• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cegah Ejakulasi Dini dengan Melakukan 2 Gerakan Ini

Cegah Ejakulasi Dini dengan Melakukan 2 Gerakan Ini

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Ejakulasi dini terjadi ketika seorang pria mengeluarkan spermanya lebih cepat saat hubungan intim daripada yang ia atau pasangannya inginkan. Ejakulasi dini adalah masalah seksual yang umum terjadi. Pria dikatakan mengalami ejakulasi dini apabila mengalami ejakulasi dalam satu menit saat penetrasi. Pria yang mengalami ejakulasi juga tidak dapat menunda ejakulasi selama hubungan intim atau hampir sepanjang waktu. 

Ejakulasi dini bisa membuat pengidapnya tertekan dan frustasi. Akibatnya, pengidapnya menghindari berhubungan intim dengan pasangannya. Tak sedikit pula pria yang malu, sehingga kondisinya tidak kunjung diobati. Padahal, ejakulasi dini umum terjadi dan tergolong mudah diobati. Apabila kamu khawatir mengalami ejakulasi dini, ada sejumlah latihan yang bisa kamu coba untuk mencegahnya. 

Baca juga: Mitos atau Fakta Sering Masturbasi Picu Ejakulasi Dini

Gerakan untuk Mencegah Ejakulasi Dini

Pria yang mengalami ejakulasi dini umumnya memiliki otot dasar panggul yang lemah. Melansir dari Mayo Clinic, ada dua latihan yang bisa dicoba untuk mencegah maupun menangani ejakulasi dini, yakni latihan kegel dan melakukan teknik pause squeeze.

  1. Latihan Kegel

Baik pria maupun wanita sebenarnya perlu rutin melakukan latihan kegel guna memperkuat otot-otot panggul. Ikuti langkah-langkah berikut untuk melakukan latihan kegel :

  • Kenali letak otot panggul. Untuk mengidentifikasi letak otot-otot dasar panggul, kamu bisa berhenti buang air kecil saat urine mulai mengalir atau kencangkan otot-otot yang mencegah keluarnya gas atau kentut. Otot-otot dasar panggul bekerja ketika kamu mencoba mengeluarkan  urin dan kentut. Setelah kamu bisa mengidentifikasi otot-otot dasar panggul, kamu dapat mulai berlatih dengan posisi apa pun. Bila kamu baru pertama kali mencobanya, kamu mungkin akan lebih mudah melakukannya dengan berbaring terlebih dahulu.

  • Sempurnakan teknik latihan. Kencangkan otot-otot dasar panggul, tahan kontraksi selama tiga detik dan kemudian rileks selama tiga detik. Kamu perlu mencobanya berturut-turut sampai sempurna. Saat otot terasa semakin kuat, cobalah melakukan latihan Kegel sambil duduk, berdiri atau berjalan.

  • Tetap fokus. Untuk hasil terbaik, pastikan kamu hanya berfokus pada otot-otot dasar panggul. Berhati-hatilah untuk tidak melenturkan otot-otot di perut, paha, atau bokong. Hindari menahan nafas dan coba bernafas dengan bebas selama latihan.

Jika kamu ingin mendapatkan efek terbaik, pastikan untuk melakukan latihan kegel setidaknya tiga kali sehari. Selama satu kali latihan, sebaiknya lakukan sebanyak tiga set dengan 10 repetisi sehari.

Baca juga: Ketahui Perbedaan Ejakulasi Dini Primer dan Sekunder

  1. Teknik Pause Squeeze

Teknik pause squeeze sering direkomendasikan oleh dokter untuk menangani masalah ejakulasi dini. Teknik ini perlu kamu lakukan dengan pasangan saat berhubungan intim, yaitu:

  • Mulailah aktivitas seksual seperti biasa.

  • Saat kamu merasa ingin berejakulasi, minta pasangan untuk menekan ujung penis, tepatnya pada titik di mana kepala penis (glans) bergabung dengan batang penis. Pertahankan tekanan selama beberapa detik, hingga dorongan untuk ejakulasi menurun.

  • Minta pasangan untuk melakukan teknik ini saat diperlukan. 

Dengan mengulangi sebanyak yang diperlukan, kamu bisa mencapai titik penetrasi dengan pasangan tanpa ejakulasi. Jika teknik pause squeeze menyebabkan rasa sakit atau tidak nyaman, teknik lain adalah menghentikan rangsangan seksual sesaat sebelum ejakulasi, tunggu sampai tingkat gairah berkurang dan kemudian mulai lagi. Pendekatan ini dikenal sebagai teknik stop-start.

Baca juga: Pria Harus Tahu, ini Mitos dan Fakta Ejakulasi Dini

Apabila metode di atas tidak membantu, kamu perlu bertemu dokter untuk mencari perawatan lain yang lebih efektif. Jika kamu berencana mengunjungi rumah sakit, kamu bisa membuat janji dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc. Tinggal pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu lewat aplikasi.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Premature ejaculation.
WebMD. Diakses pada 2020. What Is Premature Ejaculation?.