Ad Placeholder Image

Cuma Segini! 1 Butir Telur Puyuh Berapa Kalori?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   28 April 2026

Mau Tahu 1 Butir Telur Puyuh Berapa Kalori? Ini Rinciannya

Cuma Segini! 1 Butir Telur Puyuh Berapa Kalori?Cuma Segini! 1 Butir Telur Puyuh Berapa Kalori?

Mengenal Telur Puyuh: Kandungan Kalori dan Profil Nutrisinya

Telur puyuh adalah sumber nutrisi yang sering diabaikan karena ukurannya yang kecil. Meskipun demikian, telur puyuh memiliki kandungan gizi yang padat dan bermanfaat bagi kesehatan. Memahami komposisi nutrisinya dapat membantu dalam perencanaan diet seimbang.

Banyak yang bertanya, 1 butir telur puyuh berapa kalori? Secara rata-rata, satu butir telur puyuh mengandung sekitar 14-15 kalori. Angka ini menjadikannya pilihan yang baik untuk individu yang mengontrol asupan kalori.

1 Butir Telur Puyuh Berapa Kalori dan Kandungan Nutrisinya?

Satu butir telur puyuh, yang beratnya sekitar 9-10 gram, memiliki kandungan kalori yang relatif rendah namun kaya akan nutrisi esensial. Kandungan kalori per butirnya adalah sekitar 14-15 kkal.

Selain kalori, telur puyuh juga merupakan sumber protein yang baik. Setiap butirnya menyediakan sekitar 1 gram protein. Protein penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, serta mendukung fungsi enzim dan hormon.

Berikut adalah rincian kandungan nutrisi per butir telur puyuh:

  • Kalori: 14-15 kkal
  • Protein: Sekitar 1 gram
  • Lemak: Sumber lemak sehat, termasuk lemak tak jenuh ganda.
  • Vitamin: Mengandung vitamin A, B kompleks (B1, B2, B6, B12), dan vitamin D.
  • Mineral: Kaya akan zat besi, selenium, fosfor, dan kolin.

Profil nutrisi ini menunjukkan bahwa telur puyuh adalah makanan padat gizi. Meskipun ukurannya kecil, manfaatnya cukup signifikan untuk mendukung berbagai fungsi tubuh.

Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Telur Puyuh

Kandungan nutrisi dalam telur puyuh memberikan berbagai manfaat kesehatan. Konsumsi telur puyuh secara teratur dapat berkontribusi pada diet yang seimbang dan gaya hidup sehat.

Manfaat-manfaat tersebut meliputi:

  • Mendukung pertumbuhan dan perbaikan sel karena kandungan proteinnya yang tinggi.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh berkat vitamin dan mineral seperti selenium dan vitamin B.
  • Menjaga kesehatan mata, terutama karena adanya vitamin A.
  • Membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia karena kandungan zat besi.
  • Mendukung fungsi otak dan sistem saraf berkat kolin dan vitamin B kompleks.
  • Menyediakan energi dengan kalori yang cukup, namun tidak berlebihan, cocok untuk menjaga berat badan.

Tips Mengonsumsi Telur Puyuh Secara Sehat

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari telur puyuh, penting untuk mengonsumsinya dengan cara yang sehat dan higienis. Pastikan telur dimasak hingga matang sempurna untuk menghindari risiko infeksi bakteri.

Beberapa cara sehat mengonsumsi telur puyuh:

  • Direbus: Cara paling sederhana dan sehat untuk mengonsumsi telur puyuh.
  • Sebagai campuran salad: Menambah protein dan nutrisi pada hidangan sayuran.
  • Dalam sup atau soto: Memperkaya cita rasa dan gizi.
  • Sebagai camilan sehat: Alternatif makanan ringan yang mengenyangkan dan bergizi.
  • Dikombinasikan dengan lauk lain: Telur puyuh dapat diolah bersama tahu, tempe, atau sayuran.

Sebaiknya hindari penggunaan minyak berlebih atau bumbu instan yang tinggi natrium saat mengolah telur puyuh. Prioritaskan bumbu alami dan cara masak yang minimal pemrosesan.

Apakah Telur Puyuh Aman untuk Semua Orang?

Secara umum, telur puyuh aman dikonsumsi oleh sebagian besar orang. Namun, seperti halnya telur ayam, beberapa individu mungkin memiliki alergi terhadap telur puyuh.

Individu dengan riwayat alergi telur perlu berhati-hati. Gejala alergi telur dapat meliputi ruam kulit, gatal-gatal, gangguan pencernaan, atau bahkan reaksi anafilaksis yang parah. Jika timbul gejala alergi setelah mengonsumsi telur puyuh, segera hentikan konsumsi dan cari bantuan medis.

Konsumsi dalam jumlah wajar adalah kunci. Meskipun sehat, konsumsi berlebihan tanpa diimbangi nutrisi lain dapat menyebabkan ketidakseimbangan diet.

Pertanyaan Umum tentang Telur Puyuh

Berapa banyak telur puyuh yang bisa dikonsumsi dalam sehari?

Jumlah yang aman bervariasi tergantung kebutuhan kalori dan kondisi kesehatan seseorang. Umumnya, 5-10 butir telur puyuh per hari dianggap wajar sebagai bagian dari diet seimbang.

Apakah telur puyuh mengandung kolesterol tinggi?

Telur puyuh memang mengandung kolesterol, namun penelitian menunjukkan bahwa kolesterol dari makanan tidak selalu secara langsung meningkatkan kadar kolesterol darah pada setiap individu. Kandungan nutrisi lain dalam telur puyuh justru bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Telur puyuh vs. telur ayam, mana yang lebih baik?

Keduanya merupakan sumber protein dan nutrisi yang baik. Telur puyuh seringkali lebih kaya vitamin dan mineral tertentu per gram berat dibandingkan telur ayam, meskipun ukurannya lebih kecil. Pilihan terbaik tergantung pada preferensi dan kebutuhan diet masing-masing.

Kesimpulan Halodoc

Memahami bahwa 1 butir telur puyuh berapa kalori (sekitar 14-15 kkal) dan kandungan nutrisinya yang padat sangat penting. Telur puyuh merupakan pilihan makanan bergizi yang dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Jika memiliki kekhawatiran atau kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi melalui Halodoc untuk mendapatkan saran diet yang personal dan terukur. Konsultasi dengan profesional kesehatan akan memastikan asupan nutrisi sesuai dengan kebutuhan tubuh.