Ad Placeholder Image

Cara Mengatasi Diare dengan Cepat dan Efektif

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   24 Februari 2026

Cara Mengatasi Diare dengan Cepat & Ampuh

Cara Mengatasi Diare dengan Cepat dan EfektifCara Mengatasi Diare dengan Cepat dan Efektif

Apa Itu Diare?

Diare adalah kondisi ketika frekuensi buang air besar meningkat, dengan tinja yang lebih encer atau bahkan cair. Kondisi ini umumnya berlangsung beberapa hari dan biasanya sembuh dengan sendirinya. Namun, diare dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga penting untuk segera diatasi.

Cara Mengatasi Diare dengan Cepat

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi diare dengan cepat:

  • Rehidrasi: Mengganti cairan tubuh yang hilang akibat diare adalah kunci utama.
  • Pola Makan BRAT: Konsumsi makanan yang mudah dicerna dan membantu memadatkan tinja.
  • Hindari Pemicu: Menghindari makanan dan minuman yang dapat memperburuk diare.

Rehidrasi: Cara Mengatasi Diare yang Utama

Dehidrasi adalah komplikasi serius dari diare. Oleh karena itu, rehidrasi adalah langkah pertama dan terpenting dalam mengatasi diare. Berikut adalah beberapa cara untuk mengganti cairan yang hilang:

  • Air Putih: Minumlah air putih dalam jumlah banyak, sekitar 8-12 gelas sehari atau 2-3 liter.
  • Oralit: Oralit adalah larutan rehidrasi oral yang mengandung campuran air, gula, dan garam. Larutan ini membantu mengganti elektrolit yang hilang akibat diare. Oralit dapat dibeli di apotek atau dibuat sendiri di rumah.
  • Cairan Lain: Jus buah (hindari jus asam), kaldu bening, atau minuman isotonik juga dapat membantu mengganti cairan dan elektrolit yang hilang.

Pola Makan BRAT untuk Mengatasi Diare

Pola makan BRAT (Banana, Rice, Applesauce, Toast) adalah pola makan yang direkomendasikan saat diare. Makanan-makanan ini mudah dicerna dan membantu memadatkan tinja:

  • Pisang: Pisang mengandung kalium yang membantu mengganti elektrolit yang hilang.
  • Nasi Putih: Nasi putih mudah dicerna dan membantu menyerap cairan di usus.
  • Saus Apel: Saus apel mengandung pektin, serat larut yang dapat membantu memadatkan tinja.
  • Roti Tawar: Roti tawar mudah dicerna dan membantu menyerap cairan.

Selain makanan BRAT, konsumsi juga makanan lunak lain seperti bubur atau sup.

Hindari Pemicu Diare

Selama diare, hindari makanan dan minuman yang dapat memperburuk kondisi:

  • Makanan pedas, berlemak, tinggi serat, dan berminyak.
  • Produk susu (terutama jika memiliki intoleransi laktosa).
  • Minuman bersoda, kafein, dan alkohol.

Probiotik dan Obat-obatan

Probiotik dapat membantu mengembalikan keseimbangan bakteri baik di usus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi probiotik, seperti Lactobacillus, dapat memperpendek durasi diare.

Obat-obatan seperti attapulgite (misalnya, New Diatabs) dapat membantu menyerap racun dan memadatkan tinja. Tablet zinc sering direkomendasikan untuk anak-anak dan diberikan selama 10 hari berturut-turut.

Catatan: Konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi obat-obatan apa pun.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika diare disertai dengan gejala berikut:

  • Demam tinggi.
  • Sakit perut parah.
  • Tanda-tanda dehidrasi berat (jarang buang air kecil, mata cekung, sangat lemas).
  • Adanya darah atau lendir dalam tinja.

Kesimpulan

Mengatasi diare dengan cepat melibatkan rehidrasi yang cukup, konsumsi makanan yang tepat (pola makan BRAT), dan menghindari pemicu. Jika gejala diare tidak membaik atau disertai dengan gejala yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.