Ad Placeholder Image

Cara Menaikkan BB Bayi? Ini Tips Ampuh dan Mudah!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Februari 2026

Cara Menaikkan BB Bayi? Tips Ampuh & Efektif!

Cara Menaikkan BB Bayi? Ini Tips Ampuh dan Mudah!Cara Menaikkan BB Bayi? Ini Tips Ampuh dan Mudah!

Cara Menaikkan BB Bayi: Panduan Lengkap untuk Orang Tua

Berat badan bayi yang ideal adalah salah satu indikator penting tumbuh kembangnya. Jika berat badan bayi tidak sesuai dengan usianya, tentu orang tua akan merasa khawatir. Ada berbagai cara menaikkan BB bayi yang bisa dilakukan, mulai dari meningkatkan frekuensi menyusui hingga memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) yang tepat.

Artikel ini akan membahas secara detail cara menaikkan BB bayi berdasarkan usianya, serta tips tambahan yang bisa membantu orang tua.

Cara Menaikkan BB Bayi 0-6 Bulan (ASI Eksklusif)

Pada usia 0-6 bulan, bayi hanya mendapatkan ASI eksklusif. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menaikkan BB bayi:

  • Tingkatkan Frekuensi Menyusui: Susui bayi sesering mungkin, setidaknya setiap 2-3 jam sekali atau sesuai dengan permintaannya (on demand).
  • Pastikan Hindmilk Tercukupi: Hindmilk adalah ASI yang keluar di akhir sesi menyusui dan mengandung lebih banyak lemak. Pastikan bayi mengosongkan satu payudara sebelum pindah ke payudara lainnya.
  • Perbaiki Posisi Perlekatan: Perlekatan yang benar membantu bayi menyusu lebih efektif. Jika mengalami kesulitan, konsultasikan dengan konselor laktasi.
  • Skin-to-Skin: Lakukan kontak kulit ke kulit dengan bayi untuk merangsang nafsu makannya dan meningkatkan produksi ASI.

Memastikan bayi mendapatkan cukup ASI adalah kunci utama dalam menaikkan berat badannya pada usia ini.

Cara Menaikkan BB Bayi di Atas 6 Bulan (MPASI)

Setelah bayi berusia 6 bulan, ia sudah mulai membutuhkan MPASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Berikut adalah beberapa cara menaikkan BB bayi melalui MPASI:

  • Tambahkan Lemak Sehat: Tambahkan minyak zaitun, minyak kelapa, keju, yoghurt, mentega, atau santan ke dalam menu MPASI untuk meningkatkan asupan kalori.
  • MPASI Padat Nutrisi: Berikan makanan yang kaya protein hewani (daging, ayam, ikan, telur) dan energi (karbohidrat).
  • Camilan Bergizi: Berikan camilan berkalori tinggi seperti alpukat, pisang, atau bubur susu di antara waktu makan utama.
  • Kurangi Distraksi: Pastikan bayi fokus makan dan tidak terganggu oleh mainan atau televisi agar asupannya maksimal.

Variasi makanan dan cara penyajian yang menarik juga dapat membantu meningkatkan nafsu makan bayi.

Tips Tambahan untuk Menaikkan BB Bayi

Selain cara-cara di atas, ada beberapa tips tambahan yang bisa dicoba:

  • Pantau Berat Badan: Timbang berat badan bayi secara berkala di Posyandu atau dokter anak untuk memantau perkembangannya.
  • Istirahat Cukup: Pastikan bayi mendapatkan istirahat yang cukup karena tidur membantu pertumbuhan.
  • Konsultasi Dokter: Jika BB bayi tetap sulit naik, konsultasikan dengan dokter untuk memastikan tidak ada masalah medis seperti tongue-tie atau gangguan penyerapan nutrisi.

Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi anak dapat memberikan solusi yang lebih personal dan sesuai dengan kondisi bayi.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika berat badan bayi tidak naik secara signifikan setelah mencoba berbagai cara, atau jika terdapat tanda-tanda lain seperti:

  • Bayi tampak lemas dan kurang aktif
  • Bayi menolak untuk menyusu atau makan
  • Terdapat masalah pencernaan seperti diare atau sembelit yang berkepanjangan

Segera konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Menaikkan BB bayi membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Dengan memberikan ASI atau MPASI yang berkualitas, serta menerapkan tips-tips di atas, diharapkan berat badan bayi dapat meningkat secara optimal. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak di Halodoc jika memiliki kekhawatiran tentang tumbuh kembang bayi. Dokter di Halodoc siap memberikan saran dan solusi terbaik untuk kesehatan buah hati.