Ad Placeholder Image

Efek Samping Buah Sukun: Waspada Ini Sebelum Makan!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   13 Februari 2026

Efek Samping Buah Sukun: Waspada Ini Sebelum Makan!

Efek Samping Buah Sukun: Waspada Ini Sebelum Makan!Efek Samping Buah Sukun: Waspada Ini Sebelum Makan!

Efek Samping Buah Sukun: Kenali Risiko dan Cara Aman Mengonsumsi

Sukun adalah buah tropis yang populer di Indonesia dan banyak diolah menjadi berbagai macam makanan. Rasanya yang enak dan kandungan nutrisinya yang tinggi membuat sukun digemari banyak orang. Namun, konsumsi sukun juga dapat menimbulkan efek samping bagi sebagian orang, terutama jika dikonsumsi berlebihan atau memiliki kondisi kesehatan tertentu. Penting untuk mengetahui potensi efek samping buah sukun agar dapat mengonsumsinya dengan aman dan bijak.

Apa Itu Buah Sukun?

Sukun (Artocarpus altilis) adalah buah dari pohon yang banyak tumbuh di daerah tropis. Buah ini memiliki tekstur yang mirip dengan roti setelah dimasak, sehingga disebut “breadfruit” dalam bahasa Inggris. Sukun kaya akan karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral. Buah ini dapat diolah dengan berbagai cara, seperti direbus, dikukus, digoreng, atau dipanggang.

Potensi Efek Samping Buah Sukun

Meskipun bergizi, konsumsi sukun berlebihan atau tanpa memperhatikan kondisi tubuh dapat menimbulkan efek samping berikut:

  • Tekanan Darah Rendah (Hipotensi): Sukun memiliki efek menurunkan tekanan darah. Bagi individu dengan tekanan darah rendah, konsumsi sukun berlebihan dapat menyebabkan pusing, lemas, bahkan pingsan.
  • Masalah Ginjal: Sukun mengandung kalium yang tinggi. Penderita gangguan ginjal perlu membatasi asupan kalium karena ginjal yang rusak kesulitan memproses mineral ini. Kelebihan kalium dapat menyebabkan masalah jantung dan otot.
  • Gangguan Pencernaan: Serat yang tinggi dalam sukun dapat menyebabkan perut kembung, begah, dan peningkatan asam lambung, terutama bagi penderita GERD atau maag. Konsumsi berlebihan dapat memicu mual dan muntah.
  • Alergi: Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap sukun, terutama mereka yang alergi terhadap lateks. Gejala alergi dapat berupa gatal-gatal, ruam kulit, atau bahkan sesak napas.
  • Perdarahan: Sukun berpotensi meningkatkan risiko perdarahan. Individu dengan gangguan pembekuan darah sebaiknya menghindari konsumsi sukun berlebihan.
  • Iritasi Mulut: Getah dari sukun yang belum matang dapat menyebabkan iritasi dan rasa gatal pada mulut atau tenggorokan.

Cara Aman Mengonsumsi Buah Sukun

Untuk meminimalkan risiko efek samping, perhatikan beberapa hal berikut saat mengonsumsi buah sukun:

  • Batasi Porsi: Konsumsi sukun dalam jumlah wajar. Jangan berlebihan, terutama jika memiliki kondisi kesehatan tertentu.
  • Pilih Cara Pengolahan yang Sehat: Lebih baik mengonsumsi sukun yang direbus atau dikukus daripada digoreng. Menggoreng sukun dapat meningkatkan kandungan lemak dan kolesterol.
  • Perhatikan Tingkat Kematangan: Pastikan sukun sudah matang sempurna sebelum dikonsumsi untuk menghindari iritasi akibat getahnya.
  • Konsultasi dengan Dokter: Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti tekanan darah rendah, gangguan ginjal, atau alergi, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi sukun.

Pertolongan Pertama Jika Mengalami Efek Samping

Jika mengalami efek samping setelah mengonsumsi sukun, segera lakukan tindakan berikut:

  • Hentikan Konsumsi: Segera hentikan konsumsi sukun jika merasakan gejala yang tidak nyaman.
  • Minum Air Putih: Minum air putih yang cukup untuk membantu meredakan gejala gangguan pencernaan.
  • Konsultasi Dokter: Jika gejala berlanjut atau semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala serius setelah mengonsumsi sukun, seperti:

  • Sesak napas
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, atau lidah
  • Pusing berat hingga pingsan
  • Nyeri dada
  • Perdarahan yang tidak terkontrol

Kesimpulan

Buah sukun dapat menjadi bagian dari diet sehat jika dikonsumsi dengan bijak. Perhatikan porsi, cara pengolahan, dan kondisi kesehatan pribadi. Jika memiliki kekhawatiran terkait efek samping buah sukun, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Jika Anda mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi buah sukun, segera konsultasikan dengan dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.