3 Cara Menyendawakan Bayi 0 Bulan Agar Cepat Bersendawa

Pentingnya Menyendawakan Bayi 0 Bulan
Menyendawakan bayi 0 bulan adalah praktik penting yang seringkali menimbulkan pertanyaan bagi orang tua baru. Saat bayi menyusu, baik dari payudara maupun botol, udara dapat ikut tertelan bersamaan dengan ASI atau susu formula.
Udara yang terperangkap di dalam perut bayi dapat menyebabkan ketidaknyamanan, kembung, rewel, hingga gumoh. Oleh karena itu, membantu bayi mengeluarkan udara ini melalui sendawa sangatlah krusial untuk kenyamanan dan kesehatan pencernaannya.
Cara Menyendawakan Bayi 0 Bulan: Posisi Efektif
Untuk membantu bayi usia 0 bulan bersendawa, ada beberapa posisi yang dapat dicoba. Kunci utama adalah menopang kepala dan leher bayi dengan aman, serta melakukan tepukan atau usapan punggung dengan lembut dan perlahan hingga udara keluar.
Berikut adalah tiga posisi utama yang direkomendasikan:
1. Posisi Gendong di Bahu (Tegak)
Ini adalah salah satu posisi yang paling umum dan efektif. Bayi digendong tegak dengan dagunya bersandar di bahu orang tua.
- Gendong bayi dalam posisi tegak.
- Sandarkan dagu bayi di bahu orang tua.
- Gunakan satu tangan untuk menopang badan dan kepala bayi. Pastikan dagu bayi berada di bahu, bukan menekan leher yang dapat menyulitkan pernapasan.
- Dengan tangan yang bebas, tepuk-tepuk lembut punggung bayi atau usap punggungnya secara perlahan ke atas dan ke bawah.
- Lakukan ini selama beberapa menit hingga bayi bersendawa.
2. Posisi Duduk di Pangkuan
Posisi ini juga efektif untuk membantu bayi mengeluarkan udara.
- Dudukkan bayi di pangkuan orang tua dengan menghadap ke samping.
- Condongkan tubuh bayi sedikit ke depan.
- Gunakan satu tangan untuk menopang dada dan dagu bayi, pastikan untuk tidak menekan area tenggorokannya.
- Dengan tangan yang lain, tepuk-tepuk lembut punggung bayi secara perlahan.
- Jaga agar kepala bayi selalu tersangga dengan baik.
3. Posisi Telungkup di Pangkuan
Posisi ini bisa menjadi alternatif jika dua posisi sebelumnya kurang berhasil.
- Baringkan bayi secara telungkup di pangkuan orang tua.
- Pastikan posisi kepala bayi sedikit lebih tinggi dari bagian tubuh lainnya.
- Sangga kepala bayi dengan satu tangan.
- Dengan tangan yang lain, usap atau tepuk-tepuk lembut punggung bayi.
- Pastikan bayi merasa nyaman dan pernapasan tidak terganggu.
Tips Tambahan Saat Menyendawakan Bayi
Selain posisi, beberapa hal ini juga perlu diperhatikan:
- Lakukan dengan Lembut: Tepukan atau usapan harus sangat lembut, terutama untuk bayi 0 bulan.
- Waktu yang Tepat: Coba sendawakan bayi di tengah waktu menyusui, terutama jika bayi terlihat gelisah atau menyusui dalam waktu lama. Setelah selesai menyusui, selalu luangkan waktu untuk menyendawakannya.
- Bersabar: Beberapa bayi sendawa dengan cepat, sementara yang lain membutuhkan waktu lebih lama. Jangan menyerah setelah beberapa menit.
- Amati Tanda-tanda: Jika bayi rewel, menggeliat, atau terlihat tidak nyaman setelah menyusu, kemungkinan besar ia perlu bersendawa.
- Siapkan Lap: Selalu siapkan lap bersih di bahu atau pangkuan untuk berjaga-jaga jika bayi gumoh saat bersendawa.
Kapan Harus Mencari Bantuan Medis?
Meskipun sendawa adalah proses alami, ada kalanya masalah pencernaan bayi memerlukan perhatian lebih. Segera konsultasikan dengan dokter jika bayi menunjukkan gejala berikut:
- Gumoh atau muntah berlebihan setelah setiap menyusu.
- Menolak menyusu atau makan karena sering kembung.
- Menangis terus-menerus dan tidak dapat ditenangkan meskipun sudah disendawakan.
- Penambahan berat badan yang kurang optimal.
Memastikan bayi merasa nyaman setelah menyusu adalah prioritas. Jika masih memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang cara menyendawakan bayi 0 bulan atau masalah kesehatan bayi lainnya, disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter profesional di Halodoc siap memberikan saran medis yang akurat dan sesuai dengan kondisi bayi.



