Ad Placeholder Image

Demam Boleh Minum Susu Kok! Pahami Manfaatnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 April 2026

Demam Boleh Minum Susu? Aman Kok, Penuhi Gizi!

Demam Boleh Minum Susu Kok! Pahami ManfaatnyaDemam Boleh Minum Susu Kok! Pahami Manfaatnya

Apakah Demam Boleh Minum Susu? Ini Penjelasan Medisnya

Demam adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau peradangan, seringkali disertai dengan rasa lemas dan penurunan nafsu makan. Kondisi ini membuat tubuh membutuhkan asupan nutrisi dan hidrasi yang cukup untuk mempercepat proses pemulihan. Salah satu pertanyaan umum yang sering muncul adalah apakah demam boleh minum susu.

Secara umum, demam boleh minum susu. Susu merupakan sumber nutrisi esensial dan cairan yang baik untuk tubuh yang sedang berjuang melawan penyakit. Namun, ada beberapa pertimbangan penting yang perlu diperhatikan agar pemberian susu saat demam efektif dan tidak menimbulkan masalah kesehatan lain.

Manfaat Susu yang Penting Saat Tubuh Demam

Susu dikenal memiliki berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, termasuk saat kondisi demam. Berikut adalah beberapa manfaat susu saat seseorang sedang demam:

  • Membantu Hidrasi Tubuh: Demam seringkali menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat. Susu, yang sebagian besar terdiri dari air, dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
  • Sumber Nutrisi Esensial: Susu kaya akan protein, kalsium, vitamin D, serta vitamin dan mineral penting lainnya. Nutrisi ini mendukung fungsi kekebalan tubuh dan membantu proses perbaikan sel-sel tubuh yang rusak akibat infeksi.
  • Menambah Energi: Kandungan karbohidrat alami dalam susu dapat memberikan sumber energi bagi tubuh yang sedang lemas akibat demam. Energi diperlukan untuk menjalankan fungsi metabolisme dan respons imun.
  • Mendukung Daya Tahan Tubuh: Protein dan vitamin dalam susu berperan penting dalam pembentukan antibodi dan sel-sel imun. Hal ini membantu tubuh melawan infeksi penyebab demam dan mempercepat pemulihan.

Perhatian Saat Memberikan Susu pada Orang Demam

Meskipun susu umumnya aman dan bermanfaat saat demam, ada beberapa kondisi dan cara pemberian yang perlu diperhatikan:

  • Alergi atau Intoleransi Laktosa: Jika memiliki riwayat alergi susu atau intoleransi laktosa, sebaiknya hindari konsumsi susu sapi. Alergi susu dapat menyebabkan reaksi seperti ruam, gatal, bengkak, atau masalah pencernaan. Intoleransi laktosa dapat menyebabkan gejala seperti kembung, diare, atau sakit perut setelah minum susu.
  • Jarak dengan Obat Penurun Panas: Pemberian susu bisa dilakukan dengan jarak 1-2 jam setelah minum obat penurun panas seperti parasetamol. Meskipun parasetamol aman dicampur susu, memberikan jeda waktu dapat membantu memastikan penyerapan obat berlangsung optimal tanpa potensi gangguan, meskipun kecil.
  • Jenis Susu: Susu steril atau susu jenis lain seperti susu beruang juga boleh dikonsumsi saat demam. Nutrisi yang terkandung di dalamnya tetap mendukung daya tahan tubuh. Susu pasteurisasi atau UHT biasa juga aman, asalkan dikonsumsi dalam kondisi yang higienis.
  • Suhu Susu: Beberapa orang mungkin merasa lebih nyaman mengonsumsi susu hangat saat demam untuk membantu melegakan tenggorokan. Namun, susu dingin juga tidak dilarang, tergantung kenyamanan masing-masing individu.

Memahami Demam dan Penyebabnya

Demam adalah peningkatan suhu tubuh di atas batas normal, umumnya di atas 37,5°C atau 38°C, tergantung metode pengukuran. Ini bukan penyakit, melainkan sebuah gejala yang menunjukkan adanya respons kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap ancaman.

Penyebab paling umum demam adalah infeksi, baik oleh virus maupun bakteri. Contohnya, flu, pilek, radang tenggorokan, infeksi saluran kemih, atau demam berdarah. Selain infeksi, demam juga bisa disebabkan oleh peradangan, reaksi alergi, atau kondisi medis tertentu lainnya.

Kapan Harus Segera Mencari Bantuan Medis?

Meskipun demam seringkali dapat diatasi dengan perawatan di rumah, ada beberapa situasi di mana konsultasi medis segera diperlukan:

  • Demam tinggi yang tidak kunjung turun setelah minum obat penurun panas.
  • Demam disertai kejang.
  • Munculnya ruam pada kulit.
  • Sulit bernapas atau sesak napas.
  • Penurunan kesadaran atau sangat lemas.
  • Nyeri hebat pada bagian tubuh tertentu.
  • Demam pada bayi di bawah 3 bulan.

Mengonsumsi susu saat demam merupakan pilihan yang baik untuk mendukung pemulihan tubuh, asalkan tidak ada alergi atau intoleransi laktosa. Penting untuk memastikan hidrasi dan nutrisi tubuh terpenuhi selama demam. Jika memiliki keraguan atau demam tidak kunjung mereda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran medis yang tepat.