Ad Placeholder Image

Ciri Ciri Gejala DB: Waspada Demam Berdarah Dengue

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Mei 2026

Yuk, Kenali Ciri Ciri Gejala DB Demam Berdarah

Ciri Ciri Gejala DB: Waspada Demam Berdarah DengueCiri Ciri Gejala DB: Waspada Demam Berdarah Dengue

Ciri-Ciri Gejala DB: Kenali Tanda Demam Berdarah Dengue yang Wajib Diwaspadai

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit serius yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Mengenali ciri-ciri gejala DB sejak dini sangat penting untuk penanganan yang cepat dan tepat. Penyakit ini dapat berkembang dengan cepat, dari demam ringan hingga kondisi parah yang mengancam jiwa jika tidak ditangani.

Apa Itu Demam Berdarah Dengue (DBD)?

Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit infeksi virus yang umum di daerah tropis dan subtropis. Penyebabnya adalah virus Dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit ini memiliki spektrum gejala yang luas, mulai dari tanpa gejala hingga demam berdarah berat yang bisa mengakibatkan syok dan kematian. Pemahaman mengenai ciri-ciri gejala DB adalah langkah awal dalam pencegahan komplikasi.

Ciri-Ciri dan Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD)

Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) biasanya muncul 4-10 hari setelah digigit nyamuk yang terinfeksi. Ciri-ciri gejala DB dapat bervariasi pada setiap individu, tetapi ada beberapa tanda umum yang perlu diwaspadai. Berikut adalah beberapa gejala utama yang sering dialami oleh penderita DBD:

  • Demam Tinggi Mendadak: Ini adalah ciri khas DBD. Penderita akan mengalami demam yang naik mendadak hingga 39-40°C. Demam ini sering sulit turun meskipun sudah diberikan obat penurun panas dan kadang memiliki pola “pelana kuda” yaitu turun sebentar lalu naik kembali.
  • Sakit Kepala Hebat: Sakit kepala sering dirasakan parah, terutama di area belakang mata.
  • Nyeri Otot, Sendi, dan Tulang: Rasa nyeri pada otot, sendi, dan tulang sangat hebat, sering digambarkan seperti “tulang patah”. Kondisi ini menyebabkan tubuh terasa sangat lesu dan tidak bertenaga.
  • Mual dan Muntah: Gejala pencernaan seperti mual dan muntah sering terjadi, disertai hilangnya nafsu makan.
  • Bintik Merah pada Kulit: Ruam kulit berupa bintik-bintik merah kecil (petekie) dapat muncul, biasanya setelah beberapa hari demam.

Selain gejala umum di atas, beberapa tanda lain juga bisa menyertai demam berdarah:

  • Mimisan atau Gusi Berdarah: Ini merupakan tanda perdarahan ringan yang harus diwaspadai.
  • Sakit Perut: Rasa sakit atau nyeri di area perut.
  • Kelelahan Ekstrem: Tubuh terasa sangat lesu dan mudah lelah.

Penting untuk diingat bahwa ada fase kritis dalam DBD, yaitu saat demam mulai turun (biasanya hari ke-3 hingga ke-7). Pada fase ini, meskipun demam turun, risiko komplikasi justru meningkat. Tanda-tanda syok yang harus diwaspadai meliputi kulit terasa dingin dan pucat, serta penderita menjadi gelisah.

Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?

Jika seseorang mengalami ciri-ciri gejala DB seperti demam tinggi mendadak yang tidak kunjung reda disertai nyeri hebat, mual, atau bintik merah, sangat dianjurkan untuk segera mencari pertolongan medis. Terlebih lagi, jika muncul tanda-tanda peringatan seperti sakit perut hebat, muntah terus-menerus, perdarahan (mimisan, gusi berdarah), atau tanda syok saat demam mulai turun, penanganan di fasilitas kesehatan tidak boleh ditunda. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat menyelamatkan nyawa.

Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Pencegahan DBD berfokus pada pemberantasan sarang nyamuk Aedes aegypti. Beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:

  • Menguras dan menyikat tempat penampungan air secara rutin.
  • Menutup rapat tempat penampungan air.
  • Mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air.
  • Menggunakan kelambu saat tidur atau obat nyamuk.
  • Menanam tanaman pengusir nyamuk.

Pentingnya Penanganan Dini untuk Demam Berdarah Dengue

Mengenali ciri-ciri gejala DB adalah langkah pertama yang krusial dalam melawan Demam Berdarah Dengue. Jangan abaikan tanda-tanda awal dan segera konsultasikan kondisi kesehatan dengan tenaga medis profesional. Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi dokter, dapat menggunakan aplikasi Halodoc. Tim medis Halodoc siap memberikan panduan dan rekomendasi yang tepat berdasarkan gejala yang dialami.