Ad Placeholder Image

Demam Anak Naik Turun? Ini Penyebab dan Cara Atasinya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   24 Februari 2026

Demam Anak Naik Turun? Penyebab & Cara Mengatasi

Demam Anak Naik Turun? Ini Penyebab dan Cara Atasinya!Demam Anak Naik Turun? Ini Penyebab dan Cara Atasinya!

Demam Pada Anak Naik Turun: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Demam pada anak adalah kondisi umum yang sering membuat orang tua khawatir. Terlebih lagi jika demam tersebut tidak stabil, yaitu naik turun secara periodik. Kondisi ini biasanya merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi.

Namun, kapan demam naik turun pada anak perlu diwaspadai? Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai penyebab demam naik turun pada anak, gejala yang menyertai, serta cara penanganan yang tepat.

Apa Itu Demam Naik Turun Pada Anak?

Demam adalah peningkatan suhu tubuh di atas normal, yaitu lebih dari 37,5°C jika diukur dengan termometer oral atau lebih dari 38°C jika diukur dengan termometer rektal. Demam naik turun adalah kondisi ketika suhu tubuh anak tidak stabil, kadang naik tinggi, kemudian turun, dan naik lagi.

Penting untuk diingat bahwa demam bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu kondisi medis yang mendasarinya.

Gejala Demam Naik Turun Pada Anak

Selain suhu tubuh yang tidak stabil, demam pada anak dapat disertai dengan gejala lain, seperti:

  • Badan terasa hangat atau panas saat disentuh
  • Menggigil
  • Berkeringat
  • Nafsu makan berkurang
  • Rewel atau mudah marah
  • Lesu atau tidak aktif seperti biasanya
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot

Gejala yang menyertai demam dapat bervariasi tergantung pada penyebab demam itu sendiri.

Penyebab Demam Naik Turun Pada Anak

Demam naik turun pada anak umumnya disebabkan oleh infeksi, baik virus maupun bakteri. Berikut adalah beberapa penyebab umum demam pada anak:

  • Infeksi Virus: Ini adalah penyebab paling umum demam pada anak. Beberapa contoh infeksi virus yang dapat menyebabkan demam termasuk flu, pilek, roseola, dan infeksi saluran pernapasan lainnya.
  • Infeksi Bakteri: Infeksi bakteri juga dapat menyebabkan demam, meskipun tidak seumum infeksi virus. Contoh infeksi bakteri yang dapat menyebabkan demam termasuk infeksi saluran kemih (ISK), radang tenggorokan, dan pneumonia.

Cara Mengatasi Demam Naik Turun Pada Anak

Penanganan demam pada anak bertujuan untuk menurunkan suhu tubuh dan meredakan gejala yang menyertainya. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Berikan Obat Penurun Panas: Parasetamol atau ibuprofen adalah obat penurun panas yang aman dan efektif untuk anak-anak. Ikuti dosis yang tertera pada kemasan atau sesuai anjuran dokter.
  • Kompres Air Hangat: Kompres air hangat pada ketiak dan leher anak dapat membantu menurunkan suhu tubuh. Hindari penggunaan air dingin karena dapat menyebabkan menggigil.
  • Berikan Cairan yang Cukup: Demam dapat menyebabkan dehidrasi. Pastikan anak minum banyak cairan, seperti air putih, jus buah, atau oralit.
  • Istirahat yang Cukup: Istirahat yang cukup membantu tubuh melawan infeksi.
  • Pakaikan Pakaian yang Tipis dan Nyaman: Hindari memakaikan pakaian yang terlalu tebal karena dapat menghambat penurunan suhu tubuh.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun sebagian besar kasus demam pada anak dapat ditangani di rumah, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis segera. Segera bawa anak ke dokter jika:

  • Demam berlangsung lebih dari 5 hari.
  • Anak tampak sangat lemas atau sulit dibangunkan.
  • Anak mengalami muntah-muntah terus-menerus.
  • Anak mengalami ruam kulit.
  • Anak mengalami kesulitan bernapas.
  • Anak mengalami kejang.

Waspadai kemungkinan demam berdarah dengue (DBD) atau tifus jika demam berlangsung lebih dari 5 hari dan disertai gejala lain seperti lemas dan muntah.

Pencegahan Demam Pada Anak

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko demam pada anak antara lain:

  • Cuci Tangan Secara Teratur: Ajarkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara teratur, terutama setelah beraktivitas di luar rumah atau sebelum makan.
  • Hindari Kontak dengan Orang Sakit: Jauhkan anak dari orang yang sedang sakit, terutama jika mereka mengalami demam atau batuk pilek.
  • Vaksinasi: Pastikan anak mendapatkan vaksinasi sesuai dengan jadwal yang direkomendasikan. Vaksinasi dapat melindungi anak dari berbagai penyakit infeksi yang dapat menyebabkan demam.

Rekomendasi Halodoc

Jika anak mengalami demam, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc. Dokter dapat membantu menentukan penyebab demam dan memberikan penanganan yang tepat. Download aplikasi Halodoc sekarang juga untuk mendapatkan akses mudah ke layanan kesehatan!