• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gastroparesis Diabetik, Komplikasi Diabetes yang Perlu Diwaspadai
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gastroparesis Diabetik, Komplikasi Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Gastroparesis Diabetik, Komplikasi Diabetes yang Perlu Diwaspadai

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 02 Agustus 2022

“Ada beberapa komplikasi diabetes yang perlu diwaspadai. Salah satunya Gastroparesis diabetik, kondisi ketika makanan mengendap di dalam perut dalam waktu yang lama akibat adanya kerusakan saraf.”

Gastroparesis Diabetik, Komplikasi Diabetes yang Perlu DiwaspadaiGastroparesis Diabetik, Komplikasi Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Halodoc, Jakarta – Diabetes merupakan penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan komplikasi serius. Sebab kadar gula darah yang tinggi bisa merusak berbagai bagian tubuh, salah satunya pencernaan. Komplikasi diabetes yang memengaruhi pencernaan disebut juga gastroparesis diabetik.

Gastroparesis atau disebut juga pengosongan lambung yang tertunda adalah gangguan pada saluran pencernaan, yang menyebabkan makanan tetap berada di dalam perut untuk jangka waktu yang lebih lama dari rata-rata. Gangguan tersebut terjadi karena saraf yang menggerakan makanan melalui saluran pencernaan rusak, sehingga otot-otot tidak bekerja dengan baik. 

Akibatnya, makanan menumpuk di perut tanpa tercerna dengan baik. 

Nah, gastroparesis sering kali disebabkan oleh diabetes. Yuk, simak lebih lanjut tentang gastroparesis diabetik di sini agar kamu bisa mewaspadainya.

Alasan Diabetes Bisa Menyebabkan Gastroparesis Diabetik

Gastroparesis diabetik merupakan salah satu komplikasi umum yang bisa terjadi, baik pada pengidap diabetes tipe 1 maupun tipe 2. Hal itu karena kadar glukosa dalam darah yang dibiarkan tinggi dan tidak terkontrol bisa menyebabkan kerusakan saraf. Salah satu saraf yang dapat rusak akibat diabetes adalah saraf vagus, yang mengontrol pergerakan makanan melalui perut.

Ketika saraf vagus mengalami kerusakan, otot-otot di perut dan bagian lain dari saluran pencernaan tidak dapat berfungsi dengan baik. Akibatnya, makanan tidak bisa bergerak cepat melalui sistem pencernaan.

Bahaya Gastroparesis Diabetik

Bila makanan tidak bisa dicerna secara normal, makanan tersebut akan tetap berada di dalam perut dan menyebabkan gejala begah dan kembung. Makanan yang tidak tercerna juga bisa membentuk massa padat yang disebut bezoar yang bisa menyebabkan mual, muntah, dan obstruksi usus halus.

Selain itu, gastroparesis diabetik juga bisa menyebabkan masalah yang signifikan bagi pengidap diabetes. Gangguan pencernaan tersebut bisa membuat pengidap sulit mengontrol kadar gula darah. Sebab perut pengidapnya terkadang membutuhkan waktu yang lama untuk mengosongkan makanan ke dalam usus untuk diserap. Namun, di lain waktu, perut bisa memindahkan makanan dengan sangat cepat.

Kondisi yang tidak bisa diprediksi tersebut akhirnya menyulitkan pengidap diabetes untuk mengetahui kapan harus menggunakan insulin. Pasalnya, kadar gula darah mereka kadang-kadang menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Kadar gula darah yang terlalu tinggi bisa membuat pengidap berisiko tinggi mengalami masalah kesehatan serius. Contohnya seperti kerusakan ginjal, mata, penyakit jantung, sakit saraf dan komplikasi kaki.

Sementara itu, kadar gula darah yang terlalu rendah juga bisa menyebabkan pengidap diabetes pusing, gemetar, kejang, dan kesadarannya menurun. Itulah mengapa penting bagi pengidap diabetes untuk mewaspadai komplikasi ini dengan mengenali gejala-gejalanya. Dengan begitu, pengobatan bisa segera dilakukan.

Gejala-gejala yang Perlu Diwaspadai

Tanda dan gejala gastroparesis diabetik dan juga tingkat keparahannya bisa berbeda pada tiap pengidap diabetes. Berikut beberapa gejalanya yang umum:

  • Mual dan muntah.
  • Maag.
  • Merasa kenyang, meskipun hanya makan sedikit.
  • Nafsu makan berkurang. 
  • Penurungan berat badan yang tidak disengaja.
  • Kembung.
  • Menjadi lebih sering sendawa.
  • Kadar gula darah tidak stabil.
  • Asam lambung.
  • Ketidaknyamanan perut bagian atas.

Bila kamu mengidap diabetes dan mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Kamu bisa memeriksakan kesehatanmu ke dokter dengan buat janji di rumah sakit pilihanmu melalui aplikasi Halodoc

Bila kamu terbukti mengidap gastroparesis diabetik, dokter bisa mengubah dosis dan jadwal penggunaan insulinmu, memberikan obat-obatan minum untuk mengatasi gastroparesis, dan merekomendasikan pola makan, serta kebiasaan makan yang bisa membantumu mengatasi komplikasi tersebut.

Itulah penjelasan mengenai gastroparesis diabetik yang merupakan komplikasi umum pada pengidap diabetes. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga untuk membantu kamu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap dengan mudah.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2022. What to know about diabetic gastroparesis.
Healthline. Diakses pada 2022. Diabetic Gastroparesis