
Cara Mengatasi Sakit Mata Karena Las: Pertolongan Pertama dan Pencegahan
Cara mengatasi sakit mata karena las dapat dilakukan dengan pertolongan pertama yang tepat dan langkah pencegahan untuk mencegah cedera berulang pada mata.

DAFTAR ISI
Pernahkah kamu merasakan sensasi seperti ada pasir di dalam mata setelah melakukan pekerjaan las? Kondisi ini dalam dunia medis dikenal sebagai photokeratitis atau sering disebut “welder’s flash”. Masalah ini terjadi akibat paparan sinar ultraviolet (UV) yang sangat kuat dari busur las yang membakar lapisan permukaan kornea dan konjungtiva mata. Gejalanya bisa sangat menyiksa, mulai dari mata merah, perih, terus-menerus berair, hingga sensitivitas berlebih terhadap cahaya.
Penting bagi siapa pun yang bekerja dengan alat las listrik untuk memahami bahwa kerusakan ini tidak selalu muncul seketika. Biasanya, gejala baru akan terasa beberapa jam setelah terpapar. Jika tidak segera ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri hebat yang mengganggu aktivitas sehari-hari dan meningkatkan risiko infeksi sekunder pada mata. Penanganan yang cepat dan tepat sangat krusial untuk mempercepat proses pemulihan jaringan kornea yang terdampak.
Untuk meredakan keluhan tersebut, penggunaan obat tetes mata atau salep mata tertentu dapat membantu meringankan gejala dan melindungi mata selama proses penyembuhan. Kamu bisa dengan mudah beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk kesehatan mata yang berkualitas tanpa harus keluar rumah saat mata sedang tidak nyaman.
Nah, mau tahu apa saja pilihan obat mata untuk mengatasi efek las listrik? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Obat Sakit Mata Las yang Ampuh
Berikut adalah beberapa produk kesehatan mata, mulai dari cairan pembersih hingga obat tetes mata medis yang dapat membantu mengatasi keluhan akibat las listrik:
1. Insto Dry Eye 7.5 ml
Insto Dry Eye mengandung zat aktif Hidroksipropil metilselulosa yang berfungsi sebagai pelumas mata atau air mata buatan. Saat mata terkena las, permukaan kornea cenderung menjadi kering dan meradang. Obat ini bekerja dengan cara membentuk lapisan pelindung di atas permukaan mata, memberikan kelembapan ekstra, dan mengurangi gesekan antara kelopak mata dengan kornea yang sedang terluka.
Manfaat utamanya adalah meredakan gejala mata kering dan iritasi ringan akibat paparan lingkungan, termasuk debu dan sinar las. Cairan ini membantu menenangkan sensasi mengganjal seperti berpasir pada mata.
Dosis dan aturan pakai:
- Gunakan 1-2 tetes pada setiap mata yang sakit.
- Dapat digunakan 3 kali sehari atau sesuai dengan kebutuhan saat mata terasa kering.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan pastikan ujung botol tidak menyentuh permukaan benda lain agar tetap steril.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Insto Dry Eye 7.5 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Rohto Eye Flush 150 ml
Rohto Eye Flush adalah cairan pembersih mata yang diformulasikan untuk membilas kotoran atau benda asing yang masuk ke dalam mata. Setelah melakukan pekerjaan las, sering kali partikel mikro atau debu logam menempel di sekitar mata. Produk ini membantu membersihkan sisa-sisa polutan tersebut serta memberikan efek sejuk dan menyegarkan pada mata yang lelah.
Manfaatnya meliputi membersihkan mata, mengurangi iritasi akibat paparan debu, asap, dan sinar las, serta membantu mengembalikan kesegaran mata setelah seharian bekerja.
Dosis dan aturan pakai:
- Tuangkan cairan ke dalam mangkuk cuci mata (eye bath) yang tersedia hingga garis batas.
- Tempelkan mangkuk ke mata dengan posisi menunduk, lalu dongakkan kepala sambil mengedipkan mata berulang kali selama 30 detik.
- Gunakan sesuai kebutuhan saat mata terasa kotor atau perih.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Pastikan mangkuk cuci mata dalam keadaan bersih sebelum dan sesudah digunakan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Rohto Eye Flush 150 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Pencegahan Sakit Mata Las
- Selalu gunakan helm las otomatis (auto-darkening helmet) dengan grade perlindungan UV yang sesuai.
- Gunakan kacamata pelindung (safety glasses) tambahan di bawah helm las untuk mencegah partikel masuk.
- Pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk mengurangi paparan asap las ke mata.
3. Rohto V-Extra 7 ml
Rohto V-Extra mengandung kombinasi Naphazoline HCl untuk mengatasi mata merah dan Macrogol 400 sebagai pelumas. Produk ini sangat efektif untuk meredakan kemerahan pada mata akibat iritasi yang disebabkan oleh paparan cahaya terang saat mengelas. Selain itu, kandungan pelumasnya membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat mata kering.
Manfaat produk ini adalah memberikan perlindungan ganda: meredakan mata merah dengan cepat sekaligus memberikan kelembapan ekstra bagi mata yang teriritasi.
Dosis dan aturan pakai:
- Teteskan 1-2 tetes pada mata yang mengalami iritasi.
- Gunakan 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan jangan digunakan secara jangka panjang tanpa anjuran medis.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Rohto V-Extra 7 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Braito Original 0.5 ml 5 Botol
Braito Original mengandung Tetrahidrozolin HCl, sebuah zat dekongestan yang bekerja dengan cara mengecilkan pembuluh darah yang melebar di area mata. Hal ini sangat membantu dalam mengurangi tampilan mata merah yang parah setelah terkena sinar las listrik. Produk ini hadir dalam kemasan botol kecil sekali pakai yang sangat praktis dan higienis.
Manfaat utamanya adalah mengatasi iritasi mata ringan, meredakan kemerahan, dan mengurangi rasa gatal atau perih akibat asap dan panas dari mesin las.
Dosis dan aturan pakai:
- Teteskan 1-2 tetes pada mata yang bermasalah.
- Gunakan 2-3 kali sehari atau sesuai arahan pada label kemasan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Buang sisa cairan jika wadah sekali pakai sudah dibuka lebih dari 24 jam.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Braito Original 0.5 ml di Toko Kesehatan Halodoc
5. Cendo Xitrol Tetes Mata 5 ml
Cendo Xitrol adalah obat tetes mata kombinasi yang mengandung Dexamethasone (steroid), Neomycin Sulfate, dan Polymyxin B Sulfate (antibiotik). Obat ini bekerja dengan cara menekan reaksi peradangan yang hebat sekaligus mencegah infeksi bakteri pada kornea yang terluka akibat luka bakar sinar UV (welder’s flash).
Manfaat produk ini adalah untuk mengatasi kondisi peradangan pada mata yang disertai risiko infeksi bakteri yang sensitif terhadap antibiotik di dalamnya. Produk ini biasanya direkomendasikan jika iritasi mata sudah cukup parah.
Dosis dan aturan pakai:
- Biasanya 1-2 tetes setiap 4-6 jam sekali, atau sesuai instruksi dokter.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Cendo Xitrol Tetes Mata 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc
6. Erlamycetin Salep Mata 3.5 g
Erlamycetin mengandung Chloramphenicol, sebuah antibiotik spektrum luas. Berbeda dengan tetes mata, bentuk salep memberikan durasi kontak yang lebih lama dengan permukaan mata, sehingga sangat efektif jika digunakan sebelum tidur. Salep ini membantu mencegah pertumbuhan bakteri pada kornea yang sedang mengalami luka bakar akibat sinar las.
Manfaat utamanya adalah untuk mengobati infeksi bakteri pada mata seperti konjungtivitis atau keratitis yang dapat muncul sebagai komplikasi dari iritasi mata akibat las.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan salep secukupnya pada bagian dalam kelopak mata bawah yang sakit.
- Gunakan 3-4 kali sehari atau sesuai anjuran dokter.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Erlamycetin Salep Mata 3.5 g di Toko Kesehatan Halodoc
Langkah Pertolongan Pertama Mata Terkena Las
Selain menggunakan bantuan medis di atas, ada beberapa langkah mandiri yang bisa kamu lakukan di rumah untuk meredakan nyeri mata akibat las listrik:
1. Kompres Dingin
Gunakan kain bersih yang telah dibasahi dengan air dingin, lalu letakkan di atas kelopak mata yang tertutup selama 10-15 menit. Suhu dingin dapat membantu menyempitkan pembuluh darah yang meradang dan mengurangi rasa nyeri serta pembengkakan pada kelopak mata.
2. Istirahatkan Mata di Ruang Gelap
Mata yang terkena photokeratitis akan sangat sensitif terhadap cahaya (fotofobia). Matikan lampu ruangan atau gunakan kacamata hitam yang gelap meskipun berada di dalam ruangan. Hindari menatap layar ponsel atau televisi untuk sementara waktu agar proses regenerasi kornea tidak terganggu.
3. Jangan Menggosok Mata
Meski terasa sangat gatal atau mengganjal, jangan sekali-kali menggosok mata. Menggosok mata saat kornea sedang luka dapat menyebabkan abrasi kornea yang lebih parah dan meningkatkan risiko luka permanen atau infeksi yang lebih serius.
Studi Mengenai Photokeratitis dan Las Listrik
The Lancet menerbitkan ulasan yang menjelaskan bahwa paparan radiasi optik dari busur las tanpa pelindung yang memadai dapat menyebabkan kerusakan akut pada sel-sel epitel kornea dalam hitungan detik. Radiasi UV-C dan UV-B adalah penyebab utama timbulnya nyeri hebat beberapa jam setelah terpapar.
Studi ini menegaskan bahwa penggunaan pelindung mata dengan filter yang sesuai standar keselamatan kerja adalah satu-satunya cara paling efektif untuk mencegah kerusakan okular permanen bagi para pekerja las. Penanganan awal dengan pelumas mata terbukti mempercepat proses re-epitelisasi jaringan mata yang rusak.
Jika nyeri mata akibat las tidak kunjung membaik dalam 24 jam atau jika kamu mengalami penurunan tajam penglihatan secara tiba-tiba, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Penanganan dini dari dokter spesialis mata sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut seperti ulkus kornea.
Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran medis yang akurat.
Punya Keluhan Mata Perih Akibat Las tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan setelah mengelas, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Photokeratitis: Symptoms and Causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Welder’s Flash (Arc Eye).
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2026. What Is Photokeratitis?
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pentingnya Alat Pelindung Diri Saat Bekerja.
FAQ
1. Berapa lama mata sakit akibat las listrik akan sembuh?
Umumnya, kondisi photokeratitis atau mata terkena las akan membaik dalam waktu 24 hingga 48 jam jika ditangani dengan benar dan mata diistirahatkan dari paparan cahaya terang.
2. Bolehkah menggunakan air sirih untuk mengobati mata las?
Tidak disarankan. Air rebusan sirih tidak terjamin sterilitasnya dan dapat menyebabkan iritasi kimiawi tambahan atau infeksi bakteri yang lebih parah pada kornea yang sedang terluka.
3. Apakah sakit mata karena las bisa menyebabkan buta?
Meskipun jarang menyebabkan kebutaan permanen secara langsung, iritasi parah yang tidak diobati dapat memicu infeksi atau ulkus kornea yang berpotensi merusak penglihatan secara permanen.
4. Kenapa mata terasa berpasir setelah mengelas?
Sensasi berpasir tersebut disebabkan oleh sel-sel mati pada permukaan kornea yang terkelupas akibat luka bakar sinar UV, yang kemudian bergesekan dengan kelopak mata setiap kali kamu berkedip.


