Ad Placeholder Image

Fraktur Colles: Patah Pergelangan Tangan Mirip Garpu Makan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Juni 2026

Fraktur Colles: Patah Pergelangan Tangan Mirip Garpu Makan

Fraktur Colles: Patah Pergelangan Tangan Mirip Garpu MakanFraktur Colles: Patah Pergelangan Tangan Mirip Garpu Makan

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu melihat seseorang terjatuh dengan posisi tangan menumpu beban tubuh, lalu seketika pergelangan tangannya tampak bengkok seperti garpu? Dalam dunia medis, kondisi ini sering kali didiagnosis sebagai fraktur Colles. Fraktur Colles adalah salah satu jenis patah tulang pergelangan tangan yang paling umum terjadi, terutama pada kelompok lanjut usia atau orang yang aktif berolahraga.

Kondisi ini bukan sekadar patah tulang biasa, karena lokasinya yang berada pada bagian distal tulang radius (tulang lengan bawah yang sejajar dengan jempol) dapat sangat memengaruhi fungsi gerak tangan jika tidak ditangani dengan tepat. Rasa nyeri yang tajam, pembengkakan instan, hingga perubahan bentuk pergelangan tangan merupakan ciri khas yang sering membuat penderitanya merasa cemas.

Memahami mekanisme terjadinya fraktur Colles sangat penting agar kamu tahu langkah darurat apa yang harus diambil. Penanganan yang cepat dan tepat, mulai dari stabilisasi awal hingga prosedur medis lanjut, akan menentukan seberapa baik fungsi tanganmu kembali seperti semula di masa depan.

Nah, mau tahu apa saja penjelasan lengkap mengenai penyebab, gejala, hingga cara mengatasinya? Berikut ulasannya!

Apa Itu Fraktur Colles?

Fraktur Colles adalah patah tulang pada ujung bawah (distal) tulang radius di lengan bawah. Ciri khas utama dari patahan ini adalah fragmen tulang yang patah berpindah atau bergeser ke arah punggung tangan (dorsal). Nama kondisi ini diambil dari Abraham Colles, seorang ahli bedah asal Irlandia yang pertama kali mendeskripsikannya pada tahun 1814, jauh sebelum teknologi sinar-X ditemukan.

Secara anatomis, pergelangan tangan manusia terdiri dari pertemuan antara dua tulang lengan bawah (radius dan ulna) dengan delapan tulang kecil di telapak tangan (karpal). Tulang radius memiliki peran vital dalam mendukung beban saat kita melakukan aktivitas menggunakan tangan. Pada fraktur Colles, patahan terjadi sekitar 2,5 sentimeter dari sendi pergelangan tangan.

Kondisi ini sering disebut sebagai deformitas “dinner fork” atau garpu makan karena jika dilihat dari samping, pergelangan tangan yang mengalami fraktur Colles akan tampak melengkung ke atas seperti bentuk bagian belakang garpu. Jika arah pergeserannya justru ke arah telapak tangan (ventral), maka kondisinya disebut sebagai fraktur Smith, yang merupakan kebalikan dari fraktur Colles.

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab paling umum dari fraktur Colles adalah jatuh dengan posisi tangan terentang (dikenal dengan istilah FOOSH atau Fall On Outstretched Hand). Saat kamu terjatuh, secara refleks kamu akan menjulurkan tangan untuk menahan badan agar tidak membentur lantai atau tanah. Tekanan yang sangat besar dari berat badan yang terkonsentrasi pada pergelangan tangan inilah yang menyebabkan tulang radius patah.

1. Osteoporosis

Kepadatan tulang yang menurun pada penderita osteoporosis membuat tulang menjadi rapuh. Hal ini menjelaskan mengapa fraktur Colles sangat umum terjadi pada wanita pascamenopause. Benturan ringan yang bagi orang muda mungkin hanya menyebabkan memar, pada lansia bisa berujung pada patah tulang yang serius.

2. Aktivitas Olahraga Berisiko

Olahraga yang melibatkan kecepatan tinggi atau risiko terjatuh, seperti skateboarding, sepatu roda, ski, atau sepak bola, menjadi pemicu utama fraktur Colles pada kelompok usia muda. Tanpa pelindung pergelangan tangan, risiko terjadinya fraktur saat terjatuh meningkat berkali-kali lipat.

3. Faktor Lingkungan

Lantai yang licin, pencahayaan yang buruk di area rumah, atau jalanan yang membeku (ber-es) merupakan faktor lingkungan yang meningkatkan risiko terpeleset dan jatuh. Memastikan keamanan lingkungan sekitar sangat penting untuk pencegahan primer.

Gejala Fraktur Colles yang Perlu Diwaspadai

Jika kamu mengalami cedera pada pergelangan tangan, segera periksa apakah terdapat tanda-tanda berikut yang mengarah pada fraktur Colles:

  • Nyeri Hebat: Rasa sakit biasanya muncul seketika dan sangat tajam, terutama saat kamu mencoba menggerakkan pergelangan atau jari-jari tangan.
  • Pembengkakan dan Memar: Area pergelangan tangan akan membengkak dengan cepat dan kulit mungkin berubah warna menjadi kebiruan atau keunguan akibat perdarahan di bawah jaringan.
  • Deformitas: Pergelangan tangan terlihat bengkok secara tidak wajar atau menyerupai bentuk garpu.
  • Keterbatasan Gerak: Kamu tidak mampu mengangkat beban ringan sekalipun atau memutar lengan bawah (posisi telapak tangan menghadap atas dan bawah).
  • Kesemutan: Jika saraf median terjepit oleh patahan tulang atau tertekan oleh bengkak, kamu mungkin merasakan kesemutan atau mati rasa pada ibu jari, telunjuk, dan jari tengah.
Langkah Darurat Saat Terjadi Patah Tulang
  1. Jangan mencoba meluruskan atau menarik tulang yang terlihat bengkok secara mandiri.
  2. Lakukan imobilisasi dengan menggunakan bidai sederhana (seperti papan atau karton tebal) dan ikat longgar dengan kain.
  3. Gunakan kompres es yang dibalut handuk untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan awal.
  4. Lepaskan perhiasan seperti cincin atau gelang sebelum area tersebut membengkak parah.

Proses Diagnosis Medis

Ketika kamu tiba di fasilitas kesehatan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Dokter akan mengecek denyut nadi di pergelangan tangan serta kemampuan sensorik jari-jari untuk memastikan tidak ada kerusakan pada pembuluh darah atau saraf.

Langkah standar emas dalam diagnosis fraktur Colles adalah melalui prosedur Rontgen (X-ray). Biasanya, dokter akan mengambil gambar dari dua atau tiga sudut pandang (anterior-posterior dan lateral) untuk melihat:

  • Lokasi tepat garis patahan.
  • Arah pergeseran fragmen tulang.
  • Apakah ada keterlibatan sendi (fraktur intra-artikular) yang biasanya lebih sulit disembuhkan.
  • Adanya patahan tambahan pada tulang ulna di dekatnya.

Pada kasus yang sangat kompleks atau jika dokter mencurigai adanya kerusakan jaringan lunak dan ligamen yang parah, pemeriksaan CT scan mungkin diperlukan untuk pemetaan tulang secara tiga dimensi sebelum tindakan operasi dilakukan.

Metode Penanganan dan Pengobatan

Tujuan utama penanganan fraktur Colles adalah mengembalikan posisi tulang ke letak anatomi yang benar agar fungsi tangan dapat kembali normal. Pilihan terapi bergantung pada stabilitas patahan dan aktivitas pasien sehari-hari.

1. Reduksi Tertutup dan Pemasangan Gips

Jika patahan tulang tidak terlalu parah, dokter akan melakukan prosedur “reduksi”, yaitu menarik dan mengatur kembali posisi tulang secara manual di bawah pengaruh anestesi lokal atau sedasi. Setelah posisi tulang kembali benar, pergelangan tangan akan dibungkus dengan gips (cast) atau bidai selama kurang lebih 6 hingga 8 minggu.

2. Tindakan Pembedahan (Operasi)

Operasi disarankan jika patahan tulang sangat tidak stabil, mengenai sendi, atau jika hasil reduksi manual tidak memuaskan. Dokter bedah ortopedi akan menggunakan perangkat keras medis seperti:

  • Pelat dan Sekrup (Internal Fixation): Menggunakan pelat logam (biasanya titanium) yang dipasang langsung pada tulang untuk menjaga posisinya tetap stabil.
  • K-Wires: Kawat tipis yang dimasukkan melalui kulit untuk menyatukan potongan tulang yang kecil.
  • Fiksasi Eksternal: Kerangka logam di luar kulit yang menyangga tulang melalui pin yang dimasukkan ke dalam tulang.

Selama masa penyembuhan, kamu mungkin memerlukan bantuan untuk meredakan nyeri dan peradangan. Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk kesehatan yang dibutuhkan sesuai saran medis guna mendukung proses pemulihan dari rumah.

Masa Pemulihan dan Rehabilitasi

Proses penyembuhan tulang biasanya memakan waktu beberapa bulan, namun pemulihan fungsi gerak secara penuh bisa memakan waktu hingga satu tahun. Disiplin dalam melakukan rehabilitasi adalah kunci keberhasilan.

Setelah gips dilepas, pergelangan tangan akan terasa sangat kaku dan otot lengan mungkin mengecil (atrofi). Fisioterapis akan memberikan latihan bertahap, mulai dari latihan rentang gerak pasif hingga latihan penguatan otot. Kamu juga disarankan untuk mengonsumsi asupan tinggi kalsium dan vitamin D untuk mempercepat proses mineralisasi tulang baru.

Penting juga untuk tidak memaksakan mengangkat beban berat terlalu dini. Ikuti instruksi dokter mengenai kapan kamu boleh kembali berkendara atau berolahraga berat. Pemantauan berkala melalui rontgen susulan biasanya dilakukan untuk memastikan tulang menyambung dengan posisi yang benar (union).

Studi Mengenai Fraktur Colles

Journal of Clinical Medicine Research menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa kejadian fraktur Colles pada populasi lanjut usia sangat berkorelasi dengan penurunan densitas mineral tulang (BMD). Studi tersebut menekankan pentingnya skrining osteoporosis pada pasien yang mengalami fraktur distal radius pertama kali.

Penelitian lain menunjukkan bahwa intervensi fisioterapi dini dalam kurun waktu satu minggu setelah pelepasan gips secara signifikan meningkatkan kekuatan genggaman dan fleksibilitas pergelangan tangan dibandingkan dengan pasien yang hanya melakukan latihan mandiri di rumah tanpa pengawasan tenaga profesional.

Jika kamu mengalami keluhan setelah jatuh atau merasakan nyeri yang tidak kunjung hilang pada pergelangan tangan, jangan menunda untuk mencari bantuan medis. Diagnosis dini dapat mencegah komplikasi jangka panjang seperti kekakuan permanen atau osteoarthritis.

Segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan arahan awal mengenai kondisi yang kamu alami. Penanganan yang tepat sejak awal akan sangat membantu proses pemulihan tulangmu.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Wrist fracture – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Colles Fracture (Distal Radius Fracture).
Orthobullets. Diakses pada 2026. Distal Radius Fractures – Colles Fracture.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Mengenal Patah Tulang dan Penanganannya.

FAQ

1. Apa perbedaan antara fraktur Colles dan fraktur Smith?

Keduanya adalah patah tulang radius distal. Perbedaannya terletak pada arah pergeseran tulang; pada fraktur Colles, tulang bergeser ke arah punggung tangan (dorsal), sedangkan pada fraktur Smith, tulang bergeser ke arah telapak tangan (ventral).

2. Berapa lama proses penyembuhan total fraktur Colles?

Penyambungan tulang biasanya memerlukan waktu 6-8 minggu dengan gips. Namun, untuk mengembalikan kekuatan dan mobilitas penuh seperti semula, dibutuhkan waktu sekitar 6 bulan hingga 1 tahun melalui fisioterapi.

3. Apakah penderita fraktur Colles harus selalu dioperasi?

Tidak selalu. Jika patahan tulang tidak bergeser jauh atau stabil setelah direduksi secara manual, penggunaan gips saja sudah cukup. Operasi hanya dilakukan jika patahan tidak stabil atau melibatkan permukaan sendi.

4. Apa komplikasi yang mungkin timbul jika fraktur Colles tidak ditangani dengan benar?

Komplikasi yang mungkin terjadi meliputi malunion (tulang menyambung pada posisi yang salah), kekakuan sendi permanen, sindrom terowongan karpal (carpal tunnel syndrome), hingga nyeri kronis akibat osteoarthritis dini.

Punya Keluhan pada Pergelangan Tangan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan setelah jatuh atau nyeri pada pergelangan tangan, tapi bingung harus periksa ke mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.