Ad Placeholder Image

Darah Putih Naik ke Mata Setelah Melahirkan? Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   04 Mei 2026

Darah Putih Naik ke Mata Setelah Melahirkan? Pahami Faktanya!

Darah Putih Naik ke Mata Setelah Melahirkan? Mitos atau Fakta?Darah Putih Naik ke Mata Setelah Melahirkan? Mitos atau Fakta?

Mitos “Darah Putih Naik ke Mata Setelah Melahirkan”: Fakta Medis dan Penanganan yang Tepat

Anggapan tentang “darah putih naik ke mata setelah melahirkan” adalah sebuah mitos yang berkembang di masyarakat. Keyakinan ini sering dikaitkan dengan kebiasaan ibu baru yang tidur siang. Namun, dalam dunia medis, tidak ada kondisi yang menggambarkan sel darah putih bergerak menuju mata dalam konteks pascapersalinan.

Penting untuk dipahami bahwa meskipun tidak ada kaitan langsung antara sel darah putih dan mata seperti yang digambarkan mitos tersebut, perubahan pada sel darah putih ibu setelah melahirkan memang terjadi secara normal. Namun, jika muncul gejala lain yang tidak biasa, kondisi ini mungkin memerlukan perhatian medis.

Normalnya Peningkatan Sel Darah Putih (Leukosit) Pascapersalinan

Setelah melahirkan, tubuh ibu mengalami banyak perubahan fisiologis. Salah satu perubahan yang normal adalah peningkatan jumlah sel darah putih, yang dikenal sebagai leukositosis. Kondisi ini bukan berarti darah putih naik ke mata, melainkan respons alami tubuh terhadap stres fisik dan peradangan akibat proses persalinan itu sendiri.

Proses persalinan, baik secara normal maupun operasi caesar, dianggap sebagai trauma fisik bagi tubuh. Peningkatan leukosit berfungsi untuk membantu penyembuhan jaringan, mencegah infeksi, dan membersihkan sisa-sisa sel yang rusak. Jumlah sel darah putih dapat kembali normal dalam beberapa hari hingga minggu setelah persalinan.

Gejala yang Membutuhkan Perhatian Medis

Meskipun peningkatan sel darah putih adalah hal yang wajar, ibu baru perlu mewaspadai beberapa gejala yang mungkin menyertai. Gejala-gejala ini bisa menjadi indikasi adanya kondisi medis lain yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Beberapa gejala yang patut diwaspadai antara lain:

  • Demam tinggi (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius).
  • Nyeri hebat atau tidak kunjung membaik pada area vagina, perut, atau jahitan.
  • Keluarnya cairan berbau tidak sedap dari vagina.
  • Perdarahan vagina yang lebih banyak dari normal atau tidak berhenti.
  • Penglihatan kabur, nyeri mata, atau gejala mata lainnya yang tidak biasa.
  • Lemas, pusing, atau merasa tidak enak badan secara keseluruhan.

Jika salah satu dari gejala ini muncul, konsultasi medis menjadi sangat penting.

Kondisi Medis yang Mungkin Terjadi Jika Disertai Gejala Lain

Jika peningkatan sel darah putih disertai dengan gejala-gejala yang disebutkan di atas, ini bisa menjadi tanda adanya kondisi medis lain, seperti infeksi. Beberapa infeksi pascapersalinan yang umum meliputi:

  • Endometritis: Infeksi pada lapisan rahim.
  • Infeksi saluran kemih (ISK).
  • Mastitis: Infeksi pada payudara.
  • Infeksi luka episiotomi atau luka operasi caesar.

Selain infeksi, masalah pada penglihatan seperti penglihatan kabur tidak ada kaitannya dengan sel darah putih yang “naik ke mata”. Penglihatan kabur setelah melahirkan bisa disebabkan oleh kelelahan ekstrem, perubahan hormon, migrain, atau kondisi medis mata yang terpisah.

Pentingnya Istirahat, Nutrisi, dan Kebersihan Diri Ibu Setelah Melahirkan

Anggapan yang menghubungkan tidur siang dengan mitos darah putih naik ke mata adalah keliru. Justru, ibu yang baru melahirkan sangat membutuhkan istirahat yang cukup, termasuk tidur siang. Istirahat yang memadai sangat penting untuk pemulihan fisik dan mental.

Selain istirahat, nutrisi yang seimbang juga berperan krusial dalam proses pemulihan. Konsumsi makanan bergizi membantu tubuh membangun kembali energi dan mempercepat penyembuhan. Menjaga kebersihan diri, terutama pada area genital dan luka, sangat penting untuk mencegah infeksi.

Manajemen stres juga tidak kalah penting. Menghadapi peran baru sebagai ibu seringkali memicu stres. Mengelola stres dengan baik dapat mendukung sistem kekebalan tubuh dan mempercepat pemulihan.

Kapan Harus Segera Konsultasi ke Dokter Kandungan?

Mengingat bahwa “darah putih naik ke mata setelah melahirkan” adalah mitos, fokus utama adalah pada pemantauan kesehatan ibu secara keseluruhan. Jika ibu baru merasakan gejala yang tidak biasa, seperti demam, nyeri hebat, penglihatan kabur, atau tanda-tanda infeksi lain, sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan penyebab gejala dan memberikan penanganan yang tepat. Penanganan bisa meliputi pemberian antibiotik untuk infeksi, pereda nyeri, atau terapi lain sesuai diagnosis. Keterlambatan penanganan dapat memperburuk kondisi dan menghambat pemulihan pascapersalinan.

Kesimpulan

Anggapan “darah putih naik ke mata setelah melahirkan” adalah sebuah mitos tanpa dasar medis. Peningkatan sel darah putih pascapersalinan adalah respons normal tubuh terhadap stres persalinan. Namun, ibu perlu waspada terhadap gejala lain seperti demam, nyeri, atau perubahan penglihatan yang abnormal, karena ini bisa menjadi tanda infeksi atau kondisi medis lain.

Sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan jika mengalami gejala yang meresahkan. Istirahat cukup, nutrisi seimbang, kebersihan diri, dan manajemen stres adalah kunci pemulihan yang optimal setelah melahirkan. Informasi lebih lanjut dan rekomendasi medis personal dapat diperoleh melalui aplikasi Halodoc.