Ad Placeholder Image

Diare dan Demam pada Anak: Atasi dan Kapan ke Dokter

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   28 April 2026

Diare dan Demam pada Anak: Atasi dan Kapan ke Dokter

Diare dan Demam pada Anak: Atasi dan Kapan ke DokterDiare dan Demam pada Anak: Atasi dan Kapan ke Dokter

Diare dan Demam pada Anak: Panduan Lengkap untuk Orang Tua

Diare dan demam pada anak adalah kondisi yang sering kali menjadi kekhawatiran bagi orang tua. Kedua gejala ini umumnya muncul akibat infeksi virus atau bakteri, yang secara medis dikenal sebagai gastroenteritis. Meskipun sebagian besar kasus dapat ditangani di rumah dengan perawatan yang tepat, penting untuk mengenali tanda bahaya yang memerlukan perhatian medis segera. Pemahaman mengenai penyebab, penanganan awal, dan kapan harus mencari bantuan profesional sangat krusial untuk menjaga kesehatan anak.

Apa Itu Diare dan Demam pada Anak?

Diare pada anak didefinisikan sebagai perubahan frekuensi atau konsistensi tinja menjadi lebih encer dan lebih sering dari biasanya, biasanya tiga kali atau lebih dalam sehari. Sementara itu, demam adalah peningkatan suhu tubuh di atas normal, umumnya di atas 37,5°C.

Ketika diare dan demam terjadi bersamaan, ini sering kali merupakan indikasi bahwa tubuh anak sedang melawan infeksi. Infeksi yang menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan inilah yang disebut gastroenteritis. Kondisi ini dapat menyebabkan anak merasa lemas, kehilangan nafsu makan, dan mengalami ketidaknyamanan.

Gejala Diare dan Demam yang Perlu Diperhatikan

Selain diare dan demam, gastroenteritis pada anak dapat disertai gejala lain. Gejala-gejala umum yang mungkin muncul meliputi:

  • Muntah
  • Nyeri perut atau kram
  • Nafsu makan berkurang
  • Lemas atau lesu
  • Rewel

Orang tua juga perlu mewaspadai tanda-tanda dehidrasi, yaitu kondisi kekurangan cairan tubuh, yang sering terjadi akibat diare dan muntah. Tanda dehidrasi meliputi bibir kering, jarang buang air kecil, mata cekung, serta kulit yang kembali lambat saat dicubit. Pada bayi, ubun-ubun juga bisa tampak cekung.

Penyebab Umum Diare dan Demam pada Anak

Analisis menunjukkan bahwa diare dan demam pada anak umumnya disebabkan oleh infeksi. Berikut adalah beberapa penyebab yang sering ditemui:

  • Infeksi Virus: Ini adalah penyebab paling umum, terutama Rotavirus dan Norovirus. Virus menyebar dengan cepat dan memicu peradangan pada saluran pencernaan.

  • Infeksi Bakteri: Bakteri seperti E. coli, Salmonella, Shigella, atau Campylobacter juga dapat menyebabkan gastroenteritis. Infeksi bakteri biasanya memicu gejala yang lebih parah dan terkadang memerlukan penanganan medis khusus.

  • Parasit: Meskipun jarang, parasit seperti Giardia atau Cryptosporidium dapat menyebabkan diare kronis.

  • Keracunan Makanan: Mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri atau toksinnya dapat memicu gejala serupa.

Penanganan Awal Diare dan Demam di Rumah

Sebagian besar kasus diare dan demam akibat gastroenteritis ringan dapat ditangani di rumah dengan perawatan yang tepat. Kunci utamanya adalah mencegah dehidrasi dan menjaga kenyamanan anak. Langkah-langkah penanganan awal meliputi:

  • Pemberian Cairan yang Cukup: Berikan banyak cairan kepada anak. Oralit sangat dianjurkan karena mengandung elektrolit yang membantu mengganti cairan yang hilang. Air putih, kuah sup bening, atau jus buah encer juga bisa diberikan.

  • Makanan Lunak dan Mudah Dicerna: Hindari makanan pedas, berlemak, atau terlalu banyak serat. Berikan makanan lunak seperti bubur, nasi tim, roti tawar, pisang, atau biskuit.

  • Pemberian Paracetamol untuk Demam: Jika anak demam tinggi dan tidak nyaman, berikan paracetamol sesuai dosis yang dianjurkan untuk anak. Jangan berikan aspirin kepada anak.

  • Istirahat yang Cukup: Pastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup agar tubuh dapat pulih.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Meskipun banyak kasus diare dan demam bisa diatasi di rumah, penting untuk mengetahui tanda-tanda bahaya yang memerlukan perhatian medis segera. Segera bawa anak ke dokter jika ditemukan gejala berikut:

  • Dehidrasi Parah: Anak sangat lemas, tidak ada air mata saat menangis, bibir sangat kering, mata cekung, dan frekuensi buang air kecil sangat berkurang.

  • Demam Sangat Tinggi: Demam mencapai 39°C atau lebih, atau demam yang tidak turun meskipun sudah diberikan penurun panas.

  • Muntah Terus-menerus: Anak muntah lebih dari beberapa kali dalam sehari atau tidak bisa menyimpan cairan apa pun.

  • Tinja Berdarah atau Hitam: Adanya darah dalam tinja atau tinja berwarna hitam pekat.

  • Nyeri Perut Hebat: Anak mengeluh nyeri perut yang parah dan terus-menerus.

  • Perubahan Kesadaran: Anak tampak kebingungan, sangat mengantuk, atau sulit dibangunkan.

Tanda-tanda ini bisa menjadi indikasi penyakit yang lebih serius seperti demam berdarah, tifus, atau infeksi lain yang memerlukan diagnosis dan penanganan medis yang cepat.

Pencegahan Diare dan Demam pada Anak

Pencegahan adalah kunci untuk mengurangi risiko diare dan demam pada anak. Beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Menjaga Kebersihan Tangan: Ajarkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara teratur, terutama setelah dari toilet dan sebelum makan.

  • Memastikan Kebersihan Makanan dan Minuman: Pastikan makanan dimasak matang sempurna dan air minum bersih serta matang. Hindari makanan yang tidak jelas kebersihannya.

  • Vaksinasi: Vaksin Rotavirus direkomendasikan untuk bayi guna mencegah diare parah akibat Rotavirus.

  • Menghindari Kontak dengan Orang Sakit: Batasi kontak anak dengan individu yang sedang mengalami diare atau demam.

Kesimpulan

Diare dan demam pada anak adalah kondisi umum yang seringkali dapat diatasi di rumah. Namun, mengenali tanda bahaya dan bertindak cepat untuk mencari bantuan medis sangat penting. Orang tua harus selalu memantau kondisi anak dengan cermat dan tidak ragu untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan jika ada kekhawatiran. Jika anak mengalami gejala diare dan demam yang mengkhawatirkan atau ada tanda dehidrasi, segera konsultasikan dengan dokter. Melalui aplikasi Halodoc, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak terpercaya untuk mendapatkan saran medis yang akurat dan penanganan yang tepat.