Ad Placeholder Image

Cara Mengobati Mata Juling Sebelah Secara Alami di Rumah

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   25 Mei 2026

Cara Mengobati Mata Juling Sebelah Alami, Coba Ini!

Cara Mengobati Mata Juling Sebelah Secara Alami di RumahCara Mengobati Mata Juling Sebelah Secara Alami di Rumah

Mata Juling (Strabismus): Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Mata juling atau strabismus adalah kondisi ketika posisi kedua mata tidak sejajar, sehingga masing-masing mata melihat ke arah yang berbeda secara bersamaan. Gangguan ini dapat memengaruhi persepsi kedalaman objek dan jika tidak ditangani segera, berisiko menyebabkan penurunan kualitas penglihatan secara permanen.

Apa Itu Mata Juling?

Mata juling atau strabismus adalah kelainan pada penglihatan di mana otot-otot mata tidak bekerja secara sinkron, sehingga kedua mata tidak fokus pada satu titik yang sama. Kondisi ini menyebabkan salah satu mata mungkin melihat lurus ke depan, sementara mata lainnya melihat ke arah dalam, luar, atas, atau bawah.

Kondisi ini sering kali terjadi pada anak-anak, namun juga dapat dialami oleh orang dewasa akibat kondisi medis tertentu atau trauma. Mata juling mengganggu kerja otak dalam menggabungkan gambar dari kedua mata menjadi satu gambaran tiga dimensi yang utuh.

Jika kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan, otak mungkin mulai mengabaikan sinyal visual dari mata yang lebih lemah. Hal ini berpotensi menyebabkan kondisi yang disebut ambliopia atau mata malas, di mana penglihatan pada satu mata menjadi sangat menurun secara permanen.

Gejala Mata Juling

Gejala mata juling dapat muncul secara terus-menerus atau hilang timbul, terutama saat seseorang sedang kelelahan, sakit, atau membaca objek dalam jarak dekat. Tanda yang paling terlihat adalah ketidaksejajaran posisi bola mata yang tidak bergerak secara bersamaan ke arah yang dituju.

Beberapa gejala umum yang sering menyertai kondisi strabismus meliputi:

  • Penglihatan ganda (diplopia) karena otak menerima dua bayangan berbeda.
  • Penurunan persepsi kedalaman yang menyebabkan kesulitan memperkirakan jarak objek.
  • Mata terasa cepat lelah atau timbul rasa sakit di sekitar area mata.
  • Sering memiringkan kepala atau menyipitkan mata untuk melihat objek dengan lebih jelas.
  • Ketegangan pada otot leher akibat posisi kepala yang tidak normal untuk mengompensasi pandangan.

“Gangguan penglihatan seperti strabismus yang tidak dikoreksi dapat menghambat perkembangan visual optimal dan produktivitas fungsional individu di berbagai tingkatan usia.” — World Health Organization (WHO), 2023

Apa Penyebab Mata Juling?

Penyebab mata juling melibatkan gangguan pada enam otot ekstraokular yang mengontrol gerakan mata atau masalah pada saraf yang mengirimkan instruksi ke otot-otot tersebut. Faktor genetik memegang peran penting, di mana riwayat keluarga dengan strabismus meningkatkan risiko kondisi serupa pada keturunannya.

Secara medis, mata juling dikategorikan berdasarkan arah penyimpangan mata, yaitu:

  1. Esotropia: Mata menyimpang ke arah dalam (ke arah hidung).
  2. Eksotropia: Mata menyimpang ke arah luar (ke arah telinga).
  3. Hipertropia: Mata menyimpang ke arah atas.
  4. Hipotropia: Mata menyimpang ke arah bawah.

Selain faktor bawaan, beberapa kondisi kesehatan dapat memicu strabismus pada orang dewasa. Kelainan refraksi yang parah seperti hipermetropia (rabun dekat), penyakit tiroid, stroke, diabetes mellitus, serta cedera kepala merupakan beberapa faktor risiko utama yang perlu diperhatikan secara medis.

Diagnosis Mata Juling

Diagnosis mata juling dilakukan melalui serangkaian pemeriksaan komprehensif oleh dokter spesialis mata (oftalmologis) untuk menentukan jenis dan derajat keparahannya. Pemeriksaan dini sangat krusial, terutama pada bayi berusia di atas 4 bulan yang masih menunjukkan gejala mata tidak sejajar.

Metode pemeriksaan yang umum digunakan meliputi:

  • Uji Refleks Cahaya Kornea (Hirschberg Test): Menilai kesejajaran mata dengan melihat pantulan cahaya pada permukaan kornea.
  • Cover Test: Menutup salah satu mata secara bergantian untuk mengamati gerakan koreksi pada mata yang tidak tertutup.
  • Uji Ketajaman Visual (Visual Acuity): Mengukur kemampuan mata dalam melihat detail objek pada jarak tertentu.
  • Pemeriksaan Retina: Memastikan tidak ada kelainan struktural di dalam bola mata yang menyebabkan gangguan penglihatan.

Bagaimana Cara Mengobati Mata Juling?

Cara mengobati mata juling bergantung pada penyebab, usia pasien, serta tingkat keparahan sudut juling yang dialami. Tujuan utama pengobatan adalah untuk meluruskan posisi mata, meningkatkan ketajaman penglihatan, dan memulihkan koordinasi penglihatan binokular (kedua mata bekerja sama).

1. Penggunaan Kacamata atau Lensa Kontak

Lensa korektif sering kali menjadi langkah pertama, terutama jika strabismus disebabkan oleh gangguan refraksi seperti rabun dekat yang parah. Kacamata membantu mata untuk fokus dengan lebih sedikit usaha, sehingga posisi mata dapat kembali sejajar secara alami tanpa intervensi bedah.

2. Penutup Mata (Patching) dan Latihan

Jika terjadi ambliopia atau mata malas, dokter mungkin menyarankan penutupan mata yang lebih kuat untuk memaksa mata yang lebih lemah bekerja. Selain itu, latihan otot mata (terapi visi) dapat membantu meningkatkan kemampuan koordinasi saraf dan otot dalam menggerakkan bola mata secara sinkron.

3. Prosedur Operasi Otot Mata

Operasi dilakukan dengan mengubah panjang atau posisi otot di sekitar bola mata agar kesejajaran tercapai. Prosedur ini sering kali menjadi pilihan utama jika metode non-bedah tidak memberikan hasil signifikan atau untuk memperbaiki penampilan estetika serta fungsi penglihatan pada kasus yang berat.

“Deteksi dini gangguan penglihatan pada anak melalui skrining kesehatan mata secara berkala merupakan langkah preventif terbaik untuk mencegah kebutaan permanen di masa depan.” — Kementerian Kesehatan RI, 2022

Pencegahan Mata Juling

Pencegahan mata juling secara mutlak sulit dilakukan jika penyebabnya adalah faktor genetik atau kelainan bawaan lahir. Namun, komplikasi permanen seperti hilangnya penglihatan dapat dicegah melalui pemantauan kesehatan mata yang disiplin sejak dini oleh orang tua dan tenaga medis.

Langkah-langkah yang dapat diambil untuk menjaga kesehatan visual meliputi:

  • Melakukan pemeriksaan mata rutin pada anak di usia 6 bulan, 3 tahun, dan sebelum masuk sekolah.
  • Segera mengoreksi kelainan refraksi (minus, plus, silinder) dengan alat bantu yang tepat sesuai anjuran dokter.
  • Mengontrol kondisi penyakit sistemik pada orang dewasa seperti diabetes dan hipertensi yang dapat merusak saraf mata.
  • Menghindari kebiasaan yang memicu ketegangan mata berlebih dalam jangka waktu lama tanpa istirahat.

Kapan Harus ke Dokter?

Penanganan medis segera diperlukan jika terjadi perubahan posisi mata secara tiba-tiba atau munculnya penglihatan ganda secara mendadak pada orang dewasa. Pada anak-anak, jika mata terlihat tidak sejajar setelah usia 4 bulan, pemeriksaan oleh spesialis sangat disarankan untuk menghindari risiko mata malas.

Diagnosis yang akurat hanya dapat ditegakkan melalui pemeriksaan klinis secara langsung oleh ahli medis profesional. konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan arahan medis awal terkait keluhan penglihatan yang dialami.

Kesimpulan

Mata juling merupakan kondisi medis yang memerlukan perhatian serius karena dampaknya terhadap fungsi penglihatan jangka panjang. Penanganan yang meliputi penggunaan kacamata, terapi latihan, hingga tindakan pembedahan dapat memberikan hasil optimal jika dilakukan secara tepat waktu. Konsultasi dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.