pharmacological activities of Hyphaene thebaica (L.) Mart. fruit: A review.
Journal of Food Science and Technology. Diakses pada 2026. Nutritional value and antioxidant capacity of Doum fruit (Hyphaene thebaica L.).
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pentingnya Asam Folat bagi Ibu Hamil dan Persiapan Kehamilan.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Vitamin E: Is it good for fertility?.

FAQ

1. Apakah cara merebus buah zuriat boleh dilakukan berkali-kali?

Potongan buah zuriat yang sudah direbus biasanya masih bisa digunakan 2-3 kali lagi atau selama air rebusannya masih memberikan perubahan warna menjadi kecokelatan. Namun, untuk hasil maksimal, disarankan menggunakan potongan baru setelah 3 kali perebusan.

2. Kapan waktu terbaik minum air rebusan buah zuriat?

Waktu yang paling disarankan adalah pada pagi hari saat perut masih kosong (sebelum sarapan) dan malam hari sebelum tidur. Hal ini bertujuan agar penyerapan zat aktif di dalam saluran pencernaan berlangsung lebih optimal.

3. Apakah buah zuriat aman dikonsumsi saat sedang haid?

Ya, mengonsumsi buah zuriat saat haid umumnya dianggap aman. Beberapa orang bahkan merasa air rebusan ini membantu meredakan nyeri haid karena sifat anti-inflamasi yang terkandung di dalamnya.

4. Apakah rasa air rebusan buah zuriat pahit?

Tidak, rasa asli air rebusan buah zuriat tidak pahit, melainkan cenderung tawar dengan sedikit aroma tanah atau kayu. Jika terasa sangat pahit, ada kemungkinan buah sudah terlalu lama disimpan atau terkontaminasi jamur.