Ad Placeholder Image

Ciri-Ciri Terkena Demam Berdarah? Yuk Kenali!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   29 April 2026

Ini Ciri-ciri Terkena Demam Berdarah yang Wajib Tahu

Ciri-Ciri Terkena Demam Berdarah? Yuk Kenali!Ciri-Ciri Terkena Demam Berdarah? Yuk Kenali!

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti serta Aedes albopictus. Mengidentifikasi ciri-ciri terkena demam berdarah sejak dini sangat penting untuk penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi serius. Penyakit ini memiliki spektrum gejala yang luas, mulai dari ringan hingga mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan baik.

Memahami Ciri-Ciri Demam Berdarah

Mengenali ciri-ciri demam berdarah memerlukan perhatian terhadap perubahan fisik yang terjadi. Gejala DBD umumnya muncul 4 hingga 10 hari setelah digigit nyamuk yang terinfeksi. Pemahaman yang akurat terhadap tanda-tanda awal dapat membantu dalam mengambil tindakan medis yang diperlukan sesegera mungkin.

Gejala Utama Demam Berdarah Dengue

Beberapa gejala utama menunjukkan seseorang mungkin terkena demam berdarah. Ciri-ciri ini seringkali mirip dengan penyakit infeksi virus lainnya, namun memiliki karakteristik spesifik yang membedakannya.

  • Demam Tinggi Mendadak: Penderita akan mengalami peningkatan suhu tubuh secara tiba-tiba, seringkali mencapai 39-40°C. Demam ini sulit turun meskipun sudah diberikan obat penurun panas dan dapat menunjukkan pola “pelana kuda” yaitu turun lalu naik kembali.
  • Sakit Kepala Hebat: Sakit kepala yang sangat kuat dirasakan, terutama di bagian belakang mata. Rasa nyeri ini dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Nyeri Otot, Sendi, dan Tulang: Salah satu ciri khas DBD adalah nyeri hebat pada otot, sendi, dan tulang, yang sering digambarkan seperti “tulang patah”. Kondisi ini membuat tubuh terasa sangat tidak nyaman dan pegal di sekujur tubuh.
  • Mual dan Muntah: Gejala pencernaan seperti mual dan muntah sering menyertai demam. Hal ini juga dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan, berujung pada kelemahan tubuh.
  • Kelelahan dan Lemah: Tubuh akan terasa sangat lesu, lemas, dan tidak bertenaga. Penderita mungkin merasa sangat ingin beristirahat dan sulit untuk melakukan aktivitas ringan sekalipun.

Tanda Lain dan Gejala Peringatan

Selain gejala umum di atas, ada beberapa tanda lain yang perlu diwaspadai sebagai bagian dari ciri-ciri terkena demam berdarah. Gejala-gejala ini dapat mengindikasikan perkembangan penyakit ke fase yang lebih serius.

  • Bintik Merah di Kulit (Ruam): Sekitar 2-5 hari setelah demam muncul, bintik-bintik merah kecil atau ruam dapat terlihat di kulit. Bintik ini biasanya tidak hilang saat kulit ditekan.
  • Pendarahan Ringan: Gejala pendarahan seperti mimisan atau gusi berdarah bisa terjadi. Pada kasus yang lebih parah, pendarahan bisa terjadi di bawah kulit, terlihat sebagai memar.
  • Sakit Perut: Rasa sakit atau nyeri di perut juga merupakan salah satu gejala yang dapat muncul pada penderita DBD.
  • Tanda Syok (Fase Kritis): Ini adalah kondisi paling berbahaya yang biasanya terjadi saat demam mulai turun (fase kritis). Gejala syok meliputi kulit terasa dingin dan lembap, pucat, serta penderita menjadi gelisah atau merasa sangat lemas. Segera cari pertolongan medis jika tanda ini muncul.

Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?

Jika mengalami demam tinggi mendadak yang tidak kunjung turun disertai dengan dua atau lebih ciri-ciri terkena demam berdarah di atas, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Deteksi dini dan penanganan yang cepat adalah kunci untuk mencegah komplikasi serius seperti Dengue Shock Syndrome (DSS) atau Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) berat.

Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Pencegahan DBD berfokus pada pemberantasan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Cara paling efektif adalah dengan menerapkan 3M Plus:

  • Menguras: Membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember, dan vas bunga secara rutin.
  • Menutup: Menutup rapat tempat penampungan air agar nyamuk tidak dapat bertelur.
  • Mendaur Ulang: Memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menjadi tempat penampungan air.
  • Plus: Menambahkan upaya lain seperti menaburkan larvasida, memelihara ikan pemakan jentik, menggunakan kelambu, memakai losion anti nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, serta fogging jika diperlukan.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Mengenali ciri-ciri terkena demam berdarah adalah langkah awal yang krusial dalam melawan penyakit ini. Jangan abaikan demam tinggi yang disertai gejala lain seperti nyeri sendi atau mual. Jika ada kekhawatiran atau gejala DBD muncul, segera konsultasikan dengan dokter atau gunakan fitur Tanya Dokter di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan saran medis yang tepat. Halodoc menyediakan akses mudah ke profesional kesehatan terpercaya untuk panduan dan penanganan lebih lanjut.