3 Posisi Jitu Cara Menyendawakan Newborn Anti Gumoh

Mengapa Menyendawakan Newborn Penting?
Menyendawakan newborn merupakan bagian penting dari rutinitas menyusui untuk membantu mengeluarkan udara yang tertelan selama proses minum. Saat bayi menyusu, baik dari payudara maupun botol, ia dapat menelan udara bersamaan dengan ASI atau susu formula.
Udara yang terperangkap di perut bayi dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, kembung, hingga kolik. Dengan bersendawa, udara ini akan keluar, sehingga mengurangi kemungkinan rewel, gumoh, atau nyeri perut yang dapat mengganggu tidur dan aktivitas bayi.
Kapan Waktu Terbaik Menyendawakan Newborn?
Waktu yang ideal untuk menyendawakan bayi newborn adalah di tengah atau setelah sesi menyusui. Jika bayi minum dari botol, coba sendawakan setelah minum setiap 60-90 ml.
Apabila bayi menyusu langsung dari payudara, sendawakan saat berganti payudara. Menyendawakan di tengah sesi juga membantu bayi memiliki ruang lebih banyak di perut untuk minum lebih banyak ASI atau susu formula.
Cara Menyendawakan Newborn: Posisi yang Efektif
Ada beberapa posisi efektif untuk membantu bayi newborn bersendawa. Kuncinya adalah memberikan tekanan lembut pada perut bayi untuk mendorong udara keluar.
Lakukan tepukan atau usapan lembut secara berulang di punggung bayi setelah atau di tengah sesi menyusui. Berikut adalah tiga posisi utama yang dapat dicoba:
Posisi di Bahu (Paling Umum)
Ini adalah posisi yang paling sering digunakan dan dianggap paling efektif. Gendong bayi dalam posisi tegak dengan dagu bayi bersandar di bahu orang tua.
Pastikan dagu bayi tidak menekan bahu terlalu keras, sehingga ia bisa bernapas dengan leluasa. Topang kepala dan leher bayi dengan satu tangan, lalu tepuk atau usap punggung bayi dengan lembut menggunakan tangan lainnya.
Posisi Duduk di Pangkuan
Dudukkan bayi di pangkuan orang tua dengan posisi condong ke depan. Gunakan satu tangan untuk menopang dada dan dagu bayi, pastikan untuk menyangga bagian bawah rahangnya.
Tekanan lembut pada perut bayi akan membantu mendorong udara naik. Dengan tangan lainnya, tepuk atau usap punggung bayi secara perlahan. Pastikan posisi bayi stabil dan aman.
Posisi Tengkurap di Pangkuan
Baringkan bayi secara tengkurap di pangkuan orang tua. Pastikan kepala bayi sedikit lebih tinggi dari bagian tubuhnya yang lain untuk mencegah aliran balik susu.
Tekanan lembut dari pangkuan pada perut bayi akan membantu mengeluarkan gas. Tepuk atau usap punggung bayi dengan lembut. Perhatikan kenyamanan dan keamanan bayi dalam posisi ini.
Tips Tambahan untuk Menyendawakan Newborn
Selain posisi, beberapa tips ini dapat membantu proses menyendawakan bayi newborn menjadi lebih mudah. Pastikan lingkungan tenang dan orang tua dalam kondisi rileks.
- Gerakan memijat lembut: Pijat punggung bayi secara melingkar ke atas dapat merangsang keluarnya sendawa.
- Hindari menunggu terlalu lama: Jangan menunggu hingga bayi rewel atau menangis hebat sebelum menyendawakannya.
- Perhatikan tanda-tanda bayi: Jika bayi tampak gelisah, melengkungkan punggung, atau menarik kakinya ke arah perut, ini bisa jadi tanda ia perlu bersendawa.
- Bersabar: Beberapa bayi mungkin bersendawa dengan cepat, sementara yang lain membutuhkan waktu lebih lama.
Tanda Bayi Membutuhkan Bantuan Bersendawa
Orang tua perlu mengenali tanda-tanda bahwa bayi newborn mungkin membutuhkan bantuan untuk bersendawa. Tanda-tanda ini sering kali muncul setelah atau di tengah sesi menyusu.
Bayi mungkin akan tampak gelisah, menarik kakinya ke arah perut, atau bahkan menangis tanpa sebab jelas. Perut yang keras atau tampak membesar juga bisa menjadi indikasi adanya gas yang terperangkap.
Kapan Orang Tua Perlu Berkonsultasi?
Sebagian besar kasus bayi tidak bersendawa adalah normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika bayi terus-menerus rewel, sering meludah hebat, atau mengalami kolik parah meskipun sudah sering disendawakan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak.
Dokter dapat memberikan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan lain yang mendasari. Kesehatan pencernaan bayi sangat penting untuk tumbuh kembangnya.
Kesimpulan
Menyendawakan bayi newborn adalah tindakan penting untuk kenyamanan dan kesehatan pencernaannya. Dengan mencoba berbagai posisi efektif seperti di bahu, duduk di pangkuan, atau tengkurap di pangkuan, orang tua dapat membantu bayi mengeluarkan udara yang tertelan.
Praktik ini membantu mencegah kembung dan kolik, membuat bayi lebih nyaman setelah menyusu. Jika memiliki kekhawatiran terkait pola sendawa bayi atau gejala lain yang mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran medis yang tepat.



