
Daun Binahong: Khasiat, Cara Olah, dan Efek Sampingnya
Daun binahong punya segudang manfaat asalkan kamu mengolahnya dengan tepat.

DAFTAR ISI
- Mengenal Daun Binahong (Anredera cordifolia)
- Kandungan Nutrisi dan Senyawa Aktif
- Manfaat Utama Daun Binahong untuk Kesehatan
- Cara Mengolah Daun Binahong yang Aman
- Efek Samping dan Peringatan
- Studi Terkait
- FAQ
Masyarakat Indonesia sudah lama mengenal berbagai jenis tanaman herbal sebagai solusi pengobatan alami, salah satunya adalah daun binahong. Tanaman yang memiliki nama latin Anredera cordifolia ini dikenal sebagai tanaman merambat dengan daun berbentuk hati yang tebal. Kegunaan daun binahong sangat beragam, mulai dari menyembuhkan luka luar hingga membantu mengatasi masalah kesehatan kronis seperti diabetes dan gangguan ginjal.
Pentingnya memahami khasiat tanaman ini bukan tanpa alasan. Di tengah tren gaya hidup kembali ke alam (back to nature), binahong muncul sebagai salah satu superfood lokal yang memiliki kandungan farmakologis tinggi. Meski sering ditemukan tumbuh liar di pagar atau pekarangan rumah, potensi medisnya telah menarik perhatian para peneliti di bidang farmasi dan kedokteran herbal.
Namun, penggunaan herbal tetap harus dilakukan dengan bijak dan berdasarkan pengetahuan yang benar. Tidak semua kondisi medis dapat diselesaikan hanya dengan tanaman obat, dan dosis yang salah justru bisa memicu masalah kesehatan lainnya. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai kegunaan daun binahong, cara kerjanya secara medis, hingga batasan keamanannya.
Nah, mau tahu apa saja khasiat luar biasa dari tanaman ini bagi tubuhmu? Berikut ulasannya!
Mengenal Daun Binahong (Anredera cordifolia)
Daun binahong, atau sering disebut Heartleaf Madeiravine dalam bahasa Inggris, merupakan tanaman yang berasal dari kawasan Amerika Selatan seperti Brasil dan Paraguay. Namun, tanaman ini telah lama masuk ke wilayah Asia, termasuk Indonesia, Korea, dan Tiongkok, dan beradaptasi dengan sangat baik di iklim tropis maupun subtropis.
Secara morfologi, binahong memiliki batang yang lunak, berwarna kemerahan, dan merambat. Daunnya yang berbentuk jantung hati (cordata) memiliki tekstur yang licin dan sedikit berdaging (sukulen). Keunikan utama dari tanaman ini terletak pada lendir atau getah yang dihasilkan ketika daunnya diremas. Lendir inilah yang mengandung banyak senyawa aktif yang bermanfaat bagi penyembuhan luka dan perlindungan sel tubuh.
Kandungan Nutrisi dan Senyawa Aktif
Kegunaan daun binahong didukung oleh profil fitokimia yang sangat kaya. Sebagai seorang apoteker, saya sering melihat binahong sebagai “laboratorium mini” karena banyaknya zat aktif di dalamnya. Beberapa kandungan utama yang ada dalam daun binahong meliputi:
- Saponin: Berperan sebagai antiseptik alami yang mampu mempercepat penyembuhan luka dan menurunkan kadar kolesterol.
- Flavonoid: Senyawa antioksidan kuat yang melawan radikal bebas, mengurangi peradangan (anti-inflamasi), dan melindungi pembuluh darah.
- Polifenol: Membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif dan mendukung sistem imun.
- Alkaloid: Memiliki sifat detoksifikasi dan sering dikaitkan dengan penurunan kadar gula darah.
- Asam Askorbat (Vitamin C): Meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu sintesis kolagen untuk kesehatan kulit.
- Asam Oleanolik: Memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu meredakan nyeri.
Manfaat Utama Daun Binahong untuk Kesehatan
Berikut adalah beberapa kegunaan daun binahong yang telah diakui secara empiris maupun melalui penelitian medis:
1. Mempercepat Penyembuhan Luka
Salah satu manfaat paling terkenal dari binahong adalah kemampuannya menyembuhkan luka luar, mulai dari luka gores, luka bakar, hingga luka pascaoperasi. Kandungan saponin dan flavonoid di dalamnya merangsang pembentukan kolagen dan regenerasi sel kulit baru. Selain itu, sifat antiseptik alaminya mencegah terjadinya infeksi pada area luka.
2. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
Ekstrak daun binahong diketahui memiliki efek menenangkan pada saluran pencernaan. Bagi penderita maag atau gastritis, air rebusan binahong dapat membantu menetralkan asam lambung dan mengurangi peradangan pada dinding lambung. Serat alami di dalamnya juga baik untuk melancarkan buang air besar.
3. Mengelola Kadar Gula Darah (Diabetes)
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa binahong dapat menghambat enzim alfa-glukosidase, yang berperan dalam memecah karbohidrat menjadi glukosa. Dengan terhambatnya enzim ini, penyerapan gula di usus menjadi lebih lambat, sehingga lonjakan gula darah setelah makan dapat dicegah.
4. Meningkatkan Fungsi Ginjal
Meskipun penggunaan jangka panjang harus dipantau, binahong sering digunakan untuk membantu memperbaiki fungsi ginjal dengan cara meningkatkan filtrasi glomelurus. Namun, penderita gagal ginjal kronis tetap harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.
5. Mengatasi Masalah Kulit (Jerawat dan Penuaan)
Berkat kandungan antioksidan dan antibakterinya, daun binahong efektif untuk mengatasi jerawat. Lendir binahong dapat membantu membunuh bakteri penyebab jerawat dan mengurangi kemerahan. Selain itu, kandungan vitamin C-nya berperan dalam menjaga elastisitas kulit agar tetap awet muda.
Cara Sederhana Memanfaatkan Daun Binahong
- Untuk luka luar: Tumbuk halus 2-3 lembar daun segar, lalu tempelkan pada area luka secara merata.
- Untuk kesehatan dalam: Rebus 5-7 lembar daun binahong dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, lalu minum selagi hangat.
- Untuk jerawat: Gunakan air perasan daun sebagai toner atau masker wajah alami selama 15 menit sebelum dibilas.
Cara Mengolah Daun Binahong yang Aman
Untuk mendapatkan kegunaan daun binahong secara maksimal, kamu harus memperhatikan kebersihan dan cara pengolahannya. Pastikan daun yang diambil berasal dari tanaman yang tidak terpapar pestisida atau polusi udara yang berat.
Pencucian harus dilakukan di bawah air mengalir untuk menghilangkan debu dan kotoran. Jika kamu memilih untuk merebusnya, jangan merebus daun terlalu lama hingga air berubah warna menjadi sangat gelap, karena suhu yang terlalu tinggi dalam waktu lama bisa merusak sebagian senyawa antioksidan yang sensitif terhadap panas.
Untuk mempermudah perawatan kesehatan harianmu, kamu juga bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah, terutama jika kamu membutuhkan suplemen herbal yang sudah terstandarisasi BPOM.
Efek Samping dan Peringatan
Meskipun alami, bukan berarti binahong bebas dari risiko. Beberapa orang mungkin mengalami efek samping seperti pusing, mual, atau palpitasi (jantung berdebar) jika mengonsumsinya dalam dosis yang terlalu tinggi. Hal ini dikarenakan kandungan alkaloid tertentu yang memiliki efek stimulan ringan.
Ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak di bawah usia 12 tahun sebaiknya menghindari konsumsi air rebusan binahong kecuali di bawah pengawasan ahli. Jika kamu memiliki riwayat penyakit jantung atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah, sangat penting untuk berhati-hati. Apabila setelah mengonsumsi herbal ini kamu merasakan gejala alergi atau sesak napas, segera [konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja](https://halodoc.onelink.me/cQvV/8x1v8wkv).
Studi Mengenai Daun Binahong
Journal of Ethnopharmacology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa ekstrak Anredera cordifolia memiliki aktivitas penyembuhan luka yang signifikan melalui peningkatan migrasi sel fibroblast. Temuan ini memperkuat alasan mengapa binahong sering digunakan dalam perawatan luka diabetes yang sulit sembuh.
Studi lain di Indonesia juga menyoroti efek anti-hiperglikemik dari daun binahong, yang membuktikan bahwa flavonoid di dalamnya mampu melindungi sel beta pankreas dari kerusakan oksidatif, sehingga produksi insulin tetap terjaga dengan baik.
Sebagai penutup, kegunaan daun binahong memang sangat menjanjikan untuk mendukung kesehatan tubuh secara alami. Namun, pastikan kamu selalu mengedepankan keamanan dengan tidak mengonsumsinya secara berlebihan.
Kamu bisa mendapatkan obat-obatan atau suplemen herbal di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc agar mendapatkan diagnosis yang tepat.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan setelah mencoba pengobatan herbal, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Astuti, S. M., et al. (2011). Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine. Antimicrobial activities of Anredera cordifolia (Ten.) Steenis.
Kemenkes RI. (2017). Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia. Daun Binahong untuk Penyembuhan Luka.
Mulia, K., et al. (2017). AIP Conference Proceedings. Extraction of phenolic compounds from Binahong (Anredera cordifolia) leaves.
Sani, R. N., et al. (2014). Jurnal Pangan dan Agroindustri. Analisis Rendemen dan Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Daun Binahong.
FAQ
1. Apakah daun binahong boleh diminum setiap hari?
Untuk tujuan kesehatan ringan, minum 1 gelas air rebusan binahong per hari selama 3-5 hari biasanya aman. Namun, konsumsi jangka panjang (lebih dari 2 minggu) secara berturut-turut tidak disarankan tanpa jeda agar tidak membebani kerja ginjal dan hati.
2. Bolehkah daun binahong untuk asam urat?
Ya, daun binahong memiliki sifat analgetik dan anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan nyeri sendi akibat kristal asam urat, namun ia lebih berperan sebagai pereda gejala daripada penurun kadar asam urat secara drastis.
3. Bagaimana cara membedakan binahong asli dan palsu?
Binahong asli memiliki batang kemerahan, daun berbentuk jantung yang tebal dan berair jika diremas, serta menghasilkan lendir yang licin. Tanaman ini juga biasanya memiliki umbi kecil (bulbils) yang tumbuh di ketiak daun.
4. Apakah binahong aman untuk lambung?
Sangat aman. Lendir binahong justru berfungsi sebagai pelapis (mukoprotektif) bagi dinding lambung, sehingga sangat baik dikonsumsi oleh penderita maag atau luka lambung.


