Ad Placeholder Image

Ciri-Ciri Daun Pegagan: Kenali Lebih Dekat!

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 Februari 2026

Ciri-Ciri Daun Pegagan: Kenali & Manfaatnya!

Ciri-Ciri Daun Pegagan: Kenali Lebih Dekat!Ciri-Ciri Daun Pegagan: Kenali Lebih Dekat!

Daun pegagan (Centella asiatica) merupakan salah satu tanaman herba menjalar yang mudah dikenali berkat bentuk daunnya yang unik.

Tanaman ini kerap tumbuh subur di area lembap dan telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional.

Mengenali ciri-ciri daun pegagan secara tepat sangat penting untuk membedakannya dari tanaman lain.

Karakteristik Umum Tanaman Pegagan

Pegagan termasuk dalam famili Apiaceae dan sering disebut sebagai antanan atau gotu kola di berbagai daerah.

Tanaman ini memiliki kemampuan untuk tumbuh merambat di permukaan tanah. Batangnya yang menjalar, dikenal sebagai stolon, berwarna kemerahan hingga coklat dan dapat menumbuhkan akar baru pada ruasnya.

Daunnya berwarna hijau cerah dan seringkali membentuk kelompok yang rapat. Kondisi lingkungan yang lembap menjadi habitat ideal bagi pertumbuhan pegagan.

Keunikan bentuk daun dan cara pertumbuhannya menjadikan pegagan relatif mudah diidentifikasi.

Ciri-Ciri Fisik Daun Pegagan yang Khas

Bagian daun adalah ciri utama yang paling menonjol pada tanaman pegagan. Daunnya memiliki karakteristik spesifik yang membedakannya dari tanaman lain. Berikut adalah rincian ciri-ciri fisik daun pegagan:

  • Bentuk Daun: Daun pegagan memiliki bentuk bulat menyerupai ginjal atau kipas. Beberapa juga mendeskripsikannya mirip kaki kuda. Diameternya bervariasi antara 1 hingga 5 cm.
  • Tepi Daun: Bagian tepi daun pegagan bergerigi atau beringgit halus. Gerigi ini umumnya lebih jelas terlihat pada bagian ujung atau pinggir daun.
  • Warna dan Permukaan: Daunnya berwarna hijau terang dengan permukaan yang licin dan tidak berbulu. Teksturnya terasa tipis saat disentuh.
  • Tangkai Daun: Tangkai daun pegagan umumnya panjang dan ramping, dengan panjang dapat mencapai 10 hingga 20 cm. Warnanya bervariasi dari kemerahan hingga hijau.
  • Susunan Daun: Daun-daun tumbuh dalam roset akar, yang berarti berkelompok dari pangkal atau buku-buku batang yang menjalar. Susunan ini memberikan kesan daun yang rimbun.

Batang dan Bunga Tanaman Pegagan

Selain daun, ciri-ciri batang dan bunga pegagan juga membantu dalam proses identifikasi. Bagian-bagian ini melengkapi gambaran morfologi keseluruhan tanaman.

  • Batang: Batang pegagan tidak berkayu dan bersifat merambat di permukaan tanah. Struktur batangnya lunak dan memiliki stolon yang memanjang. Akar baru dapat tumbuh pada setiap ruas batang yang menyentuh tanah, memungkinkan penyebaran tanaman.
  • Bunga: Bunga pegagan berukuran kecil dan tidak terlalu mencolok. Warnanya putih atau merah muda, dan tumbuh mengelompok di ketiak daun. Kelompok bunga ini seringkali tersembunyi di balik rimbunnya daun.

Aroma, Rasa, dan Nama Lain Pegagan

Pegagan juga memiliki karakteristik sensorik yang unik, yaitu aroma dan rasa. Selain itu, ada beberapa nama lain yang sering digunakan untuk menyebut tanaman ini.

Tanaman pegagan memiliki aroma khas yang sedikit aromatik. Rasanya sedikit pahit namun memberikan sensasi menyegarkan setelah dikonsumsi. Kedua ciri ini dapat menjadi pelengkap dalam identifikasi.

Di Indonesia, pegagan dikenal dengan beberapa nama lokal seperti antanan. Secara internasional, tanaman ini juga populer dengan nama gotu kola. Nama-nama ini merujuk pada tanaman yang sama, yaitu Centella asiatica.

Pertanyaan Umum tentang Pegagan

Bagaimana cara paling mudah mengenali daun pegagan?

Cara termudah mengenali daun pegagan adalah dari bentuknya yang bulat menyerupai ginjal atau kipas dengan tepi bergerigi halus. Permukaan daunnya licin dan berwarna hijau terang.

Di mana pegagan umumnya ditemukan tumbuh?

Pegagan umum ditemukan tumbuh di area yang lembap, seperti pinggir sungai, parit, persawahan, atau di bawah naungan pohon. Tanaman ini merambat di permukaan tanah.

Kesimpulan: Pentingnya Identifikasi Akurat Daun Pegagan

Ciri-ciri daun pegagan yang khas, seperti bentuk ginjal atau kipas dengan tepi bergerigi, warna hijau terang, serta batangnya yang merambat, memudahkan identifikasi tanaman ini.

Mengenali pegagan secara akurat sangat penting untuk memastikan penggunaan yang tepat, terutama jika ada tujuan pemanfaatan tertentu.