Ad Placeholder Image

Gejala ISK Pada Anak: Kenali Sejak Dini!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026

Gejala ISK Pada Anak: Kenali Sejak Dini!

Gejala ISK Pada Anak: Kenali Sejak Dini!Gejala ISK Pada Anak: Kenali Sejak Dini!

Berikut adalah artikel kesehatan lengkap sesuai dengan panduan dan pedoman medis, ditulis dengan struktur HTML yang diminta.

DAFTAR ISI


Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah kondisi di mana bakteri, biasanya dari jenis Escherichia coli (E. coli), masuk dan berkembang biak di dalam saluran kemih. Saluran kemih sendiri terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Meski sering dianggap sebagai penyakit orang dewasa, faktanya ISK juga sangat umum terjadi pada bayi dan anak-anak. Pada anak perempuan, risiko ini lebih tinggi karena anatomi uretra mereka yang lebih pendek dan jaraknya yang berdekatan dengan anus, sehingga memudahkan bakteri untuk berpindah.

Sebagai orang tua, sangat penting bagi kamu untuk menyadari bahwa anak-anak, terutama bayi dan balita, belum bisa mengomunikasikan rasa sakit yang mereka alami dengan jelas. Mereka mungkin hanya akan menangis, rewel, atau menolak makan. Mengetahui ciri ciri isk pada anak sangat penting agar penanganan medis dapat segera dilakukan. Jika ISK dibiarkan tanpa pengobatan, infeksi dapat menyebar dari kandung kemih naik ke ginjal, yang berisiko menyebabkan kerusakan ginjal permanen atau memicu infeksi darah (sepsis) yang mengancam jiwa.

Penting untuk dipahami bahwa pengobatan utama untuk menyembuhkan ISK adalah antibiotik yang wajib diresepkan oleh dokter setelah diagnosis yang tepat melalui tes urine. Namun, seiring dengan pengobatan medis dari dokter, ada beberapa produk kesehatan bebas (OTC), penurun demam, suplemen, dan cairan hidrasi yang bisa kamu berikan untuk membantu meredakan gejala tidak nyaman pada Si Kecil, seperti demam tinggi dan kurang cairan.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk pendukung yang aman untuk meredakan gejala ISK pada anak? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk Pendukung Penanganan ISK yang Ampuh

Produk-produk berikut ini berfungsi sebagai terapi suportif untuk mengatasi gejala demam akibat infeksi, mencegah dehidrasi, serta menjaga daya tahan tubuh anak selama masa pemulihan. Pastikan selalu membaca aturan pakai sebelum memberikannya kepada Si Kecil.

1. Sanmol Sirup 60 ml

Sanmol Sirup adalah obat yang mengandung bahan aktif Paracetamol 120 mg tiap 5 ml. Paracetamol bekerja dengan cara menghambat enzim cyclooxygenase (COX) pada sistem saraf pusat, yang berperan penting dalam pembentukan prostaglandin, yaitu zat pemicu rasa sakit dan demam. Dengan terhambatnya prostaglandin, pusat pengatur suhu di hipotalamus otak akan menurunkan suhu tubuh yang sedang tinggi.

Manfaat spesifik dari Sanmol Sirup sangat cocok untuk meredakan gejala demam tinggi yang merupakan salah satu tanda utama ISK pada anak. Selain itu, obat ini juga efektif meredakan nyeri ringan hingga sedang, seperti nyeri di perut bagian bawah atau rasa tidak nyaman saat anak buang air kecil.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 0-1 tahun: 2.5 ml (setengah sendok takar), 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 1-2 tahun: 5 ml (satu sendok takar), 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 2-6 tahun: 5-10 ml (1-2 sendok takar), 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 6-9 tahun: 10-15 ml (2-3 sendok takar), 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas (label hijau). Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan hentikan penggunaan jika demam tidak turun setelah 2-3 hari.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanmol Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Tempra Syrup 60 ml

Tempra Syrup juga merupakan obat penurun panas dan pereda nyeri dengan kandungan Paracetamol 160 mg per 5 ml. Formulasinya dibuat khusus dengan rasa buah yang disukai anak-anak, sehingga memudahkan proses pemberian obat pada balita yang sedang rewel akibat sakit. Cara kerjanya sama dengan Sanmol, yaitu mengatur ambang batas rasa sakit dan suhu di otak.

Manfaat utama obat ini adalah menurunkan suhu tubuh dengan cepat saat anak mengalami demam karena infeksi bakteri penyebab ISK. Tempra Syrup tidak menyebabkan iritasi lambung sehingga aman dikonsumsi sebelum maupun sesudah makan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 1-2 tahun: 3.75 ml, 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 2-3 tahun: 5 ml (satu sendok takar), 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 4-5 tahun: 7.5 ml, 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 6-8 tahun: 10 ml, 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Sebaiknya gunakan gelas atau sendok takar yang tersedia di dalam kemasan untuk memastikan dosisnya tepat.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tempra Syrup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu & Tips Pencegahan ISK pada Anak
  1. Kurang Minum Air Putih: Anak yang jarang minum akan jarang buang air kecil, membuat bakteri berkesempatan menetap di saluran kemih. Biasakan anak minum banyak cairan.
  2. Sering Menahan Pipis: Dorong anak untuk segera ke toilet saat merasa ingin buang air kecil, jangan dibiasakan ditahan.
  3. Cara Mencebok yang Salah: Ajarkan anak (terutama perempuan) untuk membasuh area kemaluan dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya, untuk mencegah bakteri dari anus masuk ke uretra.
  4. Pakaian Dalam Lembap: Gunakan celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat dan ganti minimal dua kali sehari.

3. Renalyte 200 ml

Renalyte adalah cairan rehidrasi oral steril yang mengandung elektrolit esensial seperti Natrium, Kalium, Klorida, dan Glukosa. Produk ini dirancang khusus untuk menggantikan cairan tubuh dan elektrolit yang hilang saat anak sakit, demam tinggi, atau mengalami dehidrasi.

Dalam konteks ISK, salah satu cara alami terbaik untuk membantu membilas dan membuang bakteri dari saluran kemih adalah dengan memperbanyak frekuensi buang air kecil. Renalyte tidak hanya memberikan hidrasi yang lebih baik daripada air putih biasa, tetapi juga membantu memulihkan energi anak yang lemas karena demam dan nafsu makan yang menurun drastis.

Dosis dan aturan pakai:

  • Diberikan sesuai kebutuhan hidrasi anak. Dapat diminum sedikit demi sedikit namun sering, terutama setelah anak demam atau kehilangan banyak cairan.
  • Anak di bawah 1 tahun: maksimal 300 ml per hari.
  • Anak 1-5 tahun: maksimal 600 ml per hari.

Produk ini termasuk produk bebas yang aman digunakan tanpa resep dokter. Jangan merebus cairan ini agar kandungan elektrolitnya tidak rusak.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Renalyte 200 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Lacto-B 10 Sachet

Lacto-B adalah suplemen probiotik yang mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longum, dan Streptococcus thermophilus. Selain itu, produk ini juga diperkaya dengan vitamin C, vitamin B kompleks, dan Zinc.

Manfaat utama Lacto-B dalam penanganan ISK sangat krusial sebagai terapi pendamping antibiotik. Ketika dokter meresepkan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab ISK, antibiotik tersebut sering kali ikut membunuh bakteri baik di usus, yang kerap menyebabkan efek samping diare pada anak. Lacto-B berfungsi menjaga keseimbangan flora normal usus dan saluran kemih, mencegah diare, dan meningkatkan respon sistem imun secara keseluruhan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 1-12 tahun: 3 sachet per hari.
  • Bayi di bawah 1 tahun: 2 sachet per hari.
  • Dapat dikonsumsi langsung atau dicampur ke dalam susu, makanan bayi, atau air putih bersuhu ruangan.

Produk ini termasuk suplemen bebas. Sebaiknya beri jeda waktu sekitar 2 jam jika anak sedang mengonsumsi antibiotik agar probiotik bekerja optimal.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lacto-B 10 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Imboost Kids Syrup 60 ml

Imboost Kids Syrup merupakan suplemen imunomodulator yang mengandung ekstrak Echinacea purpurea dan Zinc Picolinate. Kandungan aktif ini bekerja dengan cara merangsang sistem pertahanan tubuh agar lebih aktif memproduksi sel darah putih yang bertugas melawan benda asing, termasuk bakteri penyebab infeksi.

Suplemen ini sangat bermanfaat untuk mempercepat masa penyembuhan anak dari ISK. Dengan sistem imun yang kuat, tubuh anak akan lebih efisien dalam membasmi bakteri di saluran kemih, serta mencegah infeksi berulang (rekurensi) di kemudian hari. Zinc juga berperan penting dalam regenerasi sel-sel mukosa saluran kemih yang mungkin meradang akibat infeksi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 1-2 tahun: Sesuai anjuran dokter.
  • Anak usia 2-6 tahun: 2.5 ml – 5 ml, 1-2 kali sehari.
  • Anak usia di atas 6 tahun: 5 ml, 2-3 kali sehari.

Suplemen ini sebaiknya dikonsumsi sesudah makan. Tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang secara terus-menerus (maksimal 8 minggu).

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Imboost Kids Syrup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Ciri-Ciri ISK pada Anak Berdasarkan Usia

Gejala ISK bisa sangat bervariasi tergantung pada usia anak. Karena bayi belum bisa berbicara, tanda-tandanya sering kali bersifat umum dan mirip dengan penyakit lain. Berikut panduan untuk mengenali ciri ciri isk pada anak sesuai usianya:

1. Gejala pada Bayi (0-2 Tahun)

Pada kelompok usia ini, ISK sering kali sulit dideteksi karena tidak ada keluhan spesifik tentang rasa sakit saat pipis. Gejala yang paling umum adalah demam tinggi yang tidak diketahui penyebabnya (tanpa batuk atau pilek). Bayi juga mungkin tampak sangat rewel, tidak mau menyusu (anoreksia), muntah, diare, dan warna urine terlihat keruh atau berbau sangat menyengat/amis.

2. Gejala pada Balita dan Anak-Anak (Di atas 2 Tahun)

Anak yang lebih besar biasanya sudah bisa menunjukkan atau mengatakan di mana letak rasa sakitnya. Gejala khas meliputi disuria (rasa perih, panas, atau terbakar saat buang air kecil), frekuensi pipis yang sangat sering tapi jumlah yang keluar sedikit-sedikit (anyang-anyangan), mengompol pada anak yang sebelumnya sudah lulus toilet training, serta nyeri di area perut bagian bawah (suprapubik) atau nyeri di punggung bawah.

Langkah Penanganan Medis yang Tepat

1. Segera Bawa ke Dokter Anak

Jika kamu mencurigai anak mengalami gejala di atas, jangan menunda untuk membawanya ke dokter. Dokter akan meminta sampel urine anak untuk dilakukan urinalisis dan kultur urine guna mengidentifikasi jenis bakteri spesifik. Berdasarkan hasil kultur ini, dokter akan meresepkan antibiotik yang paling tepat dan efektif.

2. Patatuhi Aturan Minum Antibiotik

Ini adalah poin paling krusial. Jika anak diberikan resep antibiotik, kamu harus memastikan obat tersebut dihabiskan sesuai durasi yang dianjurkan (biasanya 5 hingga 7 hari), meskipun anak sudah tampak sehat setelah 2 hari minum obat. Menghentikan antibiotik terlalu cepat dapat memicu resistensi bakteri, sehingga infeksi bisa kembali lagi dengan kondisi yang jauh lebih sulit disembuhkan.

Studi Terkait Infeksi Saluran Kemih pada Anak

Pediatrics Journal menerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa intervensi cairan yang memadai dan modifikasi mikrobioma menggunakan probiotik dapat menurunkan tingkat kekambuhan ISK pada populasi pediatrik.

Studi ini menyoroti bahwa pemberian antibiotik memang menjadi standar emas pengobatan ISK akut. Namun, melengkapi terapi dengan probiotik strain khusus membantu mengembalikan flora normal saluran kemih anak yang sering rusak akibat antibiotik, sehingga flora jahat kesulitan untuk berkoloni kembali.

Sebagai orang tua, pastikan untuk terus memantau kondisi suhu tubuh dan kebiasaan buang air kecil anak. Jika demam tidak membaik atau anak tampak sangat lemas, segera cari pertolongan medis profesional.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan pendukung di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Anak via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Anak terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Urinary tract infection (UTI) in children.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Pediatric Urinary Tract Infections.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Antimicrobial resistance in UTIs.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Panduan Penanganan Demam dan Infeksi Anak.
American Academy of Pediatrics (AAP). Diakses pada 2024. Reaffirmation of AAP Clinical Practice Guideline: The Diagnosis and Management of the Initial Urinary Tract Infection in Febrile Infants and Young Children.

FAQ

1. Apakah ISK pada anak bisa sembuh sendiri tanpa obat?

Tidak, ISK yang disebabkan oleh bakteri tidak bisa sembuh sendiri dan membutuhkan antibiotik dari dokter. Mengandalkan pengobatan sendiri tanpa antibiotik sangat berisiko membuat bakteri menyebar ke ginjal dan menyebabkan kerusakan organ yang fatal.

2. Apa penyebab utama ISK pada anak?

Penyebab utamanya adalah masuknya bakteri dari saluran pencernaan (terutama dari feses) ke dalam lubang kencing (uretra). Hal ini sering terjadi karena kebersihan area genital yang kurang terjaga, cara mencebok yang salah pada anak perempuan, atau sembelit kronis yang menekan saluran kemih.

3. Bagaimana cara dokter mengambil sampel urine pada bayi?

Pada bayi yang belum toilet training, dokter biasanya akan menempelkan kantong khusus pengumpul urine di area kemaluan (urine collector bag). Dalam kasus tertentu yang membutuhkan sampel steril, dokter mungkin akan menggunakan kateter kecil atau teknik aspirasi suprapubik.

4. Apakah anak laki-laki juga bisa terkena ISK?

Tentu saja. Meskipun lebih sering terjadi pada anak perempuan, anak laki-laki juga bisa terkena ISK, terutama bayi laki-laki di bawah usia 1 tahun yang belum disunat. Kulup penis yang belum disunat dapat menjadi tempat berkumpulnya bakteri jika tidak dibersihkan dengan teliti.