
Edam Cheese: Keju Gurih, Rendah Lemak, Bikin Kue Renyah!
Edam Cheese: Keju Gurih, Rendah Lemak & Bahan Kue Lezat

Keju Edam adalah jenis keju semi-keras yang berasal dari Belanda, tepatnya dari kota Edam. Keju ini dikenal dengan bentuknya yang bulat, warna kuning pucat atau terang, serta lapisan lilin berwarna merah yang khas. Rasanya yang lembut, sedikit gurih, dan aroma nutty menjadikannya populer di berbagai negara.
Keju Edam sering digunakan dalam berbagai hidangan, baik sebagai bahan utama maupun pelengkap. Di Indonesia, keju ini sangat populer sebagai bahan dasar kue kering premium seperti kastengel, sagu keju, dan cheese stick karena memberikan tekstur renyah dan rasa yang khas.
Karakteristik Utama Keju Edam
Berikut adalah beberapa karakteristik utama yang membedakan keju Edam dari jenis keju lainnya:
- Rasa dan Tekstur: Keju Edam memiliki rasa yang lembut, gurih, sedikit asin, dan memberikan sentuhan rasa kacang (nutty). Teksturnya padat namun mudah diparut.
- Kandungan Lemak: Keju ini memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan keju tradisional lainnya, yaitu sekitar 25-28%.
- Warna dan Bentuk: Keju Edam berwarna kuning pucat atau terang dan berbentuk bola yang dilapisi dengan lilin atau parafin berwarna merah (merah muda).
- Penyimpanan: Keju Edam sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering atau di dalam lemari es untuk menjaga kualitasnya.
Kegunaan dan Keunggulan Keju Edam
Keju Edam memiliki berbagai kegunaan dan keunggulan, di antaranya:
- Bahan Kue: Keju Edam adalah bahan utama dalam pembuatan kue kering seperti kastengel. Keju ini memberikan rasa gurih yang khas dan tekstur renyah pada kue.
- Campuran Hidangan: Keju Edam juga sering dijadikan campuran dalam berbagai hidangan, seperti salad buah, roti, atau bahkan digoreng sebagai camilan.
- Mudah Diparut: Teksturnya yang padat membuat keju Edam mudah diparut, sehingga praktis digunakan dalam berbagai resep.
Variasi Keju Edam
Selain yang dibungkus dengan lilin merah, terdapat juga variasi keju Edam yang dibungkus dengan lilin hitam. Keju Edam dengan lapisan lilin hitam biasanya merupakan keju yang lebih tua (lebih dari 17 minggu) dan memiliki rasa yang lebih kuat.
Merek Keju Edam yang Umum di Indonesia
Di Indonesia, terdapat beberapa merek keju Edam yang mudah ditemukan di pasaran, di antaranya:
- Edam Cheesy
- El Gallo Azul
- Perfetto
Tips Memilih dan Menyimpan Keju Edam
Berikut adalah beberapa tips dalam memilih dan menyimpan keju Edam:
- Perhatikan Warna dan Tekstur: Pilih keju dengan warna kuning yang merata dan tekstur yang padat. Hindari keju yang terlihat kering atau retak.
- Cek Tanggal Kedaluwarsa: Pastikan untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum membeli keju Edam.
- Simpan dengan Benar: Simpan keju Edam di dalam lemari es atau tempat yang sejuk dan kering. Bungkus keju dengan kertas lilin atau plastik wrap untuk mencegahnya mengering.
Keju Edam dan Penggunaannya dalam Kastengel
Kastengel adalah salah satu kue kering yang sangat populer di Indonesia, terutama saat hari raya. Keju Edam merupakan bahan penting dalam pembuatan kastengel karena memberikan rasa gurih dan tekstur renyah yang khas. Penggunaan keju Edam dalam kastengel juga memberikan aroma yang menggugah selera.
Dalam resep kastengel, keju Edam biasanya diparut terlebih dahulu sebelum dicampurkan dengan bahan-bahan lain seperti tepung terigu, mentega, dan telur. Proses pemanggangan akan menghasilkan kastengel dengan tekstur yang renyah dan rasa keju yang kuat.
Kesimpulan dan Rekomendasi
Keju Edam adalah keju serbaguna dengan rasa yang lezat dan tekstur yang unik. Keju ini sangat cocok digunakan sebagai bahan dalam berbagai hidangan, terutama kue kering seperti kastengel. Dengan memilih dan menyimpan keju Edam dengan benar, dapat menikmati kualitas dan rasa terbaik dari keju ini.
Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang keju Edam atau masalah kesehatan lainnya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Konsultasi dengan dokter dapat memberikan informasi yang lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan kesehatan masing-masing.


