DID Disorder: Gejala, Penyebab, & Cara Mengatasi

Ringkasan: Penyebab mata kering dan buram adalah ketidakseimbangan lapisan air mata yang gagal melumasi permukaan mata secara optimal. Kondisi ini mengganggu stabilitas cahaya yang masuk ke kornea sehingga mengakibatkan penglihatan menjadi kabur, tidak fokus, dan terasa mengganjal.
Daftar Isi:
Apa Itu Mata Kering dan Buram?
Mata kering dan buram adalah kondisi medis yang terjadi akibat kegagalan kelenjar air mata dalam memproduksi cairan yang cukup atau karena kualitas air mata yang buruk. Air mata memiliki tiga lapisan utama yaitu minyak, air, dan lendir yang berfungsi menjaga kornea tetap jernih dan terlindungi. Gangguan pada salah satu lapisan ini menyebabkan permukaan mata menjadi kasar sehingga penglihatan tampak tidak fokus atau buram.
Kondisi ini dalam istilah medis dikenal sebagai keratoconjunctivitis sicca. Ketidakstabilan lapisan air mata mengakibatkan cahaya yang masuk ke mata mengalami pembiasan yang tidak beraturan. Hal ini menjelaskan mengapa penglihatan seseorang sering kali membaik secara sementara setelah berkedip beberapa kali.
“Gangguan penglihatan akibat mata kering kini menjadi salah satu masalah kesehatan mata yang paling sering dilaporkan di era digital akibat penurunan frekuensi berkedip.” — Kemenkes RI, 2024
Gejala Mata Kering dan Buram
Gejala mata kering dan buram biasanya muncul secara bersamaan dan sering kali memburuk di penghujung hari atau setelah aktivitas visual yang intens. Pengidap sering merasakan sensasi perih atau seperti ada pasir yang mengganjal di dalam kelopak mata. Berikut adalah beberapa gejala umum yang sering menyertai kondisi ini:
- Mata terasa panas, pedih, atau seperti terbakar.
- Sensitivitas berlebih terhadap cahaya matahari atau lampu (fotofobia).
- Mata berwarna kemerahan akibat peradangan pada permukaan bola mata.
- Munculnya lendir kental di sekitar area mata.
- Kesulitan saat menggunakan lensa kontak dalam durasi lama.
- Mata lelah yang disertai dengan penglihatan kabur yang datang dan pergi.
Apa Penyebab Mata Kering dan Buram?
Penyebab mata kering dan buram sangat bervariasi, mulai dari kebiasaan gaya hidup hingga kondisi kesehatan sistemik yang mendasari. Penurunan produksi air mata secara alami seiring bertambahnya usia merupakan faktor risiko yang umum terjadi. Namun, penggunaan gawai (gadget) dalam waktu lama menjadi pemicu utama di kalangan usia produktif karena frekuensi berkedip berkurang secara drastis.
Selain faktor tersebut, beberapa penyebab spesifik meliputi:
- Disfungsi Kelenjar Meibom (DKM): Kelenjar kecil di tepi kelopak mata tersumbat sehingga lapisan minyak pada air mata berkurang, menyebabkan air mata lebih cepat menguap.
- Faktor Lingkungan: Paparan angin kencang, asap rokok, polusi udara, serta ruangan ber-AC yang memiliki kelembapan rendah.
- Kondisi Medis: Penyakit autoimun seperti sindrom Sjogren, rheumatoid arthritis, lupus, atau gangguan hormon pada masa menopause.
- Efek Samping Obat: Penggunaan antihistamin (obat alergi), dekongestan, obat tekanan darah tinggi, dan beberapa jenis antidepresan.
- Komplikasi Pasca Operasi: Beberapa pasien mengalami mata kering sementara setelah menjalani prosedur operasi laser mata (LASIK).
Diagnosis Gangguan Air Mata
Diagnosis dilakukan oleh dokter spesialis mata melalui serangkaian pemeriksaan klinis untuk mengukur volume dan kualitas air mata. Pemeriksaan fisik mencakup pengamatan struktur kelopak mata dan dinamika kedipan pasien. Langkah ini penting untuk menentukan apakah gangguan disebabkan oleh kurangnya produksi atau penguapan yang terlalu cepat.
Beberapa metode tes yang digunakan antara lain:
- Tes Schirmer: Menggunakan strip kertas khusus yang diletakkan di bawah kelopak mata untuk mengukur jumlah produksi air mata dalam waktu tertentu.
- Tear Breakup Time (TBUT): Menggunakan zat pewarna fluorescein untuk melihat seberapa lama air mata dapat bertahan di permukaan kornea sebelum pecah.
- Pewarnaan Kornea: Prosedur untuk mendeteksi adanya kerusakan atau luka kecil pada permukaan mata akibat kekeringan yang kronis.
Pengobatan Mata Kering
Pengobatan mata kering bertujuan untuk mengembalikan kelembapan permukaan mata dan mengurangi peradangan yang terjadi. Langkah awal biasanya melibatkan penggunaan air mata buatan (artificial tears) dalam bentuk tetes mata atau gel. Untuk kasus yang lebih berat, dokter mungkin meresepkan tetes mata anti-inflamasi untuk menstimulasi produksi air mata alami.
Metode pengobatan lainnya meliputi penggunaan punctal plugs, yaitu sumbat kecil yang dimasukkan ke saluran air mata untuk menahan cairan tetap berada di permukaan mata lebih lama. Selain itu, pemberian suplemen asam lemak omega-3 sering direkomendasikan untuk memperbaiki kualitas lapisan minyak yang diproduksi oleh kelenjar meibom.
Cara Mencegah Mata Kering
Pencegahan merupakan langkah krusial untuk menghindari komplikasi jangka panjang seperti abrasi kornea atau infeksi mata kronis. Membiasakan diri untuk beristirahat secara berkala saat menatap layar komputer atau ponsel sangat membantu menjaga stabilitas air mata. Gunakan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit, lihatlah benda sejauh 20 kaki selama 20 detik.
Beberapa upaya pencegahan tambahan adalah sebagai berikut:
- Menjaga kelembapan udara di dalam ruangan dengan bantuan humidifier.
- Menggunakan kacamata pelindung saat beraktivitas di lingkungan yang berangin atau berdebu.
- Mengonsumsi air putih yang cukup untuk menjaga hidrasi tubuh secara keseluruhan.
- Menghindari paparan asap rokok secara langsung ke area mata.
- Mengompres mata dengan air hangat secara rutin untuk membantu membuka pori-pori kelenjar minyak di kelopak mata.
“Deteksi dini terhadap sindrom mata kering sangat penting untuk mencegah kerusakan permanen pada jaringan epitel kornea.” — World Health Organization (WHO), 2023
Kapan Harus ke Dokter?
Segera lakukan pemeriksaan medis jika penglihatan buram menetap meskipun sudah menggunakan tetes mata pelembap. Jika muncul rasa nyeri yang hebat, mata merah yang sangat kontras, atau penurunan penglihatan secara mendadak, bantuan medis segera diperlukan. Kondisi mata kering yang dibiarkan tanpa penanganan dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri atau luka pada lapisan luar mata.
Penting untuk mendapatkan diagnosis yang akurat guna menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit sistemik lain. konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan arahan penanganan medis yang tepat.
Kesimpulan
Penyebab mata kering dan buram meliputi berbagai faktor mulai dari penggunaan gawai yang berlebihan, penuaan, hingga kondisi medis tertentu. Penanganan tepat waktu melalui penggunaan air mata buatan dan modifikasi gaya hidup dapat meredakan gejala serta mencegah komplikasi serius pada penglihatan. Konsultasi dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.



