Ad Placeholder Image

Cara Mudah Membuat Kartu BPJS Kesehatan Online

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   03 Juni 2026

Cara Mudah Membuat Kartu BPJS Kesehatan Online

Cara Mudah Membuat Kartu BPJS Kesehatan OnlineCara Mudah Membuat Kartu BPJS Kesehatan Online

DAFTAR ISI


Kesehatan adalah aset paling berharga yang dimiliki setiap orang. Namun, risiko penyakit bisa datang kapan saja tanpa diduga, sering kali membawa beban finansial yang besar. Di Indonesia, pemerintah telah menyediakan solusi melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Salah satu kategori kepesertaan yang paling banyak diminati oleh pekerja sektor informal atau masyarakat umum adalah BPJS Mandiri.

BPJS Mandiri atau secara resmi dikenal sebagai Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) adalah kategori bagi individu yang mendaftarkan diri dan anggota keluarganya secara mandiri. Memiliki jaminan kesehatan ini sangat krusial agar kamu mendapatkan perlindungan medis tanpa perlu khawatir akan biaya rumah sakit yang melonjak tinggi. Dengan kepesertaan yang aktif, akses terhadap fasilitas kesehatan menjadi lebih terjamin dan terstruktur.

Selain perlindungan finansial, memiliki BPJS juga memudahkan kamu dalam mengelola kesehatan preventif. Namun, sebelum bisa menggunakan layanannya, kamu perlu memahami cara pendaftaran, syarat yang diperlukan, serta kewajiban iuran setiap bulannya. Jika kamu merasa mengalami gejala kesehatan tertentu sebelum mendaftar, ada baiknya kamu tetap melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan arahan medis yang tepat.

Nah, mau tahu bagaimana cara mudah membuat kartu BPJS Kesehatan online dan apa saja syaratnya? Berikut ulasannya!

Apa Itu BPJS Mandiri?

BPJS Mandiri adalah program jaminan kesehatan yang ditujukan bagi masyarakat yang memiliki penghasilan sendiri atau tidak bekerja pada pemberi kerja (perusahaan). Berbeda dengan peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang iurannya dibayar oleh pemerintah, peserta mandiri wajib membayar iuran bulanan sesuai dengan kelas yang dipilih (Kelas 1, 2, atau 3). Fleksibilitas ini memungkinkan kamu menyesuaikan fasilitas ruang rawat inap dengan kemampuan finansialmu.

Syarat Daftar BPJS Mandiri

Sebelum memulai proses pendaftaran secara online, pastikan kamu telah menyiapkan dokumen-dokumen pendukung berikut agar prosesnya berjalan lancar:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Buku tabungan dari bank yang bekerja sama dengan BPJS (BRI, BNI, Mandiri, atau BTN) untuk proses autodebit.
  • Nomor telepon aktif dan alamat email untuk verifikasi.
  • Pas foto ukuran 3×4 (digital).

Cara Daftar BPJS Mandiri Online via Mobile JKN

Kini, kamu tidak perlu lagi mengantre di kantor cabang BPJS Kesehatan. Pendaftaran bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Mobile JKN di smartphone kamu. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Unduh aplikasi Mobile JKN di Play Store atau App Store.
  2. Klik “Daftar” dan pilih “Pendaftaran Peserta Baru”.
  3. Baca syarat dan ketentuan, lalu klik “Setuju”.
  4. Masukkan NIK KTP dan kode captcha yang muncul, lalu klik “Cari”.
  5. Data keluarga akan muncul secara otomatis sesuai KK. Klik “Selanjutnya”.
  6. Masukkan data diri secara lengkap, mulai dari alamat, fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang diinginkan, dan kelas iuran.
  7. Masukkan alamat email dan nomor handphone, lalu klik “Simpan”.
  8. Verifikasi kode yang dikirim ke email kamu.
  9. Setelah verifikasi berhasil, kamu akan mendapatkan nomor Virtual Account (VA) untuk pembayaran pertama.
Tips Agar Pendaftaran Lancar
  1. Pastikan koneksi internet stabil saat mengunggah dokumen.
  2. Gunakan alamat email yang sering kamu akses karena info tagihan akan dikirim ke sana.
  3. Pilih FKTP (Puskesmas atau Klinik) yang paling dekat dengan domisili agar mudah dijangkau saat sakit.

Besaran Iuran BPJS Mandiri Terbaru

Besaran iuran BPJS Kesehatan ditentukan berdasarkan kelas yang kamu pilih saat pendaftaran. Penting untuk membayar iuran tepat waktu sebelum tanggal 10 setiap bulannya agar status kepesertaan tetap aktif. Saat ini, skema iuran yang berlaku adalah:

  • Kelas 1: Rp150.000 per orang per bulan.
  • Kelas 2: Rp100.000 per orang per bulan.
  • Kelas 3: Rp35.000 per orang per bulan (setelah subsidi pemerintah dari tarif asli Rp42.000).

Meskipun sudah memiliki BPJS, terkadang kamu membutuhkan perlengkapan kesehatan tambahan atau vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh. Kamu bisa dengan mudah beli obat online di Halodoc untuk memenuhi kebutuhan kesehatan harian tanpa harus keluar rumah.

Manfaat Memiliki BPJS Kesehatan Mandiri

Manfaat yang didapatkan peserta mandiri sangat luas, mencakup layanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Berikut beberapa di antaranya:

1. Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama

Mencakup rawat jalan dan inap di Puskesmas, Klinik, atau dokter praktek mandiri yang bekerja sama dengan BPJS.

2. Pelayanan Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan

Jika kondisi medis memerlukan penanganan spesialis, kamu bisa dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dari dokter spesialis atau tindakan bedah.

3. Persalinan dan Rawat Inap

BPJS menanggung biaya persalinan (baik normal maupun caesar sesuai indikasi medis) serta biaya ruang rawat inap sesuai kelas kepesertaan.

Studi Mengenai Jaminan Kesehatan

Journal of Public Health Research menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa akses terhadap asuransi kesehatan sosial seperti JKN di Indonesia secara signifikan menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta mengurangi beban biaya kesehatan katastropik pada rumah tangga.

Studi ini menekankan bahwa kepesertaan mandiri berperan besar dalam memperluas cakupan kesehatan semesta (Universal Health Coverage). Dengan mendaftar secara mandiri, masyarakat berkontribusi pada sistem gotong royong yang memperkuat ketahanan kesehatan nasional.

FAQ

1. Apakah pendaftaran BPJS mandiri bisa langsung aktif?

Tidak. Setelah mendapatkan nomor Virtual Account, kamu baru bisa membayar iuran pertama paling cepat 14 hari setelah pendaftaran. Kartu baru akan aktif setelah pembayaran pertama tersebut berhasil dilakukan.

2. Bisakah pindah kelas BPJS Mandiri?

Bisa. Perpindahan kelas (turun atau naik kelas) dapat dilakukan setelah peserta terdaftar selama minimal 12 bulan di kelas yang sama. Perubahan bisa dilakukan via aplikasi Mobile JKN.

3. Bagaimana jika menunggak iuran BPJS Mandiri?

Status kepesertaan akan diberhentikan sementara sejak tanggal 1 bulan berikutnya. Untuk mengaktifkannya kembali, kamu harus melunasi tunggakan iuran maksimal 24 bulan.

4. Apakah satu orang bisa daftar tanpa anggota keluarga lain di KK?

Tidak bisa. Pendaftaran BPJS Mandiri bersifat kolektif satu keluarga. Artinya, seluruh anggota keluarga yang terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK) wajib didaftarkan sebagai peserta.

Menjaga kesehatan bukan hanya soal mengobati saat sakit, tapi juga tentang kesiapan finansial dan akses medis yang pasti. Jika kamu merasa ragu dengan kondisi fisikmu atau membutuhkan saran medis segera sebelum memproses administrasi BPJS, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis profesional.

Kamu juga bisa mendapatkan berbagai produk kesehatan pendukung di Toko Kesehatan Halodoc untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima selama masa tunggu aktivasi BPJS kamu.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan atau bingung mengenai prosedur layanan medis, tetapi tidak tahu harus bertanya ke siapa? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.


Referensi:
BPJS Kesehatan. Diakses pada 2024. Panduan Layanan Peserta JKN-KIS.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Peraturan Menteri Kesehatan tentang Jaminan Kesehatan Nasional.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Universal Health Coverage (UHC).
Journal of Public Health Research. Diakses pada 2024. Impact of Social Health Insurance in Indonesia.