Ad Placeholder Image

Gambar Sifilis pada Wanita: Ciri dan Tahapannya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   25 Februari 2026

Gambar Sifilis pada Wanita: Ciri, Tahap & Penanganannya

Gambar Sifilis pada Wanita: Ciri dan TahapannyaGambar Sifilis pada Wanita: Ciri dan Tahapannya

Memahami Sifilis pada Wanita: Definisi dan Gambaran Umum

Sifilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Pada wanita, sifilis dapat menunjukkan berbagai gejala yang berbeda pada setiap tahapnya. Penting untuk mengenali gambaran sifilis pada wanita agar diagnosis dan pengobatan dapat dilakukan sedini mungkin untuk mencegah komplikasi serius.

Gambar Sifilis pada Wanita Berdasarkan Tahap

Sifilis berkembang melalui beberapa tahap, masing-masing dengan gejala yang berbeda:

Tahap Primer (Chancre)

Pada tahap awal, gambaran sifilis pada wanita ditandai dengan munculnya chancre. Chancre adalah luka:

  • Tunggal
  • Kecil
  • Bulat
  • Tepi keras
  • Dasar keputihan
  • Tidak nyeri

Lokasi chancre pada wanita bisa bervariasi, meliputi:

  • Vagina
  • Labia
  • Mulut
  • Bibir
  • Anus
  • Leher rahim

Chancre biasanya muncul dalam waktu 10 hingga 90 hari setelah terinfeksi, dengan rata-rata sekitar 3 minggu. Luka ini akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu, tetapi infeksi tetap ada jika tidak diobati.

Tahap Sekunder

Jika sifilis tidak diobati pada tahap primer, akan berlanjut ke tahap sekunder. Pada tahap ini, gambaran sifilis pada wanita meliputi:

  • Ruam: Bintik merah yang tidak gatal, sering muncul di telapak tangan dan kaki, kemudian menyebar ke seluruh tubuh.
  • Kutil: Kutil datar berwarna putih (kondiloma lata) muncul di area genital atau dubur.

Selain itu, gejala lain yang mungkin muncul adalah:

  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Kelenjar getah bening membengkak
  • Rambut rontok

Tahap Tersier (Lanjut)

Tahap tersier adalah tahap lanjut sifilis yang dapat terjadi bertahun-tahun setelah infeksi awal jika tidak diobati. Pada tahap ini, sifilis dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ internal, masalah neurologis, hingga gumma (tumor seperti kutil).

Pentingnya Diagnosis dan Pengobatan Dini

Karena sifilis dapat menyerupai penyakit lain dan gambar klinisnya bervariasi, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala yang mencurigakan. Diagnosis yang tepat dapat dilakukan melalui pemeriksaan fisik dan tes laboratorium.

Pengobatan sifilis biasanya melibatkan antibiotik, seperti penisilin. Sifilis dapat sembuh total jika diobati dini.

Komplikasi Sifilis pada Wanita

Jika tidak diobati, sifilis dapat menyebabkan komplikasi serius pada wanita, termasuk:

  • Peradangan organ panggul
  • Masalah kesuburan
  • Kehamilan ektopik
  • Penularan sifilis ke bayi selama kehamilan (sifilis kongenital)

Pencegahan Sifilis

Langkah-langkah pencegahan sifilis meliputi:

  • Praktik seks yang aman (menggunakan kondom)
  • Menghindari berganti-ganti pasangan seksual
  • Melakukan pemeriksaan IMS secara teratur, terutama jika aktif secara seksual

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika memiliki gejala yang mencurigakan atau memiliki kekhawatiran tentang risiko terkena sifilis. Deteksi dan pengobatan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.

Rekomendasi Halodoc

Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang sifilis atau IMS lainnya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui Halodoc. Dapatkan informasi yang akurat dan penanganan yang tepat untuk menjaga kesehatan reproduksi.