Catat, Ini 5 Cara Ampuh untuk Mengatasi Sembelit saat Berpuasa
“Sembelit adalah salah satu keluhan yang sering dialami selama berpuasa. Untuk mengatasinya kamu dapat meminum obat sembelit, memperbanyak konsumsi serat, hingga minum air yang cukup.”

Halodoc, Jakarta – Sembelit bisa dibilang menjadi keluhan kesehatan yang umum terjadi di bulan puasa. Alasannya, tubuh kekurangan cairan dan mengalami perubahan dalam pola pencernaan, yang dapat mempengaruhi fungsi usus sehingga menyebabkan sembelit.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui cara mengatasi masalah sembelit dengan cara yang tepat. Tujuannya agar dapat menjalani ibadah puasa dengan nyaman. Yuk baca pembahasannya di bawah ini!
Cara Mengatasi Sembelit saat Berpuasa
Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan selama berpuasa untuk mengatasi masalah sembelit atau sulit buang air besar:
1. Minum obat sembelit
Salah satu langkah pertama yang bisa kamu ambil untuk mengatasi sembelit adalah dengan mempertimbangkan untuk meminum obat sembelit. Ini sangat penting terutama jika kondisi sembelit terus berlanjut hingga beberapa hari atau bahkan minggu.
Meskipun ada pembatasan dalam mengonsumsi obat selama periode puasa, terdapat beberapa jenis obat pencahar yang tersedia dan dapat diminum sekali sehari selama jam yang diizinkan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang rekomendasi obat sembelit yang cocok untuk dikonsumsi selama bulan puasa, kamu dapat merujuk pada artikel di bawah ini:
- “Ini 5 Obat untuk Mengatasi Sembelit di Bulan Puasa”.
- “Ini Rekomendasi Obat BAB Keras yang Tersedia di Apotek“.
Dengan mengambil langkah ini, diharapkan kamu dapat mengatasi masalah sembelit dengan cara yang aman dan efektif. Jika masalah sembelit terus berlanjut atau memburuk, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran dan pengobatan yang lebih lanjut.
2. Mengonsumsi lebih banyak serat
Untuk mengatasi sembelit saat berpuasa, pastikan untuk mengonsumsi makanan yang kaya serat saat sahur dan berbuka. Tubuh orang dewasa memerlukan sekitar 22–34 gram serat setiap hari.
Serat secara khusus menambah jumlah tinja dan memungkinkan pergerakan usus menjadi lebih lembut. Dengan kata lain, asupan serat yang tinggi saat sahur dan berbuka dapat membantu mengatasi sembelit.
Kamu bisa mendapatkan asupan serat dari makanan seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan.
3. Jangan melewatkan sahur
Makan saat sahur berperan penting sebagai asupan energi dan nutrisi untuk menjalankan puasa. Melewatkan makan saat sahur dapat memperpanjang waktu puasa.
Selain itu, tidak mengonsumsi makanan pada sahur dapat menyebabkan tubuh kehilangan energi lebih cepat, meningkatkan risiko dehidrasi, serta menyebabkan sembelit.
Dengan tidak melewati sahur, maka kamu dapat memastikan bahwa tubuhmu mendapatkan asupan energi yang cukup, untuk menjalani puasa dan terhindar dari sembelit.
Ketahui menu sehat untuk sahur dengan membaca artikel ini: “6 Menu Sehat dan Praktis untuk Makan Sahur”.
4. Minum air yang cukup
Meningkatkan konsumsi serat tanpa menambahkan cairan yang cukup justru dapat menyebabkan gejala sembelit semakin parah. Maka dari itu, kamu juga perlu memastikan bahwa kamu mendapatkan asupan air yang cukup selama berpuasa.
Memenuhi kebutuhan cairan sepenuhnya saat berpuasa dapat menjadi suatu tantangan tersendiri. Untuk mengatasi masalah ini, kamu dapat minum air sepanjang malam untuk memastikan kamu tidak terdehidrasi ketika berpuasa keesokan harinya.
Kamu dapat mengecek warna urine sebagai indikasi terpenuhinya asupan cairan dalam tubuh. Urine dengan warna kuning gelap dapat menandakan bahwa kamu mengalami dehidrasi.
5. Jangan makan terlalu cepat dan banyak
Untuk memastikan kesehatan pencernaan selama bulan puasa, penting untuk tidak terburu-buru dan mengonsumsi makanan secara berlebihan saat berbuka dan sahur.
Makan terlalu cepat dan dalam jumlah yang berlebihan setelah seharian berpuasa dapat meningkatkan risiko sembelit.
Sebaiknya, pilihlah makanan ringan dan mudah dicerna saat berbuka puasa. Contohnya seperti buah kurma dan air, yang membantu mengembalikan kadar gula darah ke kondisi normal dan mengurangi nafsu makan saat menyantap hidangan utama.
Dengan cara ini, kamu dapat menjaga keseimbangan pencernaan dan menghindari sembelit.
Demikianlah beberapa cara yang efektif untuk mengatasi sembelit saat menjalankan ibadah puasa. Pastikan untuk mengikuti tips-tips tersebut agar dapat menjaga kesehatan pencernaan selama berpuasa.
Jika kamu membutuhkan obat sembelit atau produk kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi Toko Kesehatan Halodoc. Kamu dapat menemukan berbagai produk kesehatan berkualitas untuk membantu menjaga kesehatanmu selama bulan puasa.
Referensi:
Health. Diakses 2024. Fasting Can Lead to Constipation During Ramadan—These Tips Can Help.
WebMD. Diakses 2024. Constipation Treatment.
Medical News Today. Diakses 2024. Constipation during Ramadan: Tips for digestion and more.


