Ad Placeholder Image

Daun Beluntas: Kandungan Nutrisi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Daun beluntas adalah tanaman kaya nutrisi, efektif untuk diabetes, rematik, dan kesehatan kulit. Temukan manfaat lengkapnya di artikel ini.

Daun Beluntas: Kandungan Nutrisi dan Manfaatnya untuk KesehatanDaun Beluntas: Kandungan Nutrisi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

DAFTAR ISI


Daun bluntas atau Pluchea indica merupakan salah satu tanaman semak yang sangat mudah ditemukan di Indonesia. Seringkali tanaman ini hanya dijadikan sebagai pagar hidup di pedesaan karena pertumbuhannya yang rimbun dan rapat. Namun, di balik tampilannya yang sederhana, daun bluntas menyimpan kekayaan zat aktif yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai keluhan kesehatan, mulai dari bau badan hingga masalah pencernaan.

Pemanfaatan tanaman herbal di tengah masyarakat Indonesia memang bukan hal baru. Sebagai bagian dari warisan nenek moyang, daun bluntas dipercaya memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan yang kuat. Bagi kamu yang peduli pada kesehatan alami, memahami potensi daun bluntas dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kebugaran tubuh tanpa harus selalu bergantung pada bahan kimia sintetis.

Penting bagi kita untuk melihat sisi medis dari tanaman ini agar penggunaannya tetap aman dan memberikan manfaat yang optimal. Meskipun termasuk bahan alami, penggunaan yang berlebihan atau tidak tepat tetap berisiko menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan pada tubuh. Oleh karena itu, edukasi mengenai kandungan nutrisi dan aturan pakainya sangatlah krusial.

Nah, mau tahu apa saja manfaat luar biasa dari daun bluntas bagi kesehatan kamu? Mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar kamu bisa memanfaatkannya dengan maksimal!

Mengenal Daun Bluntas

Daun bluntas (Pluchea indica) adalah tanaman dari famili Asteraceae. Tanaman ini memiliki ciri khas berupa daun berbentuk bulat telur dengan tepian bergerigi dan aroma yang cukup kuat. Di beberapa daerah di Indonesia, daun ini juga dikenal dengan nama luntas (Jawa), beluntas (Sunda), atau baluntas (Madura). Ketahanannya terhadap cuaca panas membuat tanaman ini tumbuh subur di daerah pesisir maupun dataran rendah.

Secara historis, daun bluntas tidak hanya digunakan sebagai obat, tetapi juga sebagai bahan masakan, seperti lalapan atau campuran dalam pembuatan trancam dan urap. Penggunaan ganda ini menunjukkan bahwa tingkat keamanan konsumsi daun bluntas pada dosis kuliner umumnya sangat baik. Namun, untuk tujuan medis, konsentrasinya biasanya lebih tinggi dalam bentuk rebusan atau ekstrak.

Kandungan Nutrisi Daun Bluntas

Manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh daun bluntas tidak lepas dari profil nutrisinya yang kompleks. Para peneliti telah mengidentifikasi berbagai senyawa bioaktif di dalamnya, antara lain:

  • Flavonoid: Senyawa antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan sel.
  • Tannin: Memiliki sifat astringen yang dapat membantu menyusutkan jaringan tubuh dan bertindak sebagai antibakteri.
  • Alkaloid: Senyawa yang sering memiliki efek fisiologis pada manusia, termasuk meredakan nyeri.
  • Minyak Atsiri: Memberikan aroma khas dan memiliki sifat antiseptik.
  • Sterol: Membantu dalam metabolisme lemak dan menjaga kesehatan jantung.
  • Fenol: Asam fenolik yang berperan penting dalam aktivitas anti-inflamasi.

Manfaat Daun Bluntas untuk Kesehatan

Berikut adalah beberapa manfaat utama daun bluntas yang sudah banyak dirasakan oleh masyarakat dan didukung oleh beberapa penelitian awal:

1. Mengatasi Masalah Bau Badan

Ini adalah manfaat yang paling populer dari daun bluntas. Kandungan minyak atsiri dan senyawa antibakteri di dalamnya mampu menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau badan, seperti Staphylococcus epidermidis. Jika kamu merasa kurang percaya diri karena aroma tubuh, kamu bisa mencoba mengonsumsi air rebusan daun ini secara teratur atau menggunakannya sebagai lalapan. Selain perawatan alami, kamu juga bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk perawatan tubuh antibakteri lainnya.

2. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Daun bluntas sering digunakan untuk mengatasi perut kembung, diare, dan nafsu makan yang menurun. Sifat antimikrobanya membantu membersihkan saluran pencernaan dari bakteri merugikan tanpa mengganggu keseimbangan flora usus yang sehat. Serat yang terkandung di dalamnya juga membantu memperlancar proses defekasi.

3. Membantu Mengatasi Keputihan

Bagi wanita, daun bluntas sering dimanfaatkan untuk mengatasi masalah keputihan yang tidak normal. Sifat antiseptik alami dari tanaman ini dapat membantu menghambat pertumbuhan jamur atau bakteri di area kewanitaan. Namun, jika keputihan disertai bau menyengat atau gatal parah, sebaiknya segera konsultasi ke dokter Halodoc agar mendapatkan diagnosis yang tepat.

4. Meredakan Nyeri Sendi dan Pegal Linu

Efek antiinflamasi dari flavonoid dan asam fenolik dalam daun bluntas sangat efektif untuk meredakan peradangan pada sendi. Hal ini menjadikannya alternatif alami bagi penderita rematik atau mereka yang sering mengalami pegal linu setelah beraktivitas berat.

5. Sebagai Agen Antioksidan Kuat

Paparan polusi dan sinar UV setiap hari dapat menyebabkan stres oksidatif dalam tubuh. Antioksidan dalam daun bluntas membantu menetralkan radikal bebas, sehingga dapat mencegah penuaan dini dan menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan gangguan jantung.

Tips Mengoptimalkan Manfaat Daun Bluntas
  1. Pilih daun yang masih segar dan berwarna hijau muda untuk kadar nutrisi terbaik.
  2. Cuci bersih di bawah air mengalir sebelum diolah untuk menghilangkan residu pestisida atau kotoran.
  3. Jangan merebus daun terlalu lama (maksimal 10-15 menit) agar kandungan flavonoid tidak rusak karena panas berlebih.

Cara Mengolah Daun Bluntas yang Benar

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan manfaat dari tanaman ini:

1. Rebusan Air Daun Bluntas
Ambil 10-15 lembar daun bluntas segar, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum air rebusan ini sekali sehari untuk menjaga kesehatan atau dua kali sehari jika sedang mengalami keluhan tertentu.

2. Sebagai Lalapan
Kamu bisa mengukus sebentar daun bluntas dan menyajikannya bersama sambal atau sebagai pelengkap nasi. Cara ini adalah yang paling alami untuk mendapatkan serat dan vitaminnya secara utuh.

3. Teh Herbal
Daun bluntas yang dikeringkan dapat diseduh seperti teh. Cara ini lebih praktis dan aromanya cenderung lebih lembut dibandingkan daun segar.

Efek Samping dan Peringatan

Meskipun alami, bukan berarti daun bluntas bebas risiko jika dikonsumsi sembarangan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Ibu Hamil dan Menyusui: Belum ada studi klinis yang cukup kuat mengenai keamanan dosis medis daun bluntas untuk kelompok ini. Sebaiknya hindari konsumsi dalam bentuk ekstrak pekat.
  • Penderita Penyakit Ginjal: Beberapa kandungan mineral dalam tanaman herbal bisa memperberat kerja ginjal jika dikonsumsi berlebihan.
  • Interaksi Obat: Jika kamu sedang mengonsumsi obat pengencer darah atau obat diabetes dari dokter, konsultasikan terlebih dahulu karena herbal ini mungkin memiliki efek sinergis atau antagonis.

Studi Mengenai Daun Bluntas

Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa ekstrak Pluchea indica menunjukkan aktivitas anti-proliferasi yang signifikan terhadap sel kanker tertentu dalam uji laboratorium. Hal ini membuka potensi pengembangan daun bluntas sebagai agen pendamping dalam terapi kanker di masa depan.

Selain itu, penelitian dalam Journal of Food Science menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan daun bluntas tetap stabil meskipun telah melalui proses pengeringan, menjadikannya bahan pangan fungsional yang menjanjikan untuk kesehatan jangka panjang.

FAQ

1. Apakah daun bluntas bisa menghilangkan bau badan secara permanen?

Daun bluntas dapat membantu menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau dari dalam, namun hasilnya tidak permanen jika gaya hidup dan kebersihan tubuh tidak dijaga dengan baik.

2. Berapa kali sehari boleh minum air rebusan daun bluntas?

Untuk pemeliharaan kesehatan, cukup diminum 1 kali sehari. Untuk pengobatan gejala ringan, dapat diminum 2 kali sehari, pagi dan malam.

3. Apakah anak-anak boleh mengonsumsi daun bluntas?

Dalam porsi kecil sebagai makanan (lalapan), umumnya aman. Namun untuk dosis pengobatan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak terlebih dahulu.

4. Bisakah daun bluntas mengobati jerawat?

Karena memiliki sifat antibakteri, air rebusan daun bluntas bisa digunakan untuk membasuh wajah guna membantu meredakan peradangan akibat jerawat secara eksternal.

Jika kamu mengalami gejala kesehatan yang tidak kunjung membaik setelah mencoba pengobatan herbal, jangan menunda untuk mendapatkan bantuan medis profesional.

Kamu bisa mendapatkan produk kesehatan pendukung di Toko Kesehatan Halodoc dengan praktis dan cepat.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc agar mendapatkan penanganan yang tepat dan akurat.

Referensi:
Global Journal of Health Science. Diakses pada 2026. Phytochemical and Pharmacological Properties of Pluchea indica.
Journal of Traditional and Complementary Medicine. Diakses pada 2026. Antidiabetic potential of Indian camphorweed.
National Center for Biotechnology Information. Diakses pada 2026. Antioxidant activity and total phenolic content of some Thai medicinal plants.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Katalog Tanaman Obat Indonesia: Beluntas.

## Punya Keluhan Bau Badan atau Nyeri Sendi? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti bau badan yang mengganggu atau nyeri sendi, tapi bingung harus mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.