Ad Placeholder Image

Donepezil Obat: Fungsi, Dosis, Efek Samping dan Keamanan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   25 Februari 2026

Donepezil Obat Alzheimer: Fungsi, Dosis, Efek Samping

Donepezil Obat: Fungsi, Dosis, Efek Samping dan KeamananDonepezil Obat: Fungsi, Dosis, Efek Samping dan Keamanan

Apa Itu Donepezil?

Donepezil adalah obat resep yang termasuk dalam golongan inhibitor asetilkolinesterase. Obat ini digunakan untuk membantu meningkatkan fungsi kognitif, memori, dan kemampuan berpikir pada individu yang mengalami demensia akibat penyakit Alzheimer.

Alzheimer adalah penyakit progresif yang secara bertahap merusak memori dan fungsi kognitif. Donepezil bekerja dengan meningkatkan kadar asetilkolin, neurotransmitter penting di otak yang berperan dalam komunikasi antar sel saraf. Peningkatan kadar asetilkolin ini membantu memperbaiki transmisi sinyal antar sel saraf, sehingga dapat meningkatkan fungsi kognitif pada penderita Alzheimer.

Indikasi (Kegunaan) Donepezil

Donepezil secara khusus diindikasikan untuk pengobatan demensia ringan hingga sedang yang disebabkan oleh penyakit Alzheimer. Obat ini membantu meringankan beberapa gejala yang terkait dengan Alzheimer, seperti:

  • Kesulitan mengingat informasi baru
  • Kebingungan
  • Perubahan suasana hati dan perilaku
  • Kesulitan dalam berbahasa dan berkomunikasi

Penting untuk dipahami bahwa donepezil tidak dapat menyembuhkan penyakit Alzheimer. Obat ini hanya membantu mengelola gejala dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Dosis dan Cara Penggunaan Donepezil

Dosis donepezil akan ditentukan oleh dokter berdasarkan tingkat keparahan demensia dan respons individu terhadap pengobatan. Dosis umum yang diresepkan adalah:

  • Dosis awal: 5 mg, diminum sekali sehari, biasanya pada malam hari sebelum tidur.
  • Dosis pemeliharaan: Dokter dapat meningkatkan dosis menjadi 10 mg setelah 4-6 minggu, tergantung pada respons pasien dan toleransi terhadap obat.

Donepezil tersedia dalam bentuk tablet biasa dan tablet yang dapat larut di mulut (dispersible). Tablet harus ditelan utuh dengan air dan dapat diminum dengan atau tanpa makanan. Jangan menghancurkan atau mengunyah tablet.

Penting untuk mengikuti instruksi dokter dengan cermat dan tidak mengubah dosis tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

Efek Samping Donepezil

Seperti semua obat, donepezil dapat menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang umum meliputi:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Kram otot
  • Kelelahan
  • Pusing
  • Insomnia (sulit tidur)

Efek samping yang lebih serius, meskipun jarang terjadi, meliputi:

  • Pingsan
  • Detak jantung lambat
  • Nyeri dada

Jika mengalami efek samping yang serius atau mengkhawatirkan, segera hubungi dokter.

Peringatan dan Perhatian Penggunaan Donepezil

Sebelum menggunakan donepezil, penting untuk memberi tahu dokter tentang riwayat kesehatan, terutama jika memiliki kondisi berikut:

  • Penyakit jantung
  • Asma atau penyakit paru-paru lainnya
  • Ulkus lambung atau masalah pencernaan lainnya
  • Kesulitan buang air kecil
  • Epilepsi atau kejang

Donepezil termasuk dalam kategori C untuk kehamilan. Ini berarti bahwa penelitian pada hewan menunjukkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada penelitian yang memadai pada manusia. Konsultasikan dengan dokter jika sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi Obat Donepezil

Donepezil dapat berinteraksi dengan obat lain, termasuk:

  • Obat antikolinergik (misalnya, obat untuk mengatasi inkontinensia urin atau penyakit Parkinson)
  • Obat penghambat beta (misalnya, propranolol)
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen atau naproxen

Beri tahu dokter tentang semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang digunakan untuk menghindari interaksi yang tidak diinginkan.

Kesimpulan

Donepezil adalah obat yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup penderita demensia akibat penyakit Alzheimer. Penting untuk menggunakan obat ini di bawah pengawasan dokter dan melaporkan efek samping yang dialami. Jika Anda atau orang yang Anda kenal mengalami gejala demensia, segera konsultasikan dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.