Ad Placeholder Image

Ciri Ciri Tenis: Cepat, Akurat, dan Butuh Fisik Prima

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   04 Juni 2026

Kenali Ciri Ciri Tenis: Olahraga Raket Penuh Aksi!

Ciri Ciri Tenis: Cepat, Akurat, dan Butuh Fisik PrimaCiri Ciri Tenis: Cepat, Akurat, dan Butuh Fisik Prima

Ringkasan: Tennis elbow atau epikondilitis lateral adalah kondisi peradangan atau iritasi pada tendon yang menghubungkan otot lengan bawah ke bagian luar siku. Kondisi ini disebabkan oleh penggunaan otot lengan secara berlebihan dan repetitif, yang mengakibatkan nyeri kronis serta penurunan kekuatan genggaman tangan.

Apa Itu Tennis Elbow?

Tennis elbow adalah kondisi medis berupa peradangan pada tendon di sisi luar siku akibat tekanan berulang pada otot lengan bawah. Meskipun namanya berkaitan dengan olahraga tenis, kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja yang sering melakukan gerakan memutar pergelangan tangan secara repetitif. Secara klinis, kondisi ini dikenal dengan istilah epikondilitis lateral (lateral epicondylitis).

Kondisi ini terjadi ketika tendon Extensor Carpi Radialis Brevis (ECRB) mengalami robekan mikroskopis akibat beban kerja yang berlebihan. Proses degeneratif ini menyebabkan rasa nyeri yang dapat menjalar dari siku hingga ke pergelangan tangan. Jika tidak ditangani, peradangan dapat mengganggu mobilitas harian dan aktivitas profesional individu yang terdampak.

“Epikondilitis lateral adalah cedera akibat penggunaan berlebihan yang paling umum pada siku, memengaruhi hingga 3% dari populasi umum setiap tahunnya.” — American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS), 2025

Gejala Tennis Elbow

Gejala utama tennis elbow ditandai dengan munculnya rasa nyeri dan sensasi terbakar pada bagian luar siku yang berkembang secara bertahap. Nyeri biasanya dimulai dengan intensitas ringan dan perlahan memburuk dalam hitungan minggu atau bulan. Tidak ada cedera spesifik yang mengawali kemunculan gejala pada sebagian besar kasus.

Terdapat beberapa tanda klinis yang sering muncul pada penderita:

  • Nyeri tajam saat melakukan gerakan memutar, seperti memutar gagang pintu atau membuka tutup botol.
  • Kekuatan genggaman tangan yang melemah secara signifikan saat memegang benda.
  • Rasa kaku pada siku, terutama saat bangun tidur di pagi hari.
  • Nyeri yang menjalar dari siku luar hingga ke punggung tangan.
  • Pembengkakan ringan atau sensitivitas tinggi saat area tulang siku luar disentuh.

Penyebab Tennis Elbow

Penyebab utama tennis elbow adalah kontraksi berulang pada otot lengan bawah yang digunakan untuk meluruskan dan mengangkat tangan serta pergelangan tangan. Gerakan yang dilakukan terus-menerus memberikan beban stres pada jaringan tendon. Akibatnya, timbul robekan kecil pada tendon yang melekat pada epikondilus lateral.

Selain olahraga tenis, beberapa aktivitas dan profesi memiliki risiko tinggi memicu kondisi ini:

  1. Pekerjaan manual seperti tukang cat, tukang kayu, tukang ledeng, dan koki.
  2. Penggunaan komputer dalam jangka waktu lama dengan posisi tangan yang tidak ergonomis.
  3. Aktivitas memotong bahan makanan atau menggunakan alat potong secara terus-menerus.
  4. Penggunaan raket atau alat olahraga dengan ukuran pegangan yang tidak sesuai.
  5. Faktor usia, di mana kondisi ini paling sering ditemukan pada orang dewasa berusia 30 hingga 50 tahun.

Diagnosis Medis

Diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan evaluasi riwayat aktivitas harian untuk menentukan sumber nyeri. Dokter biasanya akan memberikan tekanan pada area siku luar atau meminta pasien menggerakkan jari-jari tangan melawan tahanan. Prosedur ini bertujuan untuk melihat tingkat respons nyeri pada tendon yang bermasalah.

Untuk menyingkirkan kemungkinan kondisi lain, beberapa pemeriksaan penunjang mungkin diperlukan:

  • X-ray (Rontgen) untuk memastikan tidak ada pengapuran tulang atau radang sendi (arthritis).
  • Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk melihat detail kerusakan pada jaringan lunak dan tendon.
  • Elektromiografi (EMG) guna memastikan nyeri bukan disebabkan oleh saraf yang terjepit di area siku atau leher.
  • Ultrasonografi (USG) muskuloskeletal untuk mendeteksi adanya robekan pada tendon secara langsung.

Metode Pengobatan

Sekitar 80% hingga 95% pasien tennis elbow berhasil pulih dengan pengobatan non-bedah dalam waktu 6 hingga 12 bulan. Langkah pertama yang wajib diambil adalah mengistirahatkan lengan dari aktivitas yang memicu nyeri. Penggunaan kompres es selama 15 menit beberapa kali sehari dapat membantu meredakan peradangan akut.

Opsi pengobatan medis yang dapat dilakukan meliputi:

1. Terapi Fisik dan Rehabilitasi

Fisioterapi dilakukan untuk menguatkan otot-otot lengan bawah melalui latihan peregangan khusus. Terapis juga mungkin menggunakan teknik ultrasonografi atau stimulasi listrik untuk mempercepat proses penyembuhan jaringan tendon yang rusak.

2. Medikasi dan Injeksi

Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) dalam bentuk tablet atau krim sering direkomendasikan untuk mengurangi rasa sakit. Pada kasus yang lebih berat, dokter dapat memberikan suntikan kortikosteroid atau terapi Platelet-Rich Plasma (PRP) untuk merangsang regenerasi jaringan.

3. Penggunaan Alat Bantu

Penggunaan brace atau pengikat siku dapat membantu mengalihkan beban dari tendon yang sakit ke jaringan otot yang sehat. Alat ini sangat efektif digunakan saat individu harus tetap melakukan aktivitas fisik ringan.

Langkah Pencegahan

Pencegahan tennis elbow fokus pada pengurangan beban mekanis pada tendon lengan bawah melalui modifikasi aktivitas dan ergonomi. Penting untuk selalu melakukan pemanasan sebelum memulai aktivitas yang melibatkan gerakan tangan yang intens. Otot lengan yang fleksibel dan kuat memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami robekan mikroskopis.

Beberapa langkah preventif yang dapat diterapkan meliputi:

  • Memastikan teknik yang benar saat berolahraga atau bekerja dengan alat berat.
  • Mengatur posisi meja dan keyboard agar pergelangan tangan berada dalam posisi netral saat bekerja.
  • Menggunakan alat dengan pegangan yang empuk atau berdiameter lebih besar untuk mengurangi cengkeraman.
  • Menghentikan aktivitas segera saat merasakan nyeri tajam di area siku.
  • Melakukan latihan penguatan pergelangan tangan secara rutin minimal dua kali seminggu.

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasi medis segera diperlukan jika nyeri pada siku mulai mengganggu waktu istirahat di malam hari atau membatasi gerak dasar tangan. Jika terjadi pembengkakan hebat, kemerahan, atau rasa hangat di sekitar sendi siku, hal tersebut bisa menandakan adanya infeksi atau kondisi lain yang lebih serius. Penanganan dini sangat menentukan kecepatan pemulihan tendon.

“Deteksi dini pada gangguan muskuloskeletal akibat kerja dapat mencegah kecacatan permanen dan mempercepat kembalinya produktivitas individu.” — Kementerian Kesehatan RI, 2024

Segera cari bantuan medis jika tangan mengalami mati rasa, kesemutan yang menjalar, atau hilangnya kemampuan untuk meluruskan siku sepenuhnya. Gejala-gejala ini memerlukan evaluasi saraf dan ortopedi lebih lanjut.

Kesimpulan

Tennis elbow merupakan gangguan muskuloskeletal yang umum namun dapat dicegah dengan menjaga ergonomi dan kekuatan otot lengan bawah. Pemulihan memerlukan kesabaran melalui terapi konservatif dan modifikasi gaya hidup agar kondisi tidak menjadi kronis. Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis yang tepat serta rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi medis yang dialami.