Ad Placeholder Image

Flu Mata Berair? Simak Penyebab dan Solusi Praktisnya.

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 April 2026

Flu Mata Berair? Atasi Cepat dengan Tips Mudah Ini!

Flu Mata Berair? Simak Penyebab dan Solusi Praktisnya.Flu Mata Berair? Simak Penyebab dan Solusi Praktisnya.

Flu Mata Berair: Memahami Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mata berair saat flu merupakan salah satu gejala umum yang sering dialami banyak orang. Kondisi ini bisa terasa mengganggu dan membuat aktivitas sehari-hari terhambat. Meskipun umumnya tidak berbahaya, memahami penyebab di baliknya serta cara penanganannya yang tepat dapat membantu meredakan ketidaknyamanan.

Apa itu Flu Mata Berair?

Flu mata berair adalah kondisi ketika mata mengeluarkan air mata berlebihan sebagai respons terhadap infeksi virus influenza. Ini adalah gejala penyerta flu yang umum, di samping hidung tersumbat atau berair, bersin, batuk, sakit tenggorokan, dan demam.

Air mata berfungsi melumasi mata dan membersihkan partikel asing. Namun, saat flu, sistem tubuh mengalami perubahan yang dapat memicu produksi air mata berlebihan atau menghambat saluran pembuangannya.

Penyebab Mata Berair saat Flu

Beberapa faktor utama menyebabkan mata berair ketika seseorang terserang flu:

  • Pembengkakan Saluran Air Mata (Saluran Nasolakrimalis Tersumbat)

    Ketika virus flu menginfeksi, terjadi peradangan dan pembengkakan pada lapisan dalam saluran hidung, atau yang dikenal sebagai sinus. Pembengkakan ini dapat menekan dan menghambat saluran nasolakrimalis, yaitu saluran yang menghubungkan mata ke hidung untuk mengalirkan kelebihan air mata. Akibatnya, air mata tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya ke hidung dan menumpuk, kemudian meluap keluar mata.

  • Respons Imun dan Histamin

    Sistem kekebalan tubuh merespons infeksi virus flu dengan melepaskan zat kimia, termasuk histamin. Histamin adalah zat yang dilepaskan tubuh saat alergi atau peradangan. Pelepasan histamin ini dapat memicu reaksi di area mata, termasuk pelebaran pembuluh darah dan peningkatan produksi air mata, sebagai upaya alami tubuh untuk membersihkan iritan.

  • Dehidrasi Akibat Demam

    Demam yang sering menyertai flu dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih banyak dari biasanya. Meskipun terdengar kontradiktif, dehidrasi dapat memengaruhi produksi dan keseimbangan cairan tubuh, termasuk cairan mata. Dalam beberapa kasus, dehidrasi dapat memicu mata kering yang kemudian direspons tubuh dengan produksi air mata berlebihan untuk kompensasi.

Cara Mengatasi Mata Berair saat Flu

Untuk meredakan ketidaknyamanan akibat mata berair saat flu, beberapa langkah dapat dilakukan:

  • Istirahat Cukup

    Istirahat yang memadai sangat penting untuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan infeksi virus. Dengan istirahat, tubuh dapat fokus pada proses pemulihan, yang akan membantu meredakan peradangan dan pembengkakan di saluran hidung.

  • Hidrasi Optimal

    Minum banyak air putih, jus buah, atau kaldu hangat sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Ini membantu melancarkan drainase cairan dan mencegah dehidrasi, yang bisa memperburuk gejala flu, termasuk mata berair.

  • Kompres Hangat

    Gunakan kain bersih yang dibasahi air hangat untuk mengompres area mata dan hidung secara perlahan. Kompres hangat dapat membantu meredakan pembengkakan di sekitar saluran air mata dan sinus, serta melancarkan aliran air mata yang tersumbat.

  • Hindari Menyentuh Mata

    Meskipun terasa gatal atau tidak nyaman, hindari menyentuh atau menggosok mata. Tindakan ini dapat memperburuk iritasi, membawa bakteri dari tangan ke mata, dan meningkatkan risiko infeksi sekunder.

  • Cuci Tangan Sering

    Menjaga kebersihan tangan dengan mencucinya menggunakan sabun dan air mengalir secara sering, terutama setelah bersin atau batuk, adalah langkah penting. Ini mencegah penyebaran virus flu ke area mata atau ke orang lain.

Pencegahan Flu dan Mata Berair

Pencegahan flu merupakan cara terbaik untuk menghindari gejala mata berair. Beberapa tips pencegahan meliputi:

  • Vaksinasi flu secara rutin setiap tahun.
  • Menerapkan gaya hidup sehat dengan gizi seimbang dan olahraga teratur.
  • Menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit.
  • Menggunakan masker di tempat umum saat musim flu.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun mata berair saat flu umumnya akan membaik seiring pulihnya tubuh dari infeksi, penting untuk mencari bantuan medis jika gejala semakin parah. Perhatikan jika mata sangat merah, terasa nyeri hebat, keluar nanah, atau penglihatan terganggu.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Mata berair saat flu merupakan gejala umum yang dapat diatasi dengan istirahat cukup, hidrasi optimal, dan kebersihan diri. Memahami mekanisme di baliknya, seperti pembengkakan saluran nasolakrimalis dan respons imun, dapat membantu penanganan yang lebih efektif.

Jika gejala flu mata berair tidak membaik atau disertai tanda-tanda infeksi lain, segera konsultasikan dengan dokter. Halodoc menyediakan layanan konsultasi dengan dokter terpercaya melalui aplikasi. Unduh aplikasi Halodoc sekarang untuk mendapatkan saran medis yang akurat dan solusi kesehatan yang tepat sesuai kondisi.

Pertanyaan Umum Seputar Flu Mata Berair

  • Apakah mata berair saat flu menular?

    Mata berair itu sendiri tidak menular, tetapi virus flu penyebabnya sangat menular. Jaga kebersihan tangan untuk mencegah penyebaran virus.

  • Berapa lama mata berair saat flu berlangsung?

    Gejala mata berair umumnya akan membaik seiring dengan meredanya gejala flu lainnya, biasanya dalam 5-7 hari.