Jangan Panik! Diastolik Rendah Kenapa dan Cara Mengatasinya

Diastolik Rendah Kenapa: Memahami Penyebab Tekanan Darah Bawah Rendah
Tekanan darah diastolik rendah, atau hipotensi diastolik, terjadi ketika angka bawah pada pembacaan tekanan darah berada di bawah batas normal. Meskipun terkadang tidak berbahaya, tekanan diastolik yang terus-menerus rendah bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan yang mendasari. Memahami mengapa diastolik bisa rendah dan apa saja pemicunya adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan.
Apa Itu Tekanan Darah Diastolik Rendah?
Tekanan darah diukur dalam dua angka. Angka sistolik (atas) menunjukkan tekanan saat jantung memompa darah, sedangkan angka diastolik (bawah) menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara detak. Tekanan diastolik rendah umumnya didefinisikan sebagai angka di bawah 60 mmHg. Kondisi ini mengindikasikan adanya tekanan yang kurang dalam pembuluh darah saat jantung mengisi kembali darah.
Gejala Tekanan Darah Diastolik Rendah
Tidak semua orang dengan tekanan darah diastolik rendah mengalami gejala. Namun, jika gejala muncul, hal ini bisa menjadi pertanda bahwa organ tubuh tidak menerima aliran darah yang cukup. Beberapa gejala umum meliputi:
- Pusing atau sensasi akan pingsan.
- Kelelahan atau lemas.
- Mual.
- Pandangan kabur.
- Kulit dingin dan pucat.
- Napas cepat dan dangkal.
Jika mengalami gejala-gejala ini secara berulang, segera cari bantuan medis untuk diagnosis yang tepat.
Diastolik Rendah Kenapa? Penyebab yang Perlu Diketahui
Penyebab tekanan darah diastolik rendah sangat bervariasi, mulai dari kondisi umum hingga masalah medis yang lebih serius. Pemahaman mengenai penyebab ini krusial untuk penanganan yang efektif.
Kondisi Umum dan Gaya Hidup
- Dehidrasi: Kekurangan cairan dalam tubuh mengurangi volume darah, yang dapat menurunkan tekanan diastolik.
- Kurang Nutrisi (Anemia): Kondisi kekurangan sel darah merah atau hemoglobin bisa menyebabkan jantung bekerja lebih keras dan memengaruhi tekanan darah.
- Kehamilan: Selama kehamilan, sistem peredaran darah meluas untuk menopang janin, seringkali menyebabkan penurunan tekanan darah.
- Stres: Tingkat stres yang tinggi dapat memengaruhi sistem saraf otonom, yang berperan dalam mengatur tekanan darah.
Infeksi dan Alergi Parah
- Infeksi Berat (Sepsis): Infeksi yang menyebar ke seluruh tubuh dapat memicu peradangan luas dan pelebaran pembuluh darah, menyebabkan penurunan tekanan darah drastis.
- Alergi Parah (Anafilaksis): Reaksi alergi akut yang parah bisa menyebabkan penurunan tekanan darah yang mengancam jiwa secara tiba-tiba.
Masalah Jantung
- Bradikardia: Detak jantung yang terlalu lambat mengurangi jumlah darah yang dipompa ke seluruh tubuh, sehingga menurunkan tekanan diastolik.
- Gagal Jantung: Kondisi ini membuat jantung tidak dapat memompa darah secara efektif, yang bisa menyebabkan tekanan darah rendah.
Kondisi Medis Lain
- Diabetes: Komplikasi diabetes, seperti kerusakan saraf otonom, dapat memengaruhi kontrol tekanan darah.
- Masalah Tiroid: Baik hipotiroidisme (tiroid kurang aktif) maupun hipertiroidisme (tiroid terlalu aktif) dapat memengaruhi detak jantung dan tekanan darah.
- Perdarahan: Kehilangan darah dalam jumlah besar, baik internal maupun eksternal, akan menurunkan volume darah dan tekanan secara keseluruhan.
Efek Samping Obat-obatan Tertentu
Beberapa jenis obat dapat memiliki efek samping menurunkan tekanan darah diastolik. Ini termasuk:
- Diuretik: Obat yang membantu tubuh mengeluarkan kelebihan cairan.
- Obat Hipertensi: Meskipun bertujuan menurunkan tekanan darah sistolik, beberapa obat ini juga dapat memengaruhi diastolik.
- Antidepresan: Beberapa jenis antidepresan dapat menyebabkan hipotensi ortostatik, yaitu penurunan tekanan darah saat berdiri.
Kapan Harus Konsultasi Dokter untuk Diastolik Rendah?
Sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala pusing, lemas, atau sensasi pingsan yang sering. Terutama jika tekanan darah diastolik secara konsisten rendah dan disertai gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, meninjau riwayat medis, dan mungkin melakukan tes tambahan untuk menemukan penyebab pasti.
Pengobatan dan Penanganan Tekanan Darah Diastolik Rendah
Penanganan tekanan darah diastolik rendah sangat bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Dokter mungkin merekomendasikan penyesuaian gaya hidup, perubahan pola makan, atau penyesuaian dosis obat jika penyebabnya adalah efek samping. Jika ada kondisi medis serius seperti masalah jantung atau infeksi, pengobatan akan difokuskan pada penanganan penyakit tersebut.
Beberapa langkah umum yang dapat disarankan meliputi:
- Meningkatkan asupan cairan untuk mengatasi dehidrasi.
- Makan makanan yang seimbang dan bergizi untuk mencegah anemia.
- Menghindari perubahan posisi secara tiba-tiba dari duduk atau berbaring ke berdiri.
- Mengelola tingkat stres.
Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc
Tekanan darah diastolik rendah bisa menjadi sinyal penting dari tubuh yang memerlukan perhatian medis. Berbagai faktor, mulai dari dehidrasi hingga kondisi medis kompleks, dapat menjadi penyebabnya. Mendeteksi dan menangani penyebab utamanya sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Jangan menunda untuk mencari bantuan medis jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan.
Untuk diagnosis dan penanganan yang tepat, sangat direkomendasikan untuk melakukan konsultasi dengan dokter profesional. Di Halodoc, tersedia pilihan dokter umum atau spesialis yang dapat memberikan saran medis akurat berdasarkan kondisi kesehatan. Manfaatkan fitur chat atau video call untuk konsultasi praktis dari mana saja.



