Ad Placeholder Image

Cara Melepas Jahitan Luka Agar Tidak Sakit: Tips Mudah!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   24 Februari 2026

Cara Melepas Jahitan Luka Agar Tidak Sakit? Ini Tipsnya!

Cara Melepas Jahitan Luka Agar Tidak Sakit: Tips Mudah!Cara Melepas Jahitan Luka Agar Tidak Sakit: Tips Mudah!

Melepas jahitan luka adalah langkah penting dalam proses penyembuhan. Namun, melakukannya dengan tidak tepat dapat menyebabkan rasa sakit, infeksi, atau komplikasi lainnya. Idealnya, jahitan dilepas oleh tenaga medis profesional. Tetapi, jika terpaksa dilakukan sendiri, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar prosesnya aman dan meminimalkan rasa tidak nyaman.

Apa Itu Jahitan Luka?

Jahitan luka adalah tindakan medis untuk menyatukan kembali jaringan tubuh yang terputus akibat luka. Benang khusus digunakan untuk menjahit kulit atau jaringan di bawahnya, membantu proses penyembuhan alami tubuh.

Kapan Jahitan Luka Harus Dilepas?

Waktu pelepasan jahitan bervariasi tergantung pada lokasi luka dan jenis benang yang digunakan. Umumnya, jahitan pada wajah dilepas lebih cepat (3-5 hari) dibandingkan pada area tubuh lain seperti perut atau kaki (10-14 hari). Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui waktu yang tepat.

Jangan melepas jahitan jika luka masih menunjukkan tanda-tanda infeksi, seperti:

  • Kemerahan
  • Pembengkakan
  • Nyeri hebat
  • Keluarnya nanah

Jika tanda-tanda ini ada, segera periksakan diri ke dokter.

Cara Melepas Jahitan Luka agar Tidak Sakit

Melepas jahitan sendiri sangat tidak dianjurkan. Risiko infeksi dan komplikasi lain jauh lebih besar jika dilakukan tanpa peralatan steril dan teknik yang benar. Idealnya, pelepasan jahitan dilakukan oleh dokter atau tenaga medis terlatih.

Namun, jika dalam kondisi tertentu terpaksa melepas jahitan sendiri, ikuti langkah-langkah berikut dengan hati-hati:

  1. Persiapan: Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Siapkan pinset steril, gunting kuku yang tajam dan sudah dibersihkan dengan alkohol, serta larutan antiseptik.
  2. Bersihkan Area Jahitan: Bersihkan area sekitar jahitan dengan larutan antiseptik dari luar ke dalam.
  3. Gunting Benang: Tarik sedikit simpul benang dengan pinset. Gunting benang tepat di bawah simpul, sedekat mungkin dengan kulit.
  4. Tarik Benang Perlahan: Tarik benang secara perlahan dan sejajar dengan kulit. Jangan menarik benang ke atas karena dapat menyebabkan luka terbuka kembali.
  5. Bersihkan Kembali: Setelah semua benang dilepas, bersihkan kembali area luka dengan antiseptik.

Tips agar Tidak Sakit Saat Melepas Jahitan

  • Pastikan Luka Sudah Sembuh: Jangan terburu-buru melepas jahitan. Pastikan luka sudah benar-benar kering dan tepi luka sudah menyatu dengan baik.
  • Gunakan Alat Steril: Penggunaan alat steril sangat penting untuk mencegah infeksi dan rasa sakit akibat iritasi.
  • Tarik Perlahan: Lakukan dengan sabar dan hati-hati. Jangan terburu-buru saat menarik benang.
  • Jangan Menarik Simpul: Memotong benang dekat kulit akan menghindari tarikan yang menyakitkan saat simpul ditarik.

Perawatan Setelah Jahitan Dilepas

Setelah jahitan dilepas, penting untuk tetap menjaga kebersihan luka:

  • Bersihkan luka secara teratur dengan air bersih dan sabun lembut.
  • Oleskan salep antibiotik jika diresepkan oleh dokter.
  • Lindungi luka dengan perban steril jika perlu, terutama jika luka berada di area yang mudah terkena gesekan.

Luka mungkin terasa gatal atau sedikit kemerahan setelah jahitan dilepas. Ini adalah hal yang normal. Hindari menggaruk luka agar tidak terjadi iritasi atau infeksi.

Konsumsi makanan bergizi, terutama yang mengandung protein, untuk membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika setelah melepas jahitan muncul tanda-tanda infeksi, seperti:

  • Demam
  • Nyeri yang semakin parah
  • Kemerahan dan bengkak yang meluas
  • Keluarnya cairan atau nanah dari luka

Kesimpulan dan Rekomendasi

Melepas jahitan luka sebaiknya dilakukan oleh tenaga medis profesional untuk meminimalkan risiko komplikasi. Jika terpaksa dilakukan sendiri, pastikan untuk mengikuti prosedur yang benar dengan alat-alat steril dan berhati-hati. Jika ragu, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter. Anda juga bisa memanfaatkan fitur konsultasi dokter di Halodoc untuk mendapatkan saran medis yang tepat dan terpercaya. Download Halodoc sekarang juga!