Ad Placeholder Image

Cendo Xitrol Tetes Mata: Obati Infeksi dan Radang Mata

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   30 Maret 2026

Obat Cendo Xitrol Tetes Mata: Untuk Infeksi Radang Kombinasi unik antibiotik dan kortikosteroid di dalamnya menjadikannya efektif dalam meredakan gejala dan melawan bakteri penyebab infeksi.

Cendo Xitrol Tetes Mata: Obati Infeksi dan Radang MataCendo Xitrol Tetes Mata: Obati Infeksi dan Radang Mata

DAFTAR ISI


Cendo Xitrol adalah obat tetes mata yang memerlukan resep dokter. Obat ini dirancang khusus untuk mengatasi infeksi mata yang disertai peradangan.

Kombinasi unik antibiotik dan kortikosteroid di dalamnya menjadikannya efektif dalam meredakan gejala dan melawan bakteri penyebab infeksi. Memahami cara kerja, indikasi, dosis, serta potensi efek sampingnya sangat penting untuk penggunaan yang tepat dan aman.

Apa Itu Cendo Xitrol dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Cendo Xitrol adalah sediaan obat tetes mata yang mengandung kombinasi tiga zat aktif: Deksametason, Neomisin sulfat, dan Polimiksin B sulfat.

Obat ini termasuk golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus di bawah pengawasan dan resep dokter.

Cara kerja Cendo Xitrol sangat spesifik dalam mengatasi masalah mata:

  • Deksametason: Ini adalah jenis kortikosteroid yang berfungsi sebagai anti-inflamasi kuat. Deksametason bekerja dengan menekan respons imun tubuh, sehingga efektif dalam mengurangi peradangan, pembengkakan, kemerahan, dan rasa nyeri di mata.
  • Neomisin sulfat dan Polimiksin B sulfat: Keduanya adalah antibiotik dengan spektrum luas. Mereka bekerja sama untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri yang sering menyebabkan infeksi pada mata. Kombinasi ini bertujuan untuk memastikan efektivitas terhadap berbagai patogen bakteri.

Dengan kombinasi ini, Cendo Xitrol tidak hanya melawan infeksi bakteri tetapi juga meredakan peradangan yang sering menyertainya, memberikan penanganan komprehensif pada kondisi mata tertentu.

Yuk, Ketahui Bagian-Bagian pada Mata dan Fungsinya.

Indikasi Cendo Xitrol Tetes Mata untuk Apa?

Cendo Xitrol tetes mata secara spesifik digunakan untuk beberapa kondisi mata, terutama yang melibatkan infeksi bakteri yang disertai peradangan.

Kondisi yang dapat diobati meliputi:

  • Konjungtivitis: Peradangan pada selaput mata (konjungtiva) yang tidak bernanah.
  • Blefaritis: Peradangan pada kelopak mata.
  • Keratokonjungtivitis: Peradangan yang melibatkan kornea dan konjungtiva.
  • Keratitis superfisial: Peradangan pada lapisan permukaan kornea.
  • Iritis dan Uveitis anterior: Radang pada lapisan tengah mata atau iris, termasuk iridosiklitis ringan.
  • Pencegahan dan pengobatan infeksi pasca-operasi mata: Untuk mengurangi risiko infeksi bakteri setelah prosedur bedah mata.
  • Herpes zoster ophtalmicus: Infeksi mata akibat virus herpes zoster, meskipun obat ini primernya antibiotik, kortikosteroidnya membantu meredakan peradangan.

Penting untuk diingat bahwa penggunaan Cendo Xitrol harus sesuai dengan diagnosis dokter karena tidak semua jenis peradangan mata atau infeksi dapat diatasi dengan obat ini.

Dosis dan Aturan Pakai Cendo Xitrol

Dosis dan aturan pakai Cendo Xitrol harus selalu mengikuti petunjuk dari dokter atau apoteker, mengingat statusnya sebagai obat keras.

Berikut adalah panduan umum:

  • Dosis: Biasanya, 1–2 tetes pada mata yang sakit, diberikan 4–6 kali sehari. Untuk kasus infeksi atau peradangan yang parah, dosis dapat ditingkatkan hingga setiap 1 jam, terutama pada awal pengobatan. Setelah gejala membaik, frekuensi penggunaan dapat dikurangi secara bertahap menjadi 1–2 tetes setiap 4–6 jam.
  • Cara Aplikasi:
    • Cuci tangan secara menyeluruh sebelum dan sesudah menggunakan obat.
    • Hindari menyentuh ujung botol atau pipet tetes mata dengan tangan atau permukaan lainnya untuk mencegah kontaminasi.
    • Teteskan obat sesuai dosis yang dianjurkan ke dalam kantung mata.
    • Tutup mata sebentar setelah meneteskan obat agar cairan menyebar merata.

Jangan mengubah dosis atau durasi penggunaan tanpa berkonsultasi dengan dokter, bahkan jika kondisi mata terasa membaik.

Penghentian obat yang terlalu cepat dapat menyebabkan infeksi kambuh.

Supaya terhindar dari risiko infeksi mata, berikut ini Tips Mudah Menjaga Kesehatan Mata.

Kontraindikasi dan Peringatan Penting Cendo Xitrol

Penggunaan Cendo Xitrol tidak dianjurkan atau harus sangat hati-hati pada beberapa kondisi tertentu.

Pemahaman mengenai kontraindikasi dan peringatan ini krusial untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan:

  • Infeksi virus atau jamur: Obat ini tidak boleh digunakan untuk infeksi mata yang disebabkan oleh virus (misalnya herpes simplex, cacar air) atau jamur. Kandungan kortikosteroid dapat memperburuk infeksi tersebut.
  • Glaukoma: Penderita glaukoma harus menghindari penggunaan Cendo Xitrol karena kortikosteroid dapat meningkatkan tekanan intraokular (tekanan di dalam mata).
  • Lesi dendritik kornea: Kondisi ini merupakan kontraindikasi karena kortikosteroid dapat menghambat penyembuhan dan memperburuk lesi.
  • Alergi: Individu yang memiliki riwayat alergi terhadap deksametason, neomisin sulfat, polimiksin B sulfat, atau komponen lain dalam Cendo Xitrol harus menghindarinya.
  • Ibu hamil dan menyusui: Penggunaan pada ibu hamil atau menyusui hanya boleh dilakukan jika potensi manfaat yang diperoleh dianggap lebih besar daripada potensi risiko terhadap janin atau bayi, dan harus di bawah pengawasan dokter.

Selalu informasikan riwayat kesehatan lengkap kepada dokter sebelum diresepkan Cendo Xitrol. Dokter akan mengevaluasi apakah obat ini aman dan sesuai untuk kondisi yang dialami.

Potensi Efek Samping Cendo Xitrol

Seperti obat-obatan lainnya, Cendo Xitrol juga memiliki potensi menimbulkan efek samping.

Meskipun tidak semua orang mengalaminya, penting untuk mengetahui efek samping yang mungkin terjadi:

  • Reaksi lokal: Iritasi mata, rasa perih, mata merah, atau gatal setelah diteteskan. Ini biasanya bersifat ringan dan sementara.
  • Peningkatan tekanan intraokular: Penggunaan jangka panjang kortikosteroid dapat menyebabkan peningkatan tekanan di dalam mata, yang berisiko memicu glaukoma. Oleh karena itu, pemeriksaan tekanan mata secara rutin sangat penting selama pengobatan.
  • Katarak subkapsular posterior: Pemakaian Cendo Xitrol dalam jangka waktu yang lama, terutama kortikosteroid, dapat meningkatkan risiko terbentuknya katarak di bagian belakang lensa mata.
  • Risiko infeksi sekunder: Kandungan steroid dalam obat dapat menekan sistem kekebalan lokal mata, meningkatkan kerentanan terhadap infeksi bakteri atau jamur yang tidak sensitif terhadap antibiotik dalam Cendo Xitrol.

Jika mengalami efek samping yang parah atau berkelanjutan, segera hentikan penggunaan obat dan konsultasikan dengan dokter mata.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Cendo Xitrol adalah obat tetes mata yang efektif untuk mengatasi infeksi bakteri pada mata yang disertai peradangan, dengan spektrum indikasi yang luas dari konjungtivitis hingga pasca-operasi.

Namun, sebagai obat keras dengan kandungan steroid dan antibiotik, penggunaannya tidak boleh sembarangan.

Penting bagi setiap individu untuk tidak melakukan diagnosis mandiri dan membeli Cendo Xitrol tanpa resep dokter. Penggunaan yang tidak tepat dapat memperburuk kondisi mata atau menimbulkan efek samping yang serius.

Jika mengalami gejala infeksi atau peradangan pada mata, segera konsultasikan dengan dokter mata. Melalui Halodoc, dapat dengan mudah berkonsultasi dengan dokter spesialis mata untuk mendapatkan diagnosis yang akurat, resep obat yang sesuai, dan panduan penggunaan yang tepat.

Dokter akan membantu mengevaluasi kondisi mata secara menyeluruh dan merekomendasikan penanganan terbaik.

Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk tanya dokter di Halodoc!

Referensi
WebMD. Diakses pada 2026. Neomycin Sulfate and Eye Infections.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Dexamethasone for Eye Conditions.
Journal of Ophthalmic Inflammation and Infection. Diakses pada 2026. Combination Therapy in Bacterial Eye Infections.
Halodoc. Diakses pada 2026. Cendo Xitrol Eye Drop 5 ml.
British Journal of Ophthalmology. Diakses pada 2026. The efficacy and safety of topical polymyxin B, neomycin and gramicidin for treatment of presumed bacterial corneal ulceration. 

FAQ

1. Apakah Cendo Xitrol bisa dibeli bebas?

Tidak. Cendo Xitrol adalah obat keras yang hanya bisa didapatkan dan digunakan dengan resep serta pengawasan dari dokter. Hal ini karena kandungan steroid dan antibiotiknya memerlukan diagnosis dan monitoring medis yang tepat.

2. Berapa lama Cendo Xitrol boleh digunakan?

Durasi penggunaan Cendo Xitrol harus sesuai dengan anjuran dokter. Penggunaan yang terlalu singkat mungkin tidak efektif, sementara penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan risiko efek samping serius seperti glaukoma atau katarak.

3. Apa perbedaan Cendo Xitrol dengan obat tetes mata lainnya?

Perbedaan utamanya terletak pada kombinasi kandungan aktifnya, yaitu kortikosteroid (deksametason) dan dua jenis antibiotik (neomisin dan polimiksin B). Kombinasi ini menjadikannya efektif untuk infeksi bakteri yang disertai peradangan, berbeda dengan tetes mata yang hanya mengandung antibiotik tunggal atau hanya untuk iritasi ringan.