Ad Placeholder Image

Cek! Apakah Susu Kedelai Bisa Menurunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026

Susu Kedelai Turunkan Berat Badan? Ini Rahasianya!

Cek! Apakah Susu Kedelai Bisa Menurunkan Berat Badan?Cek! Apakah Susu Kedelai Bisa Menurunkan Berat Badan?

DAFTAR ISI


Susu kedelai telah lama dikenal sebagai salah satu alternatif susu nabati (plant-based) paling populer, terutama bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa atau menjalani gaya hidup vegan. Namun, belakangan ini banyak orang mulai melirik susu kedelai sebagai bagian dari menu program penurunan berat badan mereka.

Pertanyaan yang sering muncul adalah: apakah susu kedelai bagus untuk diet? Jawabannya sangat bergantung pada jenis susu kedelai yang kamu pilih dan bagaimana kamu memasukkannya ke dalam total asupan kalori harianmu. Jika dikonsumsi dengan benar, minuman berbahan dasar kacang kedelai ini bisa menjadi sekutu yang sangat ampuh untuk melunturkan lemak tubuh.

Menurunkan berat badan pada dasarnya adalah tentang menciptakan defisit kalori, namun kualitas nutrisi dari makanan dan minuman yang kamu konsumsi memainkan peran kunci dalam menjaga massa otot dan rasa kenyang. Di sinilah susu kedelai menunjukkan keunggulannya dibandingkan jenis susu nabati lainnya.

Nah, mau tahu fakta medis dan nutrisi selengkapnya mengenai apakah susu kedelai bagus untuk diet? Berikut ulasan lengkapnya!

Kandungan Nutrisi Susu Kedelai

Sebelum membahas manfaatnya untuk diet, penting untuk mengetahui profil nutrisi yang ada di dalam segelas susu kedelai. Susu kedelai murni (tanpa pemanis tambahan) adalah minuman rendah kalori namun padat gizi.

Dalam 1 cangkir (sekitar 240 ml) susu kedelai tanpa gula (unsweetened), umumnya terkandung:

  • Kalori: 80 – 90 kkal
  • Protein: 7 – 9 gram
  • Lemak: 4 – 4,5 gram (didominasi oleh lemak tak jenuh)
  • Karbohidrat: 3 – 4 gram
  • Gula: 1 gram (gula alami)
  • Serat: 1 – 2 gram

Profil nutrisi ini membuat susu kedelai sangat ideal. Selain dari makanan utuh, jika asupan mikronutrienmu dirasa kurang selama diet, kamu juga bisa melengkapinya dengan mengonsumsi suplemen pendukung daya tahan tubuh agar tidak mudah lelah saat berolahraga.

Alasan Susu Kedelai Bagus untuk Diet

Bagi kamu yang sedang bertanya-tanya apakah susu kedelai bagus untuk diet, jawabannya adalah ya, sangat bagus. Berikut adalah beberapa alasan medis dan gizi mengapa minuman ini direkomendasikan untuk program weight loss:

1. Tinggi Protein untuk Rasa Kenyang Lebih Lama

Dari semua jenis susu nabati (seperti susu almond, susu oat, atau susu beras), susu kedelai memiliki kandungan protein yang paling mendekati susu sapi. Protein membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh, sehingga membantu menekan hormon ghrelin (hormon lapar) dan membuatmu merasa kenyang lebih lama. Hal ini akan mencegah kamu dari keinginan ngemil berlebihan.

2. Kandungan Kalori yang Rendah

Susu kedelai tanpa pemanis hanya mengandung sekitar 80 kalori per cangkir. Jika kamu mengganti susu sapi full cream (yang mengandung sekitar 150 kalori) dengan susu kedelai tanpa gula dalam kopi, smoothie, atau sereal pagimu, kamu sudah berhasil memangkas asupan kalori harian tanpa mengorbankan nutrisi penting.

3. Kaya Akan Lemak Sehat

Lemak sering kali dihindari saat diet, padahal tubuh tetap membutuhkannya. Susu kedelai kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda (termasuk omega-3). Lemak sehat ini tidak hanya baik untuk kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol jahat (LDL), tetapi juga membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak yang sangat dibutuhkan saat diet.

4. Membantu Mempertahankan Massa Otot

Saat kamu melakukan diet dan defisit kalori, tubuh berisiko memecah otot untuk dijadikan energi. Kandungan asam amino esensial yang lengkap dalam protein kedelai akan membantu mempertahankan dan membangun massa otot, terutama jika kamu mengombinasikan diet dengan olahraga.

Faktor Pemicu Kegagalan Diet dengan Susu Kedelai
  1. Salah memilih varian: Membeli susu kedelai kemasan yang memiliki rasa (cokelat, strawberry, vanilla) dan tinggi gula tambahan (added sugar).
  2. Porsi berlebihan: Menganggap susu kedelai menyehatkan, lalu meminumnya berliter-liter setiap hari sehingga asupan kalori tetap surplus.
  3. Kurangnya aktivitas fisik: Hanya mengandalkan minuman sehat tanpa disertai olahraga dan perbaikan pola makan secara keseluruhan.

Tips Konsumsi Susu Kedelai untuk Diet

Agar manfaat susu kedelai bisa optimal dalam program penurunan berat badanmu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Selalu Pilih Varian “Unsweetened”

Kunci utama keberhasilan diet dengan susu kedelai adalah menghindari gula tambahan. Selalu baca label informasi nilai gizi pada kemasan dan pastikan kandungan gula (added sugar) adalah nol. Jika kamu membeli di pasar tradisional, mintalah penjual untuk tidak menambahkan sirup atau gula merah.

2. Jadikan Sebagai Pengganti, Bukan Tambahan

Susu kedelai harus digunakan untuk menggantikan kalori lain, bukan sekadar ditambahkan ke dalam pola makanmu yang sudah tinggi kalori. Gunakan susu kedelai sebagai campuran oatmeal untuk sarapan, pengganti krimer pada kopi, atau bahan dasar protein shake sehabis olahraga.

Jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti PCOS, masalah tiroid, atau penyakit metabolik lainnya yang membuat berat badan sulit turun, sebaiknya konsultasi ke dokter spesialis gizi untuk mendapatkan rencana diet dan panduan konsumsi produk olahan kedelai yang aman untuk kondisimu.

Studi Mengenai Susu Kedelai dan Penurunan Berat Badan

Journal of the American College of Nutrition menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa konsumsi protein kedelai sama efektifnya dengan protein hewani dalam mendukung penurunan berat badan pada kelompok orang dewasa yang obesitas.

Studi tersebut menemukan bahwa partisipan yang memasukkan kedelai ke dalam diet rendah kalori mereka tidak hanya mengalami penurunan berat badan yang signifikan, tetapi juga mengalami perbaikan pada profil lipid (kolesterol darah) mereka. Senyawa isoflavon pada kedelai juga dipercaya memiliki efek positif dalam mencegah akumulasi lemak perut.

Menurunkan berat badan adalah perjalanan yang membutuhkan konsistensi pola makan, manajemen stres, dan aktivitas fisik yang teratur. Jika gejala berat badan berlebih memicu keluhan medis lain seperti mudah lelah atau nyeri sendi, jangan tunda untuk memeriksakan diri.

Kamu bisa mendapatkan produk kesehatan pendukung diet yang praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah gizi dan metabolisme tubuh yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2024. Is Soy Milk Good for You? Benefits, Nutrition, and More.
Medical News Today. Diakses pada 2024. Health benefits of soy milk.
National Institutes of Health (PubMed). Diakses pada 2024. The effect of soy protein on weight loss.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Weight loss: Choosing a diet that’s right for you.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2024. Straight Talk About Soy.

FAQ

1. Apakah susu kedelai bagus untuk diet perut buncit?

Ya, susu kedelai tanpa gula sangat baik untuk membantu mengecilkan perut buncit. Kandungan proteinnya yang tinggi membantu pembakaran kalori, sementara senyawa isoflavon di dalamnya terbukti dalam beberapa studi klinis dapat membantu mengurangi penumpukan lemak visceral di area perut.

2. Kapan waktu terbaik minum susu kedelai untuk diet?

Waktu terbaik adalah saat sarapan pagi sebagai campuran sereal atau oatmeal untuk memberikan rasa kenyang yang lama, atau setelah berolahraga sebagai sumber protein nabati untuk membantu proses pemulihan otot tubuh.

3. Apakah boleh minum susu kedelai setiap hari saat diet?

Boleh, mengonsumsi susu kedelai 1 hingga 2 gelas (250-500 ml) setiap hari sangat aman dan bermanfaat untuk diet. Namun pastikan produk yang kamu konsumsi adalah varian murni tanpa tambahan gula merah, gula pasir, maupun sirup kental manis.

4. Apakah susu kedelai kemasan kotak di minimarket bagus untuk diet?

Susu kedelai kemasan di minimarket bisa digunakan untuk diet hanya jika kamu memilih varian “Unsweetened” atau “Less Sugar”. Banyak susu kedelai komersial yang sudah ditambah gula hingga 15-20 gram per kotak, yang justru bisa memicu kenaikan berat badan jika dikonsumsi secara tidak terkontrol.