Ad Placeholder Image

Dada Cekung Ke Dalam: Pahami Pectus Excavatum dan Solusi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Mei 2026

Dada Cekung Ke Dalam: Pahami Kondisi dan Cara Mengatasi

Dada Cekung Ke Dalam: Pahami Pectus Excavatum dan SolusiDada Cekung Ke Dalam: Pahami Pectus Excavatum dan Solusi

Mengenal Dada Cekung ke Dalam (Pectus Excavatum)

Dada cekung ke dalam atau dikenal dengan istilah medis Pectus Excavatum merupakan suatu kondisi bawaan lahir. Pada kondisi ini, tulang dada (sternum) dan tulang rusuk tumbuh ke arah dalam, membentuk lekukan atau cekungan di bagian tengah dada. Lekukan ini bisa bervariasi tingkat keparahannya, dari ringan hingga parah, dan seringkali menjadi lebih jelas atau terlihat nyata seiring pertumbuhan, terutama saat masa remaja.

Kondisi dada cekung ke dalam tidak hanya berdampak pada penampilan fisik dan dapat menimbulkan masalah estetika serta psikologis. Dalam kasus yang lebih parah, lekukan pada dada bisa menekan organ penting di dalamnya, seperti jantung dan paru-paru. Penekanan ini berpotensi menyebabkan gangguan fungsi organ yang bisa memengaruhi kualitas hidup penderitanya.

Gejala Dada Cekung ke Dalam yang Perlu Diperhatikan

Gejala utama dari Pectus Excavatum adalah adanya lekukan di tengah dada. Meskipun kondisi ini merupakan bawaan lahir, lekukan tersebut mungkin tidak langsung terlihat saat bayi dan seringkali baru menjadi jelas atau memburuk saat penderita memasuki masa pubertas, ketika pertumbuhan tulang terjadi dengan cepat.

Selain perubahan bentuk dada, beberapa gejala lain yang mungkin dialami penderita dada cekung ke dalam, terutama jika terjadi penekanan pada organ dalam, meliputi:

  • Sulit bernapas atau terengah-engah, terutama saat melakukan aktivitas fisik atau berolahraga.
  • Nyeri dada yang bisa terasa tumpul atau tajam.
  • Cepat merasa lelah meskipun hanya melakukan aktivitas ringan.
  • Palpitasi atau detak jantung yang terasa tidak teratur.

Gejala-gejala ini dapat bervariasi intensitasnya tergantung pada seberapa dalam lekukan dada dan sejauh mana organ internal terpengaruh.

Penyebab Dada Cekung ke Dalam

Penyebab pasti dari Pectus Excavatum sampai saat ini belum sepenuhnya dipahami. Namun, kondisi ini diduga kuat berkaitan dengan faktor genetik atau keturunan. Ini berarti bahwa jika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat Pectus Excavatum, kemungkinan seseorang untuk mengalaminya mungkin lebih tinggi.

Dipercaya bahwa pertumbuhan tulang rawan yang berlebihan pada tulang rusuk, yang kemudian mendorong tulang dada ke dalam, menjadi salah satu mekanisme utama terjadinya cekungan. Penelitian masih terus dilakukan untuk memahami lebih lanjut faktor-faktor genetik dan lingkungan yang mungkin berperan dalam perkembangan kondisi ini.

Pilihan Penanganan untuk Dada Cekung ke Dalam

Penanganan Pectus Excavatum sangat bervariasi dan disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi, usia penderita, serta ada atau tidaknya gejala yang memengaruhi fungsi organ. Beberapa pilihan penanganan yang umum meliputi:

  • Pemantauan Rutin. Untuk kasus dada cekung ke dalam yang ringan dan tidak menimbulkan gejala, dokter mungkin merekomendasikan pemantauan berkala untuk mengamati perkembangan kondisi seiring waktu.
  • Terapi Alat Bantu Vakum (Vacuum Bell Therapy). Terapi ini melibatkan penggunaan alat hisap khusus yang ditempelkan pada dada. Alat ini berfungsi untuk menarik tulang dada secara bertahap ke posisi normal. Terapi vakum umumnya efektif untuk kasus ringan hingga sedang dan memerlukan penggunaan rutin dalam jangka waktu tertentu.
  • Operasi. Untuk kasus Pectus Excavatum yang lebih parah, terutama jika sudah menekan jantung atau paru-paru dan menyebabkan gejala yang signifikan, tindakan operasi mungkin direkomendasikan. Tujuan operasi adalah untuk mengembalikan bentuk dada menjadi normal, meringankan tekanan pada organ dalam, dan memperbaiki fungsi pernapasan atau jantung.

Ada beberapa jenis prosedur operasi, di antaranya metode Nuss yang invasif minimal dan metode Ravitch yang lebih tradisional. Pemilihan metode operasi akan ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi spesifik penderita.

Kapan Sebaiknya Memeriksakan Diri ke Dokter?

Jika seseorang memiliki lekukan di dada, baik yang baru muncul atau sudah ada sejak lama, dan merasa khawatir tentang kondisi tersebut, sangat dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Khususnya apabila lekukan di dada disertai dengan gejala seperti sulit bernapas, nyeri dada, atau cepat lelah saat beraktivitas.

Konsultasi dengan profesional medis diperlukan untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan menentukan rencana penanganan yang paling tepat. Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik, pencitraan seperti rontgen dada atau CT scan, serta tes fungsi jantung dan paru-paru untuk mengevaluasi tingkat keparahan kondisi.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau konsultasi medis mengenai dada cekung ke dalam atau masalah kesehatan lainnya, pengguna dapat langsung berkonsultasi dengan dokter ahli melalui aplikasi Halodoc. Tim medis Halodoc siap memberikan rekomendasi dan panduan kesehatan yang terpercaya dan berbasis ilmiah.