Ad Placeholder Image

Es Pisang Ijo Segar: Resep Mudah dan Nikmat!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   09 Juni 2026

Es Pisang Ijo: Resep Segar & Nikmat!

Es Pisang Ijo Segar: Resep Mudah dan Nikmat!Es Pisang Ijo Segar: Resep Mudah dan Nikmat!

DAFTAR ISI


Es pisang ijo merupakan salah satu kuliner khas Nusantara yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Hidangan ini tidak hanya menawarkan rasa manis yang memanjakan lidah, tetapi juga sensasi segar yang sangat cocok dinikmati saat cuaca terik atau sebagai menu berbuka puasa. Kombinasi antara pisang yang lembut, balutan adonan hijau yang kenyal, serta siraman bubur sumsum dan sirup merah membuatnya menjadi favorit banyak orang.

Meski terlihat sederhana, es pisang ijo memiliki profil nutrisi yang cukup kompleks karena terdiri dari berbagai macam bahan dasar seperti buah, tepung-tepungan, dan santan. Memahami apa yang terkandung di dalam semangkuk es pisang ijo sangat penting agar kamu tetap bisa menikmati kelezatannya tanpa harus mengkhawatirkan dampaknya bagi kesehatan, terutama terkait asupan gula dan kalori harian.

Penting bagi kita untuk menjaga keseimbangan nutrisi setiap kali mengonsumsi hidangan penutup yang kaya karbohidrat. Jika kamu merasa mengalami keluhan pencernaan seperti perut kembung atau begah setelah mengonsumsi makanan bersantan, kamu bisa segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan saran medis yang tepat.

Nah, mau tahu lebih dalam tentang kandungan gizi, resep, serta tips sehat menikmati es pisang ijo? Berikut ulasannya!

Mengenal Es Pisang Ijo dan Filosofinya

Es pisang ijo bukan sekadar makanan manis biasa. Dalam tradisi masyarakat Makassar, warna hijau pada balutan pisang melambangkan kesucian, keharmonisan, dan harapan yang baik. Pisang yang digunakan pun biasanya adalah jenis pisang raja yang sudah matang sempurna, memberikan rasa manis alami dan tekstur yang pas saat dikukus.

Kombinasi tekstur adalah kunci utama hidangan ini. Lembutnya pisang raja bertemu dengan kekenyalan kulit yang terbuat dari tepung beras dan tepung terigu yang diberi pewarna alami dari daun suji atau pandan. Kemudian, semuanya disempurnakan dengan bubur sumsum yang gurih dari santan, serta rasa manis ikonik dari sirup DHT (sirup khas Makassar) atau sirup cocopandan.

Kandungan Gizi dalam Seporsi Es Pisang Ijo

Sebelum kita membahas cara pembuatannya, mari kita bedah apa saja yang masuk ke dalam tubuh saat kamu menyantap seporsi es pisang ijo. Secara umum, satu porsi es pisang ijo mengandung sekitar 300 hingga 500 kalori, tergantung pada banyaknya sirup dan kental manis yang ditambahkan.

  • Karbohidrat: Berasal dari pisang, tepung beras, tepung terigu, dan gula dalam sirup. Ini adalah sumber energi utama bagi tubuh.
  • Lemak: Sebagian besar berasal dari santan yang digunakan dalam pembuatan bubur sumsum. Santan mengandung lemak jenuh, sehingga konsumsinya perlu dibatasi.
  • Serat: Pisang merupakan sumber serat yang baik untuk membantu melancarkan sistem pencernaan.
  • Vitamin dan Mineral: Pisang kaya akan kalium, vitamin B6, dan vitamin C yang penting untuk fungsi jantung dan metabolisme saraf.

Manfaat Kesehatan Bahan Utama Es Pisang Ijo

Meskipun sering dianggap sebagai hidangan tinggi kalori, bahan-bahan dasar es pisang ijo memiliki manfaatnya masing-masing jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

1. Pisang Raja sebagai Sumber Energi dan Kalium

Pisang raja mengandung glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang dapat diubah menjadi energi dengan cepat. Inilah alasan mengapa es pisang ijo sangat populer sebagai menu takjil, karena dapat mengembalikan energi yang hilang setelah seharian berpuasa. Selain itu, kandungan kaliumnya membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

2. Daun Pandan dan Daun Suji sebagai Antioksidan

Pewarna hijau alami yang digunakan berasal dari ekstrak daun suji dan pandan. Kedua tanaman ini diketahui mengandung flavonoid dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan alami untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.

3. Santan untuk Penyerapan Vitamin

Meskipun mengandung lemak, santan dalam jumlah moderat dapat membantu tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak (A, D, E, K). Namun, pastikan santan dimasak dengan benar dan tidak dipanaskan berulang kali agar tidak meningkatkan kadar kolesterol jahat.

Tips Mengolah Pisang Ijo agar Lebih Sehat
  1. Gunakan pisang yang sudah matang pohon agar manisnya alami tanpa perlu banyak tambahan gula.
  2. Ganti sebagian tepung terigu dengan tepung gandum untuk menambah serat.
  3. Gunakan santan encer atau ganti dengan susu rendah lemak untuk bubur sumsumnya.

Resep Es Pisang Ijo yang Segar dan Nikmat

Membuat es pisang ijo di rumah sebenarnya tidak terlalu sulit. Kamu bisa mengontrol kualitas bahan dan tingkat kemanisan sesuai selera. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Bahan-Bahan:

  • 6-8 buah pisang raja yang matang, kukus sebentar.
  • 150 gram tepung beras.
  • 150 gram tepung terigu.
  • 50 gram gula pasir.
  • 300 ml santan kental.
  • 250 ml air perasan daun suji dan pandan.
  • Setetes pasta pandan (opsional, untuk warna yang lebih tegas).
  • Garam secukupnya.

Bahan Bubur Sumsum:

  • 500 ml santan.
  • 100 gram tepung beras.
  • Daun pandan secukupnya.
  • Garam secukupnya.

Cara Membuat:

  1. Membuat Kulit: Campurkan tepung beras, tepung terigu, gula, santan, dan air daun suji. Aduk rata dan masak di atas api kecil hingga adonan mengental dan kalis.
  2. Membungkus Pisang: Ambil sedikit adonan kulit, pipihkan, lalu letakkan pisang di atasnya. Tutup seluruh permukaan pisang dengan adonan hijau.
  3. Mengukus: Kukus pisang yang sudah dibungkus adonan selama kurang lebih 15-20 menit hingga matang. Sisihkan dan biarkan dingin.
  4. Membuat Bubur Sumsum: Campur semua bahan bubur sumsum, masak sambil terus diaduk hingga meletup-letup dan teksturnya lembut.
  5. Penyajian: Potong-potong pisang ijo, letakkan di piring atau mangkuk. Tambahkan bubur sumsum, es serut, sirup merah, dan sedikit kental manis jika suka.

Tips Sehat Mengonsumsi Hidangan Manis

Menikmati es pisang ijo tentu boleh-boleh saja, namun ada beberapa tips agar kesehatanmu tetap terjaga:

  • Perhatikan Porsi: Jangan mengonsumsi secara berlebihan. Satu porsi kecil sudah cukup untuk memuaskan keinginan makan manis.
  • Kurangi Sirup: Gunakan sirup secukupnya saja karena sirup merupakan sumber gula tambahan yang sangat tinggi.
  • Imbangi dengan Air Putih: Setelah makan yang manis-manis, minumlah air putih untuk membantu menetralkan kadar gula di mulut dan membantu pencernaan.
  • Jangan Langsung Tidur: Hindari mengonsumsi es pisang ijo sesaat sebelum tidur agar kalori tidak menumpuk menjadi lemak.

Jika setelah mengonsumsi hidangan manis atau dingin kamu merasa butuh suplemen vitamin atau perlengkapan kesehatan untuk menjaga daya tahan tubuh, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan sangat praktis.

Kapan Harus Membatasi Konsumsi Es Pisang Ijo?

Ada beberapa kondisi kesehatan yang mengharuskan seseorang untuk ekstra hati-hati terhadap hidangan ini:

1. Penderita Diabetes Melitus

Kandungan glikemik yang tinggi dari tepung, gula pasir, dan sirup dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis. Jika kamu menderita diabetes, sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi mengenai porsi yang aman atau cari alternatif pengganti gula.

2. Penderita Asam Lambung (GERD)

Santan yang kental dan suhu yang terlalu dingin dari es terkadang bisa memicu reaksi pada lambung bagi orang yang sensitif. Jika perut terasa perih atau kembung, sebaiknya kurangi porsi santan dan jangan sajikan es terlalu dingin.

3. Program Penurunan Berat Badan

Mengingat kalorinya yang cukup padat, bagi kamu yang sedang dalam program diet, es pisang ijo sebaiknya dianggap sebagai cheat meal yang tidak dikonsumsi setiap hari.

Studi Mengenai Konsumsi Pisang dan Metabolisme Gula

The American Journal of Clinical Nutrition menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa pisang yang matang memiliki kandungan pati resisten yang berubah menjadi gula sederhana, namun tetap memberikan indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan karbohidrat olahan lainnya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa serat dalam pisang dapat membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah, asalkan tidak dikonsumsi bersamaan dengan gula tambahan dalam jumlah besar. Hal ini relevan bagi kamu yang ingin tetap sehat saat menikmati hidangan berbahan dasar pisang.

Es pisang ijo adalah warisan kuliner yang patut kita banggakan dan nikmati. Namun, tetap bijak dalam memilih bahan dan porsi adalah kunci hidup sehat. Jika gejala kesehatan tertentu muncul setelah mengonsumsi makanan manis secara rutin, jangan ragu untuk memeriksakan diri.

Kamu bisa mendapatkan berbagai kebutuhan kesehatan dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Tabel Komposisi Pangan Indonesia: Pisang Raja dan Olahannya.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Dietary fats: Know which to choose.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2026. Bananas: Health Benefits and Nutrients.
Healthline. Diakses pada 2026. 11 Evidence-Based Health Benefits of Bananas.
Journal of Ethnic Foods. Diakses pada 2026. Traditional Indonesian desserts and their nutritional profiles.

FAQ

1. Apakah es pisang ijo aman dikonsumsi setiap hari?

Sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari karena kandungan gula dan lemak jenuh dari santan yang cukup tinggi dapat memicu kenaikan berat badan dan risiko masalah metabolik jika berlebihan.

2. Apa perbedaan es pisang ijo dengan es pallu butung?

Es pisang ijo menggunakan pisang yang dibalut adonan tepung berwarna hijau, sedangkan es pallu butung menggunakan pisang iris tanpa balutan adonan kulit.

3. Jenis pisang apa yang paling cocok untuk es pisang ijo?

Pisang raja adalah pilihan terbaik karena memiliki aroma yang kuat dan rasa manis yang konsisten meskipun telah dikukus.

4. Bisakah es pisang ijo dibuat tanpa santan?

Bisa. Kamu bisa mengganti santan dengan susu almond, susu kedelai, atau krimer nabati rendah lemak untuk versi yang lebih sehat.


Punya Keluhan Pencernaan Setelah Makan Manis? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti perut kembung atau ingin tahu tips diet setelah makan manis, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA ([Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.