• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Diabetes Gestasional saat Hamil Bisa Sebabkan Vertigo

Diabetes Gestasional saat Hamil Bisa Sebabkan Vertigo

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Diabetes Gestasional saat Hamil Bisa Sebabkan Vertigo

Halodoc, Jakarta - Pusing menjadi salah satu keluhan yang umum dialami para ibu hamil atau bumil. Pusing ini bisa membuat bumil merasa ruangan atau keadaan di sekitarnya berputar-putar, layaknya serangan vertigo. Pada beberapa kasus, bumil bisa membuat mereka goyang, lemah, dan hingga berujung pingsan. 

Pusing selama kehamilan sebaiknya tak boleh dianggap remeh, sebab kondisi ini bisa saja menandai adanya masalah serius. Contohnya seperti diabetes gestasional. Masih asing dengan kondisi ini? Diabetes gestasional adalah diabetes yang muncul pada masa kehamilan.

Hal yang perlu dicatat, kondisi ini hanya berlangsung hingga proses melahirkan. Meski bisa terjadi di usia kehamilan berapa pun, umumnya diabetes gestasional terjadi di minggu ke 24 sampai ke 28 kehamilan. Lantas, apa hubungannya sakit kepala seperti vertigo dengan diabetes gestasional?

Baca juga: 3 Kebiasaan yang Memicu Bumil Alami Diabetes Gestasional

Gegara Perubahan Kadar Gula Darah 

Diabetes gestasional ini terjadi ketika hormon tubuh memengaruhi cara tubuh untuk memproduksi insulin. Alhasil, tubuh tak dapat memproduksi insulin untuk mengontrol kadar glukosa dalam darah selama masa kehamilan. Hati-hati, kondisi ini bisa menimbulkan dampak serius bagi ibu dan janin kelak.

Insulin berperan penting untuk membantu tubuh mencerna glukosa dan mengubahnya menjadi energi. Namun, selama kehamilan dalam beberapa kasus tubuh tak dapat menggunakan insulin seefektif di waktu-waktu lain, dan hal ini menyebabkan resistensi insulin ringan. Akan tetapi, pada beberapa wanita kondisi ini dapat menyebabkan diabetes gestasional.

Beberapa wanita dengan diabetes gestasional sering mengalami pusing ketika lapar, gula darahnya terlalu tinggi, atau ketika kadar gula yang terlalu rendah (efek samping dari obat diabetes). Nah, perubahan kadar gula darah (terlalu tinggi atau rendah) ini yang memicu sakit pada wanita hamil yang mengidap diabetes gestasional. 

Menurut ahli, semakin tinggi fluktuasi kadar glukosa darah, semakin besar kemungkinan seorang pengidap diabetes akan mengalami sakit kepala. Fluktuasi atau perubahan ini mungkin disebabkan oleh perubahan kadar hormon, seperti epinefrin dan norepinefrin. Hormon-hormon ini dapat menyempitkan pembuluh darah di otak dan menyebabkan ketidaknyamanan dan sakit kepala. 

Baca juga: Diabetes Gestasional Dapat Terkena Eklampsia?

Awasi Faktor Risiko dan Gejalanya

Menurut ahli di National Institutes of Health (NIH), hormon kehamilan dapat menghalangi insulin melakukan tugasnya. Ketika kondisi ini terjadi, kadar glukosa dalam darah wanita hamil bisa meningkat. Hal yang perlu diwaspadai, terdapat faktor risiko diabetes gestasional yang perlu diwaspadai para bumil, antara lain: 

  • Berusia lebih dari 25 tahun saat hamil.
  • Berasal dari kelompok etnis berisiko lebih tinggi, seperti Latin, Afrika Amerika, Amerika, Asia, atau Kepulauan Pasifik.
  • Memiliki riwayat keluarga dengan diabetes.
  • Melahirkan bayi dengan berat lebih dari empat kilogram atau lahir cacat.
  • Memiliki tekanan darah tinggi.
  • Memiliki terlalu banyak cairan ketuban.
  • Pernah mengalami keguguran atau lahir mati yang tidak dapat dijelaskan.
  • Kelebihan berat badan sebelum kehamilan.
  • Berat badan meningkat terlalu banyak selama kehamilan.
  • Mengidap sindrom ovarium polikistik. 

Baca juga: Waspada, Ibu Hamil Pengidap Diabetes Dapat Alami Keguguran

Lalu, bagaimana dengan gejala diabetes gestasional? Wanita yang mengidap kondisi ini umumnya mengalami gejala seperti: 

  • Penglihatan kabur.
  • Kelelahan.
  • Infeksi yang sering terjadi, termasuk pada kandung kemih, vagina, dan kulit.
  • Meningkatnya rasa haus.
  • Peningkatan buang air kecil.

Meski begitu, ada pula bumil yang mengidap diabetes gestasional tanpa mengalami gejala apa pun. Kondisi ini baru diketahui ketika pemeriksaan rutin oleh dokter kandungan.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 

Referensi:
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Gestational diabetes
Healthline. Diakses pada 2020. What Causes Dizziness in Pregnancy?
Medical News Today. Diakses pada 2020. What is the link between dizziness and pregnancy?
Medical News Today. Diakses pada 2020.Why does diabetes cause headaches?