Ad Placeholder Image

Fistula Preaurikular: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 Februari 2026

Fistula Preaurikular: Gejala, Penyebab & Cara Mengatasi

Fistula Preaurikular: Gejala, Penyebab, dan Cara MengatasiFistula Preaurikular: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Fistula Preaurikular: Definisi dan Informasi Penting

Fistula preaurikular, atau dikenal juga sebagai sinus preaurikular, adalah kelainan bawaan lahir yang ditandai dengan adanya lubang kecil di depan telinga. Lubang ini terbentuk dari sisa jaringan embrionik yang tidak sempurna selama perkembangan janin. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, tetapi berpotensi mengalami infeksi.

Meskipun seringkali tanpa gejala, fistula preaurikular dapat menimbulkan masalah jika terinfeksi. Infeksi dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan keluarnya cairan dari lubang tersebut. Penanganan yang tepat diperlukan untuk mengatasi infeksi dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Gejala Fistula Preaurikular yang Perlu Diperhatikan

Pada banyak kasus, fistula preaurikular tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, beberapa orang mungkin mengalami gejala berikut, terutama jika terjadi infeksi:

  • Nyeri di sekitar lubang fistula
  • Pembengkakan dan kemerahan pada area tersebut
  • Keluarnya cairan bening, kental, atau berbau tidak sedap dari lubang

Jika mengalami gejala-gejala tersebut, penting untuk segera mencari pertolongan medis.

Penyebab dan Karakteristik Fistula Preaurikular

Fistula preaurikular adalah kelainan kongenital, yang berarti kondisi ini sudah ada sejak lahir. Penyebabnya adalah kegagalan penyatuan sempurna lengkung brankial selama perkembangan janin.

Karakteristik umum fistula preaurikular meliputi:

  • Lokasi: Biasanya terletak di dekat crus helicis, yaitu bagian depan telinga.
  • Unilateral atau Bilateral: Dapat terjadi pada satu atau kedua telinga.
  • Asimtomatik: Seringkali tidak menimbulkan gejala, kecuali jika terinfeksi.

Penanganan Fistula Preaurikular: Langkah-Langkah yang Tepat

Penanganan fistula preaurikular tergantung pada tingkat keparahan infeksi, jika ada. Berikut adalah beberapa langkah penanganan yang umum dilakukan:

  • Infeksi Ringan:
    • Kompres hangat pada area yang terinfeksi.
    • Konsumsi obat pereda nyeri seperti parasetamol sesuai dosis.
    • Menjaga kebersihan area fistula.
  • Infeksi Berat (Abses):
    • Insisi dan drainase (pengeluaran nanah) oleh dokter THT.
    • Pemberian antibiotik jika diperlukan.
  • Pencegahan Kambuh:
    • Reseksi bedah total: Pengangkatan seluruh saluran fistula setelah infeksi sembuh total, terutama jika sering terjadi infeksi berulang.

Penting untuk diingat: Hindari memencet atau memegang area fistula terlalu sering karena dapat memicu infeksi.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami kondisi berikut:

  • Bengkak, kemerahan, atau nyeri di area fistula.
  • Keluarnya cairan berbau dari lubang fistula.
  • Merasa khawatir atau ingin memastikan penanganan yang tepat.

Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Pencegahan Infeksi pada Fistula Preaurikular

Meskipun fistula preaurikular tidak dapat dicegah karena merupakan kelainan bawaan, infeksi pada fistula dapat dicegah dengan menjaga kebersihan area tersebut. Hindari memencet atau menggaruk area fistula, dan segera bersihkan jika ada kotoran atau keringat yang menumpuk.

Kesimpulan dan Rekomendasi Medis di Halodoc

Fistula preaurikular adalah kondisi umum yang seringkali tidak berbahaya. Namun, penting untuk menjaga kebersihan area tersebut dan segera mencari pertolongan medis jika terjadi infeksi. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan informasi lebih lanjut mengenai fistula preaurikular. Halodoc menyediakan layanan konsultasi online dengan dokter spesialis yang dapat membantu menjawab pertanyaan dan memberikan saran medis yang akurat.