Ad Placeholder Image

Cara Membuat Jamu Temulawak Sendiri, Praktis Berkhasiat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   06 April 2026

Cara Membuat Jamu Temulawak Sehat dan Mudah di Rumah

Cara Membuat Jamu Temulawak Sendiri, Praktis BerkhasiatCara Membuat Jamu Temulawak Sendiri, Praktis Berkhasiat

Cara Membuat Jamu Temulawak di Rumah untuk Kesehatan Optimal

Jamu temulawak merupakan minuman herbal tradisional Indonesia yang dikenal luas akan khasiatnya. Membuat jamu temulawak sendiri di rumah cukup mudah, sehat, dan berkhasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta nafsu makan. Konsumsi rutin jamu temulawak dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat untuk menjaga fungsi hati dan sistem imun. Artikel ini akan menjelaskan secara rinci cara membuat jamu temulawak, mulai dari resep sederhana hingga variasi dengan campuran rimpang lain.

Manfaat Kesehatan dari Temulawak

Temulawak, atau *Curcuma xanthorrhiza*, adalah tanaman rimpang yang kaya akan senyawa aktif, terutama kurkuminoid. Senyawa ini berperan penting dalam memberikan berbagai manfaat kesehatan. Beberapa manfaat utama temulawak meliputi:

  • Meningkatkan fungsi hati atau liver, membantu proses detoksifikasi tubuh.
  • Menstimulasi nafsu makan, yang sangat bermanfaat bagi individu yang kesulitan makan.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh (imunitas), membantu tubuh melawan infeksi.
  • Memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

Konsumsi jamu temulawak secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Resep 1: Cara Membuat Jamu Temulawak Sederhana (Original)

Resep ini berfokus pada cita rasa asli temulawak yang khas dan segar. Metode pembuatannya mudah diikuti bahkan bagi pemula.

Bahan-bahan:

  • 2-3 ruas besar temulawak segar.
  • 500-800 ml air bersih.
  • Gula aren atau gula merah secukupnya, atau bisa diganti dengan madu sebagai pemanis alami.
  • Sedikit asam jawa (opsional, untuk memberikan sentuhan rasa segar).

Langkah-langkah Pembuatan:

  • Cuci bersih temulawak di bawah air mengalir. Kupas kulitnya jika diinginkan, atau biarkan kulitnya jika sudah dicuci sangat bersih.
  • Iris tipis temulawak atau memarkan (geprek) hingga sedikit hancur agar sarinya lebih mudah keluar saat direbus.
  • Rebus air dalam panci hingga mendidih.
  • Masukkan irisan atau geprekan temulawak ke dalam air mendidih.
  • Kecilkan api dan rebus dengan api kecil selama 15-20 menit. Pastikan airnya berkurang hingga sekitar setengahnya.
  • Tambahkan gula aren atau gula merah dan sedikit asam jawa jika menggunakan. Aduk rata hingga gula larut.
  • Angkat panci dan saring jamu untuk memisahkan ampas temulawak.
  • Jamu temulawak sederhana siap disajikan hangat atau didinginkan terlebih dahulu.

Resep 2: Cara Membuat Jamu Temulawak Kunyit (Daya Tahan Tubuh)

Kombinasi temulawak dan kunyit dikenal sangat baik untuk kesehatan hati dan sistem imunitas. Penambahan jahe dan serai juga akan memberikan efek hangat serta aroma yang menyegarkan.

Bahan-bahan:

  • 2 ruas temulawak, iris tipis.
  • 2 ruas kunyit, iris tipis.
  • 1 ruas jahe, memarkan (geprek), opsional untuk memberikan rasa hangat.
  • 1 liter air bersih.
  • Gula merah atau madu secukupnya sesuai selera.
  • 1 batang serai, memarkan (geprek).

Langkah-langkah Pembuatan:

  • Siapkan panci dan rebus air hingga mendidih.
  • Masukkan semua bahan rimpang yang sudah disiapkan (temulawak, kunyit, jahe, dan serai) ke dalam air mendidih.
  • Masak semua bahan dengan api sedang hingga mendidih kembali dan air berubah warna menjadi kuning pekat. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 15-20 menit.
  • Setelah itu, tambahkan gula merah atau madu sesuai selera untuk mendapatkan rasa manis yang diinginkan. Aduk hingga larut.
  • Angkat panci dan saring jamu untuk memisahkan ampas rimpang.
  • Jamu temulawak kunyit siap diminum hangat.

Tips Membuat dan Menyimpan Jamu Temulawak

Untuk mendapatkan hasil terbaik dan menjaga kualitas jamu temulawak, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Penyimpanan: Jamu temulawak yang sudah jadi dapat disimpan dalam botol kaca tertutup rapat di dalam kulkas. Jamu ini dapat bertahan selama 3-5 hari.
  • Dosis: Konsumsi jamu temulawak 1-2 kali sehari untuk mendapatkan manfaat optimal bagi kesehatan tubuh.
  • Penguat Rasa dan Aroma: Untuk aroma yang lebih enak dan kompleks, dapat ditambahkan bahan-bahan alami lain seperti sepotong kayu manis, beberapa lembar daun pandan, atau daun salam saat merebus rimpang.
  • Rasa Lebih Ringan: Jika menginginkan rasa jamu yang tidak terlalu kuat atau pekat, dapat digunakan air yang sedikit lebih banyak saat merebus. Penambahan madu juga dapat membantu menyeimbangkan rasa pahit alami temulawak.
  • Kebersihan Bahan: Selalu pastikan semua bahan rimpang dicuci bersih sebelum diolah untuk menghilangkan kotoran dan residu tanah.

Konsultasi Kesehatan di Halodoc

Membuat dan mengonsumsi jamu temulawak adalah salah satu cara alami untuk mendukung kesehatan. Namun, penting untuk diingat bahwa minuman herbal tidak dimaksudkan sebagai pengganti pengobatan medis. Untuk informasi lebih lanjut mengenai manfaat herbal, interaksi dengan obat-obatan, atau kondisi kesehatan tertentu, sangat disarankan untuk berbicara dengan profesional medis. Aplikasi Halodoc menyediakan fitur konsultasi dengan dokter dan ahli gizi yang dapat memberikan saran medis yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan individu.