Ad Placeholder Image

Cara Memakai Sunscreen yang Benar: Panduan Lengkap!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

Cara Memakai Sunscreen yang Benar: Panduan Lengkap!

Cara Memakai Sunscreen yang Benar: Panduan Lengkap!Cara Memakai Sunscreen yang Benar: Panduan Lengkap!

DAFTAR ISI


Tinggal di negara tropis seperti Indonesia berarti kita terpapar sinar matahari hampir sepanjang tahun. Meskipun sinar matahari pagi memiliki manfaat untuk sintesis vitamin D, paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan pada siang hari justru bisa menjadi musuh terbesar bagi kesehatan kulitmu. Sinar UV terbagi menjadi dua jenis utama yang menembus atmosfer bumi, yaitu UVA dan UVB. Sinar UVA mampu menembus lapisan kulit terdalam (dermis) dan menjadi penyebab utama penuaan dini (photoaging), kerutan, serta flek hitam. Sementara itu, sinar UVB berfokus pada lapisan luar kulit (epidermis) dan merupakan penyebab utama kulit terbakar (sunburn).

Paparan sinar UV yang terakumulasi tanpa perlindungan dari waktu ke waktu tidak hanya mengganggu penampilan estetika kulit, tetapi juga berisiko tinggi memicu mutasi DNA pada sel kulit. Kondisi ini merupakan faktor risiko utama terjadinya kanker kulit, seperti karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, hingga melanoma yang mematikan. Selain itu, paparan UV yang tidak terlindungi juga merusak skin barrier atau sawar kulit, menyebabkan kulit menjadi dehidrasi, kusam, lebih sensitif, dan rentan terhadap peradangan. Oleh karena itu, melindungi kulit bukanlah sekadar rutinitas kecantikan, melainkan langkah krusial dalam pencegahan medis dermatologis.

Sayangnya, masih banyak orang yang memiliki produk tabir surya tetapi tidak mendapatkan perlindungan maksimal karena keliru dalam pengaplikasiannya. Memilih produk dengan SPF (Sun Protection Factor) tinggi saja tidak cukup jika kuantitas dan metode pemakaiannya salah. Untuk memastikan kulitmu benar-benar terlindungi dari ancaman radiasi, sangat penting untuk memahami cara menggunakan sunscreen dengan takaran yang tepat, urutan yang benar dalam rutinitas perawatan kulit, serta frekuensi pengaplikasian ulangnya (reapply).

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk tabir surya yang aman dan direkomendasikan untuk melindungi kulitmu sehari-hari? Berikut ulasan lengkap beserta panduan cara pakainya!

Rekomendasi Sunscreen yang Ampuh Melindungi Kulit

Sebagai apoteker, saya merekomendasikan produk-produk tabir surya bebas hambatan (Over-The-Counter) berikut ini yang terbukti aman, efektif, dan telah diformulasikan sesuai dengan iklim serta kondisi kulit masyarakat Indonesia. Pastikan kamu memilih tekstur yang sesuai dengan jenis kulitmu.

1. Wardah UV Shield Essential Sunscreen Gel SPF 30 PA+++ 40 ml

Wardah UV Shield Essential Sunscreen Gel adalah tabir surya harian yang diformulasikan dengan Broad Spectrum Protection. Produk ini mengandung filter UV kimiawi (chemical sunscreen) yang bekerja dengan cara menyerap energi sinar UV dari matahari dan mengubahnya menjadi panas yang kemudian dilepaskan dari kulit. Selain filter UV, produk ini diperkaya dengan Vitamin E dan Pro-Vitamin B5 (Panthenol).

Kandungan Vitamin E bertindak sebagai antioksidan kuat yang melawan radikal bebas akibat paparan polusi dan sinar UV, sementara Pro-Vitamin B5 berfungsi menjaga kelembapan alami kulit, mencegah Transepidermal Water Loss (TEWL), dan menenangkan kulit kemerahan. Keunggulan utamanya adalah formulanya yang 0% alkohol, sehingga sangat aman bagi pemilik kulit kering maupun sensitif.

Dosis dan aturan pakai:

  • Gunakan sebanyak 2 ruas jari untuk area wajah dan leher.
  • Aplikasikan pada tahap terakhir rutinitas skincare pagi hari, sekitar 15-20 menit sebelum keluar rumah.

Produk ini termasuk golongan produk kosmetik/perawatan kulit bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Wardah UV Shield Essential Sunscreen Gel SPF 30 PA+++ 40 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Emina Sun Battle SPF 30 PA+++ 60 ml

Bagi para remaja atau pemula yang baru mulai menggunakan tabir surya, Emina Sun Battle SPF 30 PA+++ adalah pilihan yang sangat tepat. Produk ini merupakan chemical sunscreen yang memiliki tekstur sangat ringan, tidak lengket, dan tidak meninggalkan white cast (residu putih) pada wajah. Kandungan aktif tambahan dalam produk ini adalah ekstrak Aloe Vera (lidah buaya).

Cara kerja Aloe Vera dalam sediaan tabir surya adalah sebagai agen anti-inflamasi dan humektan. Ini memberikan efek soothing (menenangkan) secara instan pada kulit yang mulai terasa panas saat terpapar matahari. SPF 30 memberikan perlindungan memadai terhadap sekitar 97% sinar UVB, sedangkan PA+++ menandakan perlindungan yang kuat terhadap sinar UVA.

Dosis dan aturan pakai:

  • Keluarkan produk sepanjang 2 jari tangan penuh.
  • Ratakan ke seluruh wajah dan leher, pijat perlahan hingga meresap sempurna.

Produk ini termasuk golongan produk kosmetik/perawatan kulit bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Emina Sun Battle SPF 30 PA+++ 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Pentingnya Reapply (Mengaplikasikan Ulang) Sunscreen
  1. Sunscreen akan luntur karena keringat, produksi sebum (minyak alami wajah), atau gesekan dengan masker/tangan.
  2. Kekuatan perlindungan filter UV akan menurun setelah 2 jam terpapar sinar matahari langsung.
  3. Wajib melakukan reapply setiap 2-3 jam sekali, baik di luar ruangan maupun jika kamu duduk di dekat jendela kaca di dalam ruangan.

3. Azarine Hydrasoothe Sunscreen Gel SPF 45 PA++++ 50 ml

Azarine Hydrasoothe Sunscreen Gel adalah fenomena di kalangan pemilik kulit berminyak dan acne-prone (rentan berjerawat). Tabir surya organik (kimia) ini berbentuk gel berbasis air yang diformulasikan tanpa alkohol, tanpa silikon, tanpa minyak, dan tanpa parfum. Kandungan utamanya meliputi propolis, aloe vera, green tea, dan buah delima (pomegranate).

Secara farmakologis pada perawatan kulit, ekstrak green tea mengandung EGCG yang berfungsi mengontrol produksi sebum berlebih. Propolis bertindak sebagai antibakteri alami yang menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat (C. acnes). Dengan proteksi SPF 45 PA++++, produk ini menawarkan pelindungan tingkat tinggi dari bahaya radiasi tanpa menyumbat pori-pori (non-comedogenic).

Dosis dan aturan pakai:

  • Gunakan takaran 2 jari dan usapkan secara merata ke seluruh wajah dan leher.
  • Dapat digunakan sebagai pelembap ganda (moisturizer sekaligus tabir surya) karena hidrasinya yang tinggi.

Produk ini termasuk golongan produk kosmetik/perawatan kulit bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Azarine Hydrasoothe Sunscreen Gel SPF 45 PA++++ 50 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Somethinc Holyshield! UV Watery Sunscreen Gel SPF 50+ PA++++ 50 g

Somethinc Holyshield! UV Watery Sunscreen Gel menggunakan teknologi inovatif berupa encapsulated UV filter. Teknologi enkapsulasi ini membuat agen pelindung UV bekerja lebih stabil dan memberikan proteksi yang lebih seragam pada permukaan kulit tanpa menyerap terlalu dalam, sehingga meminimalkan risiko iritasi. Produk ini juga diperkaya dengan Snow Mushroom (Tremella fuciformis).

Snow Mushroom secara klinis diketahui memiliki kemampuan mengikat air menyerupai Hyaluronic Acid, yang secara intensif menghidrasi kulit dan memberikan sensasi dingin (cooling sensation). Dengan SPF 50+ dan PA++++, produk ini memberikan perlindungan maksimal dari spektrum sinar matahari yang luas, cocok untuk aktivitas outdoor maupun penggunaan di depan layar gawai (blue light).

Dosis dan aturan pakai:

  • Aplikasikan produk sebanyak 2 jari tangan pada kulit yang bersih.
  • Tunggu hingga produk mengering dan membentuk film pelindung (sekitar 10 menit) sebelum mengaplikasikan riasan wajah.

Produk ini termasuk golongan produk kosmetik/perawatan kulit bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Somethinc Holyshield! UV Watery Sunscreen Gel SPF 50+ PA++++ 50 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Nivea Sun Protect & Moisture SPF 50 100 ml

Perlindungan kulit tidak boleh hanya berhenti pada area wajah saja. Kulit tubuh (tangan, kaki, leher belakang) juga berisiko mengalami kerusakan akibat UV. Nivea Sun Protect & Moisture dirancang khusus untuk kulit tubuh dengan formula water resistant (tahan air). Produk ini merupakan kombinasi pelindung UV dan kandungan pelembap intensif dari Vitamin E murni.

Formulanya bekerja ganda: filter organiknya memantulkan dan menyerap radiasi UV agar tidak merusak DNA sel kulit epidermis, sementara bahan pelembapnya mencegah kulit menjadi bersisik dan mengelupas akibat sengatan matahari. Karena sifatnya yang tahan air, produk ini sangat direkomendasikan untuk aktivitas fisik berat, berenang, atau liburan ke pantai.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aplikasikan secara merata ke seluruh bagian tubuh yang tidak tertutup pakaian.
  • Dosis standar untuk seluruh tubuh dewasa adalah sekitar 30 ml (setara 1 gelas sloki penuh).
  • Aplikasikan ulang setelah berenang, berkeringat deras, atau mengeringkan tubuh dengan handuk.

Produk ini termasuk golongan produk kosmetik/perawatan kulit bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Nivea Sun Protect & Moisture SPF 50 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Langkah dan Cara Memakai Sunscreen yang Tepat

1. Pastikan Kulit Bersih dan Lembap

Sebelum menggunakan tabir surya, pastikan wajah sudah dibersihkan dengan facial wash. Gunakan toner, serum (terutama yang mengandung Vitamin C untuk memperkuat kerja sunscreen), dan pelembap. Tabir surya harus menjadi langkah paling akhir dari rutinitas skincare pagi kamu.

2. Terapkan Aturan “Dua Jari”

Dosis dermatologis yang disarankan untuk wajah dan leher adalah 2 miligram per sentimeter persegi kulit. Cara paling mudah mengukurnya adalah dengan memencet produk memanjang di atas jari telunjuk dan jari tengah. Jangan kurangi takaran ini, karena pengurangan dosis akan menurunkan efektivitas SPF secara drastis (misal: memaki setengah dosis SPF 50 bukan berarti kamu mendapat SPF 25, melainkan bisa turun hingga SPF 5-10 saja).

3. Beri Jeda Waktu Sebelum Beraktivitas

Berbeda dengan tabir surya fisik (physical sunscreen) yang langsung bekerja, jenis chemical sunscreen membutuhkan waktu untuk menyerap dan berikatan dengan lapisan stratum korneum kulit. Beri waktu jeda sekitar 15 hingga 20 menit setelah aplikasi sebelum kamu benar-benar terpapar sinar matahari langsung.

Studi Mengenai Penggunaan Sunscreen

Journal of Clinical Oncology menerbitkan sebuah studi longitudinal yang menjelaskan bahwa penggunaan tabir surya spektrum luas setiap hari secara signifikan menurunkan risiko karsinoma sel skuamosa hingga 40% dan mengurangi insiden melanoma hingga 50%.

Studi ini menegaskan bahwa tabir surya bukanlah sekadar produk kosmetik, melainkan garis pertahanan medis pertama melawan kanker kulit. Selain itu, penelitian dari para ahli dermatologi menyimpulkan bahwa penggunaan tabir surya secara konsisten tidak hanya mencegah, tetapi juga membantu proses penyembuhan alami kulit dan membalikkan sebagian tanda-tanda penuaan dini (photoaging).

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit (Dermatolog) via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit (Dermatolog) terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Kesehatan kulit adalah investasi jangka panjang. Jika wajahmu mengalami sunburn yang parah, kulit melepuh, atau muncul tahi lalat dengan bentuk asimetris dan warna yang berubah, jangan ragu untuk segera mencari penanganan medis.

Kamu bisa mendapatkan produk-produk tabir surya serta obat-obatan pendukung di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter kulit terkait masalah hiperpigmentasi atau kondisi kulit lainnya melalui Halodoc.

Referensi:
American Academy of Dermatology Association. Diakses pada 2024. Sunscreen FAQs.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Radiation: Ultraviolet (UV) radiation and skin cancer.
Skin Cancer Foundation. Diakses pada 2024. All About Sunscreen.
Journal of Clinical Oncology. Diakses pada 2024. Reduced Melanoma After Regular Sunscreen Use.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2024. The science of sunscreen.

FAQ

1. Apakah perlu menggunakan sunscreen jika cuaca mendung atau berada di dalam ruangan?

Ya, sangat perlu. Sinar UVA yang menyebabkan penuaan dini dan risiko kanker kulit mampu menembus awan tebal dan bahkan kaca jendela. Oleh karena itu, penggunaan tabir surya tetap wajib dilakukan meskipun langit mendung atau kamu hanya bekerja di dalam kantor/kamar.

2. Berapa kali saya harus mengaplikasikan ulang (reapply) sunscreen dalam sehari?

Pedoman medis menyarankan untuk mengaplikasikan ulang setiap 2 jam sekali jika kamu berada di luar ruangan secara aktif, berkeringat, atau berenang. Jika kamu berada di dalam ruangan, reapply dapat dilakukan setiap 3-4 jam sekali untuk mempertahankan efektivitas perlindungannya.

3. Apakah kulit berminyak dan berjerawat boleh memakai sunscreen?

Tentu saja boleh dan wajib. Paparan sinar UV justru dapat memperparah peradangan pada jerawat dan menyebabkan bekas jerawat menjadi hitam permanen (Hiperpigmentasi Pasca Inflamasi). Kuncinya adalah memilih produk berlabel oil-free, non-comedogenic, atau bertekstur gel air seperti rekomendasi di atas agar tidak menyumbat pori-pori.

4. Apa bedanya Chemical Sunscreen dan Physical Sunscreen?

Chemical sunscreen bekerja menyerap ke dalam kulit, mengubah sinar UV menjadi panas, dan melepaskannya; teksturnya lebih ringan dan tidak meninggalkan residu putih. Sementara Physical sunscreen (mengandung Zinc Oxide atau Titanium Dioxide) bekerja seperti tameng di atas kulit untuk memantulkan sinar UV; teksturnya sedikit lebih tebal dan sangat direkomendasikan untuk kulit sangat sensitif, bayi, atau ibu hamil.