Ad Placeholder Image

Fungsi Obat Lostacef: Atasi Infeksi Pernapasan Hingga Kulit

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 April 2026

Fungsi Obat Lostacef: Melawan Berbagai Infeksi Bakteri

Fungsi Obat Lostacef: Atasi Infeksi Pernapasan Hingga KulitFungsi Obat Lostacef: Atasi Infeksi Pernapasan Hingga Kulit

Lostacef adalah obat antibiotik yang mengandung Cefadroxil. Obat ini termasuk dalam golongan sefalosporin generasi pertama yang efektif membunuh bakteri dengan merusak dinding selnya. Lostacef banyak digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri ringan hingga sedang pada saluran pernapasan, saluran kemih, kulit, dan jaringan lunak. Penggunaan Lostacef wajib berdasarkan resep dan pengawasan dokter karena tidak efektif untuk infeksi yang disebabkan oleh virus.

Apa Itu Lostacef?

Lostacef merupakan salah satu merek dagang dari antibiotik Cefadroxil. Cefadroxil adalah antibiotik spektrum luas, yang berarti mampu mengatasi berbagai jenis bakteri gram-positif dan beberapa gram-negatif. Obat ini bekerja secara bakterisidal, yaitu dengan membunuh bakteri secara langsung, bukan hanya menghambat pertumbuhannya. Karena sifatnya sebagai antibiotik, Lostacef hanya akan efektif jika infeksi disebabkan oleh bakteri yang rentan terhadap Cefadroxil.

Fungsi Utama Obat Lostacef: Mengatasi Infeksi Bakteri

Fungsi obat Lostacef secara spesifik adalah mengobati infeksi bakteri pada beberapa sistem organ tubuh. Keefektifan Lostacef telah terbukti untuk kondisi-kondisi berikut:

  • Infeksi Saluran Pernapasan
    • Radang tenggorokan (faringitis): Peradangan pada faring yang sering disebabkan oleh bakteri seperti Streptococcus pyogenes.
    • Amandel (tonsilitis): Infeksi pada tonsil yang dapat menyebabkan nyeri menelan dan demam.
    • Bronkitis: Peradangan pada saluran pernapasan utama paru-paru (bronkus).
    • Sinusitis: Peradangan pada rongga sinus di wajah yang dapat menyebabkan nyeri dan hidung tersumbat.
  • Infeksi Saluran Kemih (ISK)
    • Meliputi sistitis (infeksi kandung kemih), pielonefritis (infeksi ginjal), dan infeksi lainnya pada saluran kemih bagian atas maupun bawah. Bakteri Escherichia coli sering menjadi penyebab utama ISK.
  • Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak
    • Lostacef efektif untuk mengatasi infeksi seperti impetigo, folikulitis, abses, selulitis, atau erupsi kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus atau Streptococcus.

Penting untuk diingat bahwa Lostacef tidak memiliki efek pada infeksi yang disebabkan oleh virus, seperti flu atau pilek biasa. Penggunaannya yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi antibiotik, membuat obat menjadi kurang efektif di masa mendatang.

Bagaimana Lostacef Bekerja Melawan Bakteri?

Lostacef bekerja dengan mengganggu sintesis dinding sel bakteri. Dinding sel merupakan struktur vital yang melindungi bakteri dari lingkungan luar dan menjaga bentuk selnya. Cefadroxil, sebagai bagian dari golongan sefalosporin, mengikat protein pengikat penisilin (PBP) pada membran sel bakteri. Ikatan ini menghambat tahap terakhir pembentukan dinding sel bakteri, yang menyebabkan dinding sel menjadi tidak stabil dan akhirnya pecah. Akibatnya, bakteri tidak dapat bertahan hidup dan mati.

Dosis dan Aturan Pakai Lostacef

Dosis dan durasi penggunaan Lostacef ditentukan sepenuhnya oleh dokter berdasarkan jenis infeksi, tingkat keparahan, usia pasien, dan kondisi kesehatan lainnya. Obat ini umumnya diminum dua kali sehari, dengan atau tanpa makanan. Konsumsi setelah makan dapat membantu mengurangi kemungkinan mual atau sakit perut. Seluruh dosis yang diresepkan harus dihabiskan meskipun gejala sudah membaik untuk memastikan semua bakteri penyebab infeksi telah musnah dan mencegah resistensi.

Peringatan dan Perhatian Penting Saat Menggunakan Lostacef

Beberapa hal penting perlu diperhatikan sebelum dan selama menggunakan Lostacef. Pasien harus memberi tahu dokter mengenai riwayat alergi terhadap antibiotik sefalosporin atau penisilin. Riwayat penyakit ginjal atau hati, serta kondisi kehamilan dan menyusui, juga perlu disampaikan kepada dokter. Penggunaan pada pasien dengan fungsi ginjal yang terganggu mungkin memerlukan penyesuaian dosis. Lostacef tidak boleh digunakan untuk mengobati infeksi virus.

Efek Samping yang Mungkin Timbul

Seperti semua obat, Lostacef dapat menimbulkan efek samping, meskipun tidak semua orang mengalaminya. Efek samping yang umum meliputi gangguan pencernaan seperti mual, muntah, diare, atau sakit perut. Efek samping lain yang jarang namun serius dapat mencakup reaksi alergi berat (anafilaksis), ruam kulit, gatal-gatal, atau kesulitan bernapas. Jika mengalami efek samping yang parah atau tidak biasa, segera cari pertolongan medis.

Interaksi Obat

Lostacef dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain. Penting untuk memberitahu dokter atau apoteker mengenai semua obat yang sedang dikonsumsi, termasuk obat resep, non-resep, suplemen herbal, atau vitamin. Beberapa interaksi yang perlu diperhatikan termasuk dengan antikoagulan oral (pengencer darah) atau probenesid, yang dapat meningkatkan kadar Cefadroxil dalam darah.

Kesimpulan

Lostacef adalah antibiotik Cefadroxil yang efektif mengatasi infeksi bakteri pada saluran pernapasan, saluran kemih, serta kulit dan jaringan lunak. Pemahaman mengenai fungsi obat Lostacef dan cara penggunaannya yang benar sangat penting untuk mencapai hasil pengobatan yang optimal dan mencegah resistensi antibiotik. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan dan resep obat dengan dokter. Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai Lostacef atau infeksi bakteri, jangan ragu untuk berbicara dengan dokter di Halodoc guna mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.