Ad Placeholder Image

Fakta PGT: Tes Embrio untuk Kehamilan Berhasil

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 April 2026

Yuk Pahami PGT: Tes Embrio Demi Bayi Sehat Optimal

Fakta PGT: Tes Embrio untuk Kehamilan BerhasilFakta PGT: Tes Embrio untuk Kehamilan Berhasil

Apa Itu PGT? Memahami Uji Genetik Embrio dalam Program Bayi Tabung

Preimplantation Genetic Testing atau yang disingkat PGT adalah prosedur pemeriksaan genetik canggih yang dilakukan pada embrio hasil program bayi tabung (IVF). Tes ini dilaksanakan sebelum embrio ditanamkan kembali ke dalam rahim ibu. Tujuan utamanya adalah untuk mendeteksi adanya kelainan kromosom atau genetik yang mungkin dimiliki oleh embrio.

Pemeriksaan PGT menjadi langkah penting dalam meningkatkan peluang keberhasilan kehamilan yang sehat. Selain itu, PGT juga dapat membantu mengurangi risiko keguguran berulang. Prosedur ini juga signifikan dalam mencegah transmisi penyakit keturunan tertentu kepada bayi.

Tujuan dan Manfaat PGT untuk Kehamilan Sehat

Pemeriksaan PGT memiliki beberapa tujuan dan manfaat krusial bagi pasangan yang menjalani program IVF. Salah satu tujuan utamanya adalah mengidentifikasi embrio yang paling sehat dan berpotensi untuk berkembang menjadi kehamilan yang sukses. Ini dilakukan dengan menyaring embrio yang memiliki kelainan genetik.

Manfaat utama PGT adalah meningkatkan peluang kehamilan berhasil secara signifikan. Tingkat akurasi PGT dalam mendeteksi kelainan kromosom dapat mencapai 98-99%. Selain itu, PGT membantu mencegah penyakit genetik serius yang diwariskan dari orang tua. PGT juga mengurangi risiko keguguran yang sering kali disebabkan oleh kelainan kromosom pada embrio.

Mengenal Jenis-Jenis PGT dalam Program Bayi Tabung

PGT terbagi menjadi tiga jenis utama, masing-masing dengan fokus pemeriksaan yang berbeda. Pemilihan jenis PGT disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi genetik pasangan.

  • PGT-A (Preimplantation Genetic Testing for Aneuploidy)
    PGT-A adalah jenis PGT yang paling umum dan berfungsi untuk memeriksa jumlah kromosom pada embrio. Tujuannya adalah memastikan embrio memiliki jumlah kromosom yang benar, yaitu 46 kromosom. Pemeriksaan ini sangat direkomendasikan untuk pasangan yang pernah mengalami keguguran berulang atau ibu dengan usia lanjut, karena risiko aneuploidi (jumlah kromosom tidak normal) cenderung meningkat pada kondisi tersebut. Aneuploidi dapat menyebabkan keguguran atau kelainan lahir seperti Down Syndrome.
  • PGT-M (Preimplantation Genetic Testing for Monogenic/Single Gene Defects)
    PGT-M dirancang untuk mendeteksi kelainan genetik spesifik yang disebabkan oleh mutasi pada satu gen. Kelainan genetik ini sering kali diwariskan dari orang tua yang merupakan pembawa gen tersebut. Contoh penyakit yang dapat dideteksi melalui PGT-M antara lain thalassemia, sistik fibrosis, penyakit Huntington, atau hemofilia. Tes ini sangat penting bagi pasangan yang memiliki riwayat penyakit genetik dalam keluarga.
  • PGT-SR (Preimplantation Genetic Testing for Structural Rearrangements)
    PGT-SR bertujuan untuk mendeteksi penataan ulang struktur kromosom. Penataan ulang struktural ini bisa berupa translokasi, inversi, atau delesi. Pasangan yang salah satu anggotanya merupakan pembawa translokasi kromosom seimbang, tetapi tidak menunjukkan gejala, berisiko memiliki embrio dengan translokasi tidak seimbang. Kondisi ini dapat menyebabkan keguguran berulang atau kelahiran bayi dengan kelainan genetik.

Bagaimana Proses PGT Dilakukan? Tahapan Biopsi Embrio

Proses PGT melibatkan serangkaian tahapan yang terintegrasi dengan program bayi tabung (IVF). Setelah sel telur dibuahi di laboratorium, embrio akan tumbuh dan berkembang selama beberapa hari.

Pada umumnya, tes PGT dilakukan pada hari ke-5 atau ke-6 perkembangan embrio. Pada tahap ini, embrio telah mencapai stadium blastokista. Biopsi embrio adalah langkah kunci dalam proses PGT. Selama biopsi, beberapa sel kecil dari bagian luar embrio (trophectoderm) akan diambil dengan sangat hati-hati.

Sel-sel yang telah dibiopsi kemudian dikirim ke laboratorium khusus untuk analisis genetik. Sementara itu, embrio akan dibekukan (vitrifikasi) hingga hasil tes PGT keluar. Setelah hasil analisis menunjukkan embrio bebas dari kelainan yang dicari, embrio sehat tersebut dapat dicairkan dan ditanamkan ke dalam rahim.

Pertimbangan Sebelum Melakukan PGT: Kelebihan dan Kekurangan

Meskipun PGT menawarkan banyak harapan, ada beberapa pertimbangan penting yang perlu dipahami oleh pasangan sebelum memutuskan untuk menjalaninya.

  • Kelebihan PGT
    PGT secara signifikan meningkatkan peluang kehamilan yang berhasil dengan menanamkan embrio yang secara genetik sehat. Ini membantu mengurangi risiko keguguran berulang dan kelahiran bayi dengan penyakit genetik serius. Kepastian genetik ini dapat memberikan ketenangan pikiran bagi calon orang tua.
  • Kekurangan PGT
    Salah satu kekurangan utama adalah biaya tambahan yang mahal, karena PGT merupakan prosedur lanjutan dalam program IVF. Ada juga risiko kecil kerusakan embrio selama proses biopsi, meskipun prosedur ini dilakukan oleh para ahli dengan keahlian tinggi. Selain itu, seperti halnya tes medis lainnya, terdapat kemungkinan sangat kecil terjadinya hasil positif palsu atau negatif palsu.

Siapa yang Dianjurkan Menjalani PGT?

PGT sangat membantu pasangan yang memiliki risiko genetik tinggi atau riwayat medis tertentu. Pasangan dengan riwayat keguguran berulang atau kegagalan implantasi IVF sebelumnya seringkali direkomendasikan untuk menjalani PGT-A.

Wanita berusia lanjut (biasanya di atas 35 tahun) juga merupakan kandidat yang baik untuk PGT-A, karena risiko kelainan kromosom pada embrio meningkat seiring bertambahnya usia ibu. Pasangan yang diketahui merupakan pembawa gen untuk penyakit genetik tertentu, atau memiliki riwayat keluarga dengan kondisi tersebut, akan sangat diuntungkan dari PGT-M atau PGT-SR. Prosedur ini memberikan kesempatan terbaik untuk mendapatkan bayi yang sehat.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

PGT adalah inovasi penting dalam bidang kedokteran reproduksi yang menawarkan harapan baru bagi banyak pasangan. Tes genetik embrio ini membantu mengidentifikasi embrio sehat, meningkatkan peluang kehamilan sukses, dan mencegah penyakit genetik. Memahami jenis-jenis PGT, prosesnya, serta kelebihan dan kekurangannya adalah langkah awal yang krusial.

Bagi individu atau pasangan yang sedang mempertimbangkan PGT atau memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai kesehatan reproduksi dan program bayi tabung, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis. Melalui aplikasi Halodoc, dapat membuat janji konsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan atau ahli fertilitas untuk mendapatkan informasi yang akurat dan rekomendasi medis yang sesuai dengan kondisi.