Ad Placeholder Image

Contoh Kencing Keruh: Penyebab & Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Februari 2026

Contoh Kencing Keruh: Penyebab & Cara Mengatasinya

Contoh Kencing Keruh: Penyebab & Cara MengatasinyaContoh Kencing Keruh: Penyebab & Cara Mengatasinya

Berikut adalah artikel tentang kencing keruh:

Apa Itu Kencing Keruh?

Kencing keruh adalah kondisi ketika urine tidak lagi jernih, melainkan tampak seperti putih susu, kuning buram, atau bahkan kecokelatan. Kondisi ini menandakan adanya perubahan komposisi urine yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Penting untuk memahami bahwa urine yang sehat umumnya berwarna kuning pucat dan jernih.

Gejala Kencing Keruh yang Perlu Diperhatikan

Selain perubahan warna dan kejernihan urine, kencing keruh juga bisa disertai gejala lain, tergantung penyebabnya. Beberapa gejala yang mungkin menyertai antara lain:

  • Nyeri atau perih saat buang air kecil (disuria)
  • Sering buang air kecil (frekuensi)
  • Dorongan kuat untuk buang air kecil (urgensi)
  • Nyeri pinggang atau perut bawah
  • Urine berbau tidak sedap
  • Demam
  • Mual dan muntah

Jika mengalami kencing keruh disertai salah satu atau beberapa gejala di atas, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter.

Penyebab Kencing Keruh dan Cara Mendeteksinya

Ada berbagai kondisi yang bisa menyebabkan kencing keruh. Berikut beberapa penyebab umum beserta penjelasannya:

Infeksi Saluran Kemih (ISK)

ISK adalah penyebab paling umum kencing keruh. Infeksi bakteri pada saluran kemih dapat menyebabkan peradangan dan menghasilkan nanah (piuria) yang membuat urine tampak keruh. Gejala lain ISK meliputi nyeri saat buang air kecil, sering buang air kecil, dan urine berbau menyengat.

Dehidrasi

Kurangnya asupan cairan dapat menyebabkan urine menjadi lebih pekat dan keruh. Ini karena ginjal mencoba menghemat air dengan memekatkan urine. Warna urine pada dehidrasi biasanya kuning gelap atau seperti teh.

Batu Ginjal

Batu ginjal dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada saluran kemih, yang dapat menyebabkan urine keruh. Selain itu, batu ginjal juga bisa menyebabkan nyeri hebat pada pinggang atau perut bawah.

Piuria

Piuria adalah kondisi adanya nanah dalam urine. Ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau peradangan pada saluran kemih. Urine akan tampak keruh dan berwarna putih.

Infeksi Menular Seksual (IMS)

Beberapa IMS, seperti klamidia dan gonore, dapat menyebabkan keluarnya cairan (discharge) dari uretra yang membuat urine tampak keruh.

Kondisi Lainnya

Selain penyebab di atas, kencing keruh juga bisa disebabkan oleh:

  • Adanya darah dalam urine (hematuria), yang bisa disebabkan oleh infeksi, batu ginjal, atau cedera.
  • Efek samping obat-obatan tertentu.
  • Keputihan yang bercampur dengan urine pada wanita.
  • Adanya protein dalam urine (proteinuria).

Bagaimana Cara Mengatasi Kencing Keruh?

Pengobatan kencing keruh tergantung pada penyebabnya. Beberapa tindakan yang mungkin dilakukan antara lain:

  • **Antibiotik:** Jika penyebabnya adalah infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik.
  • **Obat pereda nyeri:** Untuk mengatasi nyeri akibat batu ginjal atau infeksi.
  • **Perubahan pola makan:** Untuk mencegah pembentukan batu ginjal atau mengatasi dehidrasi.
  • **Minum air putih yang cukup:** Untuk mengatasi dehidrasi dan membantu membersihkan saluran kemih.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Mencegah Kencing Keruh dengan Langkah Sederhana

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah kencing keruh antara lain:

  • Minum air putih yang cukup setiap hari.
  • Menjaga kebersihan organ intim.
  • Buang air kecil setelah berhubungan seksual.
  • Menghindari menahan buang air kecil terlalu lama.
  • Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke dokter jika kencing keruh menetap meskipun sudah cukup minum air putih atau disertai gejala lain seperti nyeri, demam, atau urine berdarah.

Rekomendasi Halodoc

Jika mengalami kencing keruh, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc. Dokter dapat membantu mendiagnosis penyebabnya dan memberikan penanganan yang tepat. Unduh aplikasi Halodoc sekarang untuk mendapatkan akses mudah ke layanan kesehatan.